Festival Literasi Nasional 2020

Festival Literasi Nasional 2020
info gambar utama

Festival Literasi Nasional GMB-Indonesia

Pendidikan merupakan kunci penting dalam menyalakan masa depan bangsa. Salah satu cara mempercepat lokomotif perubahan di negeri ini, dengan menguatkan dan mengembangkan budaya literasi. Semangat inilah yang diusung Gerakan Menulis Buku Indonesia dalam setiap programnya.

Tahun ini, Gerakan Menulis Buku Indonesia (GMB-Indonesia) kembali menggelar Festival Literasi Nasional 2020 (FLN 2020) yang diselenggarakan pada tanggal 12 Maret 2020, di Grha Wisata Niaga Surakarta. Festival Literasi Nasional merupakan acara puncak yang diselenggarakan tiap tahun untuk memberikan apresiasi, donasi, dan edukasi bagi peserta program Gerakan Menulis Buku Indonesia serta masyarakat umum.

Selain itu, FLN 2020 juga menjadi acara puncak yang meliputi penghargaan, launching buku, serta donasi hasil dari program terbesar GMB-Indonesia, yaitu Gerakan Sekolah Menulis Buku (GSMB). Program GSMB ini lahir dari kegelisahan GMB-Indonesia, dikarenakan saat itu belum adanya gerakan dalam upaya memajukan pendidikan dan literasi di Indonesia.

“Gerakan Sekolah Menulis Buku ini sangat penting karena mengajak langsung elemen yang merupakan bagian aktif dari budaya literasi. Hasil karya dari siswa-siswi yang terlibat dalam program ini, akan menjadi pemantik bagi sekolah lain dan elemen masyarakat lain untuk bergerak dan terlibat aktif dalam kegiatan literasi,” ujar Okky Madasari, seorang sastrawan dan penulis buku aktif, dalam sebuah wawancara.

Festival Literasi Nasional merupakan acara rutin yang telah diadakan selama 3 tahun. Festival Literasi Nasional mulai diadakan pada tahun 2016, dan secara berturut-turut kembali diadakan pada tahun 2017 dan 2018. Pada tahun keempat ini, FLN 2020 berpotensi untuk dihadiri oleh 1.800 peserta dari program-program GMB-Indonesia, akademisi, undangan dari jajaran instansi pemerintahan, pegiat literasi, komunitas, perusahaan-perusahaan peduli pendidikan, dan masyarakat umum.

“Festival Literasi Nasional menjadi wadah aspirasi dari masyarakat umum maupun praktisi dan pegiat literasi untuk bertemu sapa dengan para pemangku kepentingan dan pembuat kebijakan, karena Festival Literasi Nasional akan dihadiri oleh berbagai kalangan mulai dari dosen, mahasiswa, kepala sekolah, guru, siswa, orang tua/wali murid, jajaran instansi pemerintahan, pegiat literasi, komunitas, perusahaan peduli pendidikan, dan masyarakat umum,” ujar Lenang Manggala, Founder GMB-Indonesia.

Festival Literasi Nasional 2020 meliputi beberapa rangkaian acara, seperti seminar oleh tokoh-tokoh nasional dan pemangku kepentingan, Penyerahan Piagam Rekor MURI, aksi simbolis penyerahan donasi buku, penganugerahan juara, peluncuran buku, dan pagelaran seni-budaya.

Diharapkan Festival Literasi Nasional 2020 dapat menjadi tempat terbaik untuk mendiskusikan upaya-upaya menyalakan masa depan bangsa. Maka, berhenti berkabung, ayo bergabung!*

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini