Pertama Kalinya, Freeport Dipimpin Putra Papua

Pertama Kalinya, Freeport Dipimpin Putra Papua

Lahan Freeport © litigasi.co.id

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Sejarah tercipta di PT. Freeport Indonesia (PTFI). Untuk pertama kalinya, ada putra asli Papua yang masuk ke jajarang petinggi PTFI. Dia adalah Claus Wamafma, yang menduduki posisi direktur.

"Ini baru pertama direktur Freeport dari orang Papua yang berkarier dari bawah," ujar Staf Khusus Kementerian BUMN, Arya Sinulingga, dikutip dari CNN Indonesia, Selasa (18/2/2020).

Claus bukan orang baru di Freeport. Ia sudah bekerja di sana sejak tahun 1999, kemudian di tahun 2011-2014 menjabat sebagai Supply Chain-Warehouse & Distribution Manager.

Kariernya semakin meningkat saat ditunjuk menjadi VP Community Development pada 2014-2018, yang berlanjut sebagai SVP Partnership Funds & Community Development tahun 2018 sampai 2020.

Claus Wamafma | Foto: Dok. Kementerian BUMN

Saat ditanya tugasnya sebagai direktur Freeport saat ini, Claus Wamafma yang kelahiran Manokwari 23 Juni 1973 tersebut menuturkan, tugasnya tidak jauh berbeda dari jabatan sebelumnya yakni mengurusi operasional perusahaan yang berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat.

"Saat ini rules-nya masih sama, saya masih jalankan di bidang pemberdayaan masyarakat, community development-nya PTFI," terang Claus Wamafma dikutip dari KOMPAS.com, Rabu (19/2/2020).

Lulusan Teknik Industri ITB tahun 1998 itu melanjutkan, sebenarnya banyak warga asli Papua yang berpeluang mengisi jabatan strategis di Freeport. Ini dibuktikan dengan adanya pekerja dari level manajer sampai eksekutif dari Papua.

"Banyaklah saat ini yang sampai jajaran menengah atas. Dan level ekskekutifnya tadi pak presiden direktur sampaikan ada 10 teman-teman di sana dan manajernya lebih dari 40 hari ini, 45 lah," imbuh Claus, masih dikutip dari sumber yang sama.

"Saya juga prosesnya cukup lama dan utuh dari fresh graduate, terpapar dengan operasi, keunikan di sana geografinya, percampuran orang bagian di Indonesia ada di sana dan kami bisa," pungkasnya.

Selamat atas prestasinya, Claus Wamafma!


Referensi: kompas.com | detik.com | cnnindonesia

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga100%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Kota Malang Juga Berencana Bikin LRT Sebelummnya

Kota Malang Juga Berencana Bikin LRT

Kerupuk Melarat Cirebon, Camilan Unik yang Digoreng Tanpa Minyak Selanjutnya

Kerupuk Melarat Cirebon, Camilan Unik yang Digoreng Tanpa Minyak

Aditya Jaya Iswara
@adityajoyo

Aditya Jaya Iswara

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.