Raih Posisi Pertama Best School, SD Al-Fathimiyyah Surabaya, Rayakan dengan Penuh Syukur.

Raih Posisi Pertama Best School, SD Al-Fathimiyyah Surabaya, Rayakan dengan Penuh Syukur.
info gambar utama

SURABAYA- Menjelang pengumuman peraih posisi pertama Best School KFC Elementary School Games, Choirun Nisa, Kepala Sekolah SD Al-Fathimiyyah Surabaya menyambut dengan jeritan penuh semangat dengan mata yang berkaca-kaca. Tangisnya pun pecah, ketika ia mengetahui bahwa sekolahnya lah yang meraih posisi tersebut.

Ia pun bersujud syukur ketika berada di atas panggung KFC Elementary School Games. “Saya sangat bersyukur, Alhamdulillah. Anak-anak sudah memperjuangkan semaksimal mungkin hingga mereka mendapatkan medali-medali ini. Terima kasih untuk DBL atas kesempatannya untuk kami Al-Fathimiyyah,” ucapnya, Minggu (15/3).

Hasil kerja keras murid-murid SD Al-Fathimiyyah Surabaya di KFC Elementary School Games ini membuahkan hasil yang membanggakan bagi sekolahnya. Mereka berhasil meraih dua medali emas pada kompetisi Enervon-C Running Competition Sprint, tiga silver pdaa kompetisi Enervon-C Running Competition Sprint, Traditional Dance Festival dan Coloring, serta satu bronze Coloring. Nisa mengatakan bahwa hasil yang diraih murid-muridnya ini penuh perjuangan.

"Mereka latihan setiap hari dibimbing pelatih-pelatih kami yang kompeten. Alhamdulillah dengan niat dan semangat anak-anak yang tinggi, dan juga tak terlepas dari bantuan para orang tua, kami akhirnya bisa meraih kemenangan. Kami juga tidak menyangka, karena ini baru pertama kali kami ikut lomba DBL dan pertama kali mendapat juara," katanya.

Nisa mengungkapkan bahwa untuk mengembangkan bakat murid-muridnya, mereka selalu berusaha untuk mengarahkan dan juga membimbing anak sesuai dengan ketertarikannya, sehingga tidak memaksa minat murid-muridnya.

"Kami melakukan penyeleksian dulu di sekolah, minat dan bakat mereka ada di mana, baru setelah itu kami arahkan dan kami latih sebaik mungkin," ungkapnya.

Prestasi ini mungkin menjadi yang pertama bagi SD Al-Fathimiyyah, namun Nisa tidak ingin berhenti sampai sini saja, karena kini ia tengah mempersiapkan anak-anak didiknya untuk mengikuti kejuaraan tingkat nasional. (*)

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini