Udumbara, Bunga Surga yang Langka dan Sulit Ditemukan

Udumbara, Bunga Surga yang Langka dan Sulit Ditemukan

Bunga Udumbara © sendyandhisstuff.blogspot.com

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠. Rekomendasi lain dari WHO

Bunga udumbara adalah bunga yang termasuk dalam kategori langka. Jenis flora ini juga memiliki beberapa nama seperti youtan poluo, udonge, dan udumbara sendiri.

Salah satu keunikan dari bunga ini adalah dapat tumbuh diberbagai media tidak hanya tanah. Walaupun begitu bunga ini sangat sulit ditemukan.

Konon katanya bunga ini jarang tumbuh di bumi dan ketika tumbuh membutuhkan waktu sekitar 3.000 tahun lamanya. Wujud bunga ini sangat kecil dan memiliki warna putih bersih, untuk dapat melihat bunga ini dengan jelas Kawan GNFI memerlukan bantuan dari kaca pembesar.

Bunga udumbara setelah diperbesar | Foto: Seriau.com

Berbeda dengan bunga pada umumnya yang dapat menjadi ikon suatu negara, bunga udumbara ini tidak dapat diklaim seperti itu, karena bunga ini tumbuh tersebar di seluruh dunia dan belum ada negara yang mengklaim bunga udumbara ini sebagai bunga khas dari negaranya.

Bunga ini hampir mirip seperti parasit dan bisa tumbuh di media lain selain tanah, seperti kayu, kaca, logam, atau pada bagian tertentu dari tanaman lain.

Bunga udumbara juga memiliki wangi yang sangat harum dan dapat menyebar dalam waktu yang cukup lama.

Untuk lingkungan tumbuh tidak peduli dalam keadaan cuaca bagaimanapun bunga udumbara tetap dapat tumbuh. Dengan berbagai keunikanya dan wanginya yang harum bunga udumbara sampai mendapat julukan bunga dari surga.

Di Indonesia bunga ini pernah tumbuh di beberapa tempat, salah satunya adalah di Bali tepatnya di daerah Jembrana pada tahun 2016 lalu.

Orang yang beruntung melihat bunga tersebut adalah Made Suardana. Ketika itu Kadek menemukan bunga udumbara ini pada gagang pintu rumah dan ranting pohon jeruk miliknya.

Sosok Made Suardana menunjukan bunga udumbara | Foto: metrobali.com

Daerah lainya adalah Kelurahan Guntung Manggis, Kabupaten Banjarbaru, Kalimantan Selatan oleh Rizki Amelia. Rizki Amelia menemukan bunga udumbara ini ruang kerjanya di dalam pintu yang berbahan baja dan hal ini membuat Rizki takjub.

Bentuk fisik dari bunga udumbara sangat kecil hanya berukuran satu sampai dua milimeter yang membuatnya tidak mudah untuk dilihat.

Selain kecil, bunga ini juga memiliki bentuk seperti jamur dan ketika mekar bunga ini dapat bertahan sampai satu tahun.

Ketika bunga ini mati memang belum ada penelitian yang membuktikan bahwa bunga ini akan tumbuh lagi ribuan tahun kemudian.


Sumber: indonesia.go.id | metrobali.com

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah jika sakit
  5. Hindari menyentuh wajah
  6. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga8%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang8%
Pilih Tak PeduliTak Peduli17%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau67%
Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Di Pantoloan, Jalang Layang Pertama di Sulawesi Tengah Berdiri Gagah Sebelummnya

Di Pantoloan, Jalang Layang Pertama di Sulawesi Tengah Berdiri Gagah

Mengkonsumsi Kulit Jeruk Diklaim Dapat Menangkal Virus Corona Selanjutnya

Mengkonsumsi Kulit Jeruk Diklaim Dapat Menangkal Virus Corona

Ahmad Taufiq
@taufiq_am

Ahmad Taufiq

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.