Ayo Berpartisipasi Dalam Sensus Penduduk 2020!

Ayo Berpartisipasi Dalam Sensus Penduduk 2020!
info gambar utama

Pada 15 Februari lalu, Sensus Penduduk (SP) 2020 resmi dimulai. Sensus adalah penghitungan penduduk untuk mengumpulkan data terkait kependudukan, seperti komposisi demografi, peta potensi ekonomi penduduk, keragaman, dan masih banyak lagi.

Dalam penelitian, sensus adalah pengumpulan data terbesar karena tidak lagi melakukan sampling, tapi langsung mengumpulkan data seluruh anggota populasi.

Sensus Penduduk di Indonesia, seperti di berbagai negara, dilakukan setiap 10 tahun sekali. Tercatat sensus pertama dilakukan oleh pemerintah kolonial Belanda pada 1930. Setelah merdeka, sensus pertama dilakukan pada 1961. Sensus berikutnya dilakukan pada 1971 dan sejak 1980, sensus penduduk dilakukan setiap 10 tahun sekali pada tahun dengan angka 0 di belakang.

Pada sensus tahun 1961, tercatat jumlah penduduk Indonesia berjumlah 97.085.348 orang. Bayangkan, dengan segala keterbatasan teknologi, komunikasi, dan transportasi pada waktu itu, kita bisa punya catatan jumlah penduduk seluruh Indonesia!

Sensus diatur dalam UU No. 16 Tahun 1997 tentang Statistik. Ada juga rujukan internasional dalam melaksanakan sensus, yakni UN Principles and Recommendation for Population and Housing Cencuses 2017, sehingga data yang terkumpul dapat dikompilasi secara global.

Ayo kita berpartisipasi dalam SP 2020! Bukan sekadar karena ini amanat undang-undang, tapi karena data yang terkumpul sangat penting bagi pemerintah, dunia usaha, akademisi, atau siapa saja yang berkepentingan dengan data kependudukan. Kalau kamu startup, kamu harus baca di mana sebenarnya pasar potensial untuk produkmu.

Apalagi pada sensus tahun ini, Badan Pusat Statistik membuat terobosan asyik. Baru pertama dalam sejarah Indonesia, sensus penduduk dilakukan secara online lewat program Sensus Penduduk Online (SPO). Ini tentu bertujuan memudahkan masyarakat berpartisipasi. Dengan pencatatan online, masyarakat bisa mengisi sendiri data mereka secara mandiri melalui laman situs yang telah disediakan pemerintah

"SP 2020 ini untuk pertama kali SP secara online. Penduduk diberi kesempatan secara aktif dan mandiri dengan akses situs resmi di sensus.bps.go.id," kata Sekretaris Utama BPS Adi Lumaksono dalam peluncuran sosialisasi SPO 2020 di Gedung BPS Pusat, Jakarta, Sabtu (15/2), dikutip dari Kumparan.com.

Pertama kali dalam sejarah Indonesia melakukan Sensus Penduduk Online 2020 | Indonesiabaik.id
info gambar

Berkaitan dengan itu, berikut ini GNFI paparkan tata cara berpartisipasi dalam SPO 2020 secara mandiri:

  1. Sebelum masuk ke aplikasi, sebaiknya persiapkan terlebih dulu beberapa dokumen yang diperlukan, seperti: Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP), buku nikah/dokumen perceraian/ Surat Keterangan Kematian, termasuk tambahan anggota keluarga bila ada
  2. Buka laman https://sensus.bps.go.id/loginuntuk memulainya
  3. Pilih bahasa yang dipahami di pojok kanan atas
  4. Masuk dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai dengan KTP dan KK.
  5. Klik kotak kosong pada kolom captcha isi dengan kode yang tersedia
  6. Buat password unik dan pilih pertanyaan sebagai pengaman data
  7. Isi semua pertanyaan yang tertera sesuai dengan kondisi saat ini
  8. Pastikan tidak ada pertanyaan yang terlewat dijawab
  9. Langkah terakhir dengan klik tombol kirim dan jangan lupa unduh bukti pengisian Sensus Penduduk (SP) 2020.

Mudah bukan?

Hanya sekitar 5 menit waktu yang dibutuhkan untuk mengisi semua data yang diperlukan.

Sementara bagi masyarakat yang belum atau terlewat mengisi data kependudukan mereka secara online. Jangan khawatir, pemerintah juga sudah menyediakan petugas yang akan membantu pencatatan dengan cara manual. Petugas akan mendatangi rumah warga secara door to door dan melakukan wawancara. Pencatatan dilakukan dengan cara mengisi kuesioner yang dibawa petugas. Pencatatan secara manual ini, rencananya akan dilakukan pada Juli 2020 mendatang.

Dengan berbagai kemudahan dan fasilitas yang telah disediakan pemerintah, masyarakat diharapkan berpartisipasi dalam SPO 2020 ini. Inilah kesempatan kita berbuat baik bagi Indonesia, karena data-data yang dihasilkan itu, nantinya akan diolah untuk menjadi parameter demografi hingga menjadi indikator pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) di berbagai bidang.

Nah, dengan kawan-kawan ikut mengisi data kependudukan secara jujur, berarti kawan-kawan sudah membantu pemerintah dalam meramu kebijakan yang sesuai demi kemajuan Indonesia di masa depan.

Sumber: BPS.go.id|Cermati.com|Kompas.com|Kumparan.com

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini