Saat Anak-anak Muda Berbicara Tentang Nuklir dan Manfaat Positifnya

Saat Anak-anak Muda Berbicara Tentang Nuklir dan Manfaat Positifnya

Kelereng Research Study, Kampoeng Dolanan dan Komunitas Muda Nuklir berdiskusi tentang Nuklir dan Permainan (Azhar / Kommun Surabaya)

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Apa yang ada di benakmu ketika mendengar kata nuklir ? Mayoritas banyak yang memahami nuklir itu identik dengan bom. Maklum, karena yang tersampaikan saat sekolah dasar hanyalah 'bom nuklir' yang terjadi di tahun 1945 tepatnya di Hiroshima dan Nagasaki. Bahkan saat kita browsing di internet dengan keyword "nuklir" saja yang muncul di halaman utama google adalah senjata nuklir. Sehingga stigma negatif tentang nuklir selalu muncul di kerangka berfikir masyarakat.

Pada hari Minggu, 15 Maret 2020 lalu ada tiga lembaga atau komunitas yakni Kampoeng Dolanan, Kelereng Research Study dan Komunitas Muda Nuklir (Kommun) yang datang dari wilayah Surabaya dan Nasional. Berkumpul dalam satu lingkaran yang sama guna membahas tentang teknologi nuklir. Masing-masing sudah mulai pemaparan. Pemaparan tentang nuklir. Pertanyaan sederhana diawali tentang "Apa pendapat orang-orang tentang teknologi nuklir"

Anggun Puji Lestari, Ketua Kommun Surabaya menuturkan bahwa mayoritas orang menganggap teknologi nuklir itu buruk. Selalu dikaitkan dengan bom, perang dunia dan beberapa stigma negatif lainnya. Padahal secara pemanfaatan teknologi, bisa dimanfaatkan di bidang kesehatan. Misalnya seperti Rontgen atau pemeriksaan X-Ray yang merupakan salah satu pencitraan medis menggunakan radiasi elektromagnetik untuk mengambil gambar atau foto bagian dalam tubuh.

Hal yang sama juga dituturkan oleh Muhammad Arif Abidin selaku Direktur Kelereng Research Study (KRS) yang memilih untuk meneliti tentang teknologi nuklir dengan konsep edukasi permainan yang menyenangkan. Ia merangkum semua data yang didapatkan tentang teknologi nuklir. Secara penggunaan, teknologi nuklir bisa digunakan untuk industri, teknologi pangan, kesehatan, pertanian dan perkebunan. "Teknologi nuklir itu juga bisa digunakan di bidang pertanian. Beberapa produk pertanian itu seperti padi mugibat, padi sidenuk dan lain-lainnya" kata abidin.

Dari banyaknya manfaat teknologi nuklir, ada informasi tambahan terkait dengan pendidikan nuklir yang ada di Indonesia dan kawasan BATAN yang ada di Indonesia. Dari semua data yang sudah didapatkan akhirnya bisa dikelola untuk dijadikan sebuah permainan. Nama permainan tersebut adalah 4 Nuclear. Cara bermainnya menyerupai quartet yang mengumpulkan 4 hal dengan topik yang sama.

Telah beberapa kali dilakukan, respon para pemainnya menganggap lebih senang. Proses edukasi yang berjalan juga masuk. Para pemain bisa memahami manfaat teknologi nuklir juga lebih mudah hingga menghindari pemahaman masyarakat untuk memunculkan stigma negatif. Malah membuat pemain tersadarkan tentang nuklir itu tidak bahaya. Selamat penggunaannya tepat bisa dimanfaatkan untuk hal-hal yang positif.

Dicky Pratama, selaku ketua kommun nasional juga ikut nimbrung dalam diskusi santai dan guyub tersebut. "Senang bisa berdiskusi yang positif terkait nuklir. Manfaat nuklir yang positif juga tersampaikan disini." kata dicky. Dicky berharap, diskusi semacam ini bisa dilakukan secara rutin. Kommun sudah ada di lebih dari 10 wilayah yang ada di Indonesia yang terpencar di Sumatera, Jawa dan Kalimantan. (sam)

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Para Pelaut Makassar dan Pohon-pohon Asam di Australia Utara Sebelummnya

Para Pelaut Makassar dan Pohon-pohon Asam di Australia Utara

Komik Si Nopal yang Mendunia Lewat Kerjasama dengan Facebook Selanjutnya

Komik Si Nopal yang Mendunia Lewat Kerjasama dengan Facebook

Mustofa Sam
@mustofasam

Mustofa Sam

2 Komentar

  • Raihan wahid fahmi

    Wih mantap yang muda yang beraksi dan melakukan perubahan, tunjukan ke indonesia kalau nuklir itu aman, kalau nuklir itu adalah masa depan

    • Mustofa Sam

      Matur suwun broo, ditunggu kiprah ente di tingkat nasional saat tahun depan

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.