Museum Tubuh Bagong, Berwisata Sekaligus Belajar Tentang Anatomi

Museum Tubuh Bagong, Berwisata Sekaligus Belajar Tentang Anatomi

Bagian depan dari dari museum tubuh Bagong © ngalam.co

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Pernahkah Kawan GNFI menononton film berjudul animasi Osmosis Jones?. Jika pernah bukankah memiliki pengalaman masuk ke dalam tubuh dan menyaksikan bagaimana organ tubuh bekerja adalah sesuatu yang menyenangkan. Hal inilah yang coba ditawarkan oleh salah satu tempat wisata Jatim Park yang berada di Malang.

Ada salah satu wahana yang cukup menarik yang dapat dijumpai di tempat wisata tersebut yaitu museum tubuh Bagong. Dan sekedar informasi untuk Kawan GNFI, museum tubuh ini adalh museum tubuh pertama yang ada di Indonesia. tempat ini sangat cocok dikunjungi ketika sedang berlibur bersama keluarga, apalagi ada anak-anak yang masih dalam proses belajar.

Pintu masuk museum | Foto: ratnaikaporawidya.wordpress.com

Ketika memasuki museum tersebut Kawan GNFI akan disambut sebuah wajah besar dari tokoh Bagong yang sedang membuka mulutnya. Mulut Bagong yang terbuka ini adalah pintu masuk utama yang diperuntukan untuk para pengunjung atau wisatawan. Pertamakali masuk kawan GNFI akan mendapatkan sensai seperti dimakan oleh raksasa, karena akan melewati mulut dari tokoh Bagong tersebut.

Dalam museum tersebut memiliki sebanyak 16 zona sebagai tempat wisata dan juga pembelajaran. Zona pertama, pengunjung akan disuguhi dengan replika gigi. Pada zona ini pengunjung dapat belajar tentang bentuk gigi dan fungsi dari gigi secara dekat. Setelah dari zona gigi pengunjung kemudian akan diajak ke zona selanjutnya yaitu zona telinga.

Di zona telinga ini pengunjung akan disuguhkan replika dari telinga yang telah diperbesar 100 kali lipat sehingga dapat dengan mudah melihat organ-organ yang ada pada telinga dan mempelajarinya. Zona selanjutnya adalh zona hidung, ketika berada pada zona ini pengunjung akan merasakan sensasi seperti di dalam hidung.

Salah satu zona yang ada di museum | Foto: malangtimes.com

Setelah dari zona hidung, pengunjung kemudian akan dibawa ke zona otak, di zona ini pengunjung dapat belaajar tentang bagianya otak kanan dan otak kiri bekerja. Kemudian pengunjung akan memasuki zona mata lalu masuk ke zona aktivitas satu. dan Kawan GNFI yang inigin lebih mengenal tentang tubuh ini bisa berkunjung langsung ke museum ini dan merasakan sensasi seperti di dalam tubuh manusia raksasa.

Sumber: kompas.com | jtp.id

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang100%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Seblak, Si Pedas Pemikat Lidah Sebelummnya

Seblak, Si Pedas Pemikat Lidah

8 Juni 2020, Ojol DKI Kembali Bisa Angkut Penumpang Selanjutnya

8 Juni 2020, Ojol DKI Kembali Bisa Angkut Penumpang

Ahmad Taufiq
@taufiq_am

Ahmad Taufiq

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.