11 Titik Pembangunan PLBN yang Ditargetkan Selesai Akhir Tahun 2020

11 Titik Pembangunan PLBN yang Ditargetkan Selesai Akhir Tahun 2020
info gambar utama

Dilansir dari halaman resmi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, bahwa pada tahun 2020 Kementerian PUPR akan membangun sebanyak 11 Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu di 5 provinsi terdepan Indonesia. PLBN tersebut nantinya tidak hanya dibangun di daerah yang telah berkembang namun juga daerah perbatasan, pula-pulau kecil, dan terdepan. Berikut adalah 11 titik pembangunan PLBN Terpadu yang ditargetkan akan selesai pada akhir Desember 2020 nanti.

  1. PLBN Yetetkun di Kabupaten Boven Digoel, Provinsi Papua
  2. PLBN Jagoi Babang di Kabupaten Bengkayang, Provinsi Kalimantan Barat
  3. PLBN Sei Kelik di Kabupaten Sintang, Provinsi Kalimantan Barat
  4. PLBN Sei Pancang Sebatik, Provinsi Kalimantan Utara
  5. PLBN Long Midang, Provinsi Kalimantan Utara
  6. PLBN Labang di Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara
  7. PLBN Long Nawang di Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara
  8. PLBN Serasan di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau
  9. PLBN Oepoli di Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur
  10. PLBN Napan di Kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur
  11. PLBN Sota di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua
Infografis PLBN 2020 | Foto : Line
info gambar

Dari 11 PLBN di atas, ada satu PLBN yang telah selesai pengerjaannya dan tinggal menunggu waktu peresmian oleh Presiden Joko Widodo, yakni PLBN Sota di Merauke. PLBN Sota menjadi PLBN pertama yang selesai di tahun 2020 karena dibangun sejak tahun 2019, berbeda dengan PLBN di titik lainnya yang akan dimulai pembangunannya pada tahun 2020. Sementara, dari 11 titik PLBN di atas, PLBN Oepoli menjadi PLBN yang akan dibangun paling akhir karena masih menunggu kesepakatan batas negara antara Menteri Luar Negeri RI dengan Menteri Luar Negeri Timor Leste.

Bangunan PLBN terpadu di setiap titik akan dilengkapi dengan bangunan utama, bangunan pemeriksa terpadu kedatangan, klinik, carwash/disinfectant, jembatan timbang, pemindai truk, bangunan pemeriksaan keberangkatan, gudang sita, bangunan utilitas, bangunan check point dan monumen.

Kawasan di sekitar titik pembangunan PLBN terpadu juga akan dilengkapi fasilitas penunjang yang tidak hanya bertujuan sebagai pos lintas negara namun juga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekitar. Fasilitas-fasilitas tersebut antara lain akan dibangunnya pasar yang diharapkan dengan kehadiran PLBN akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan perbatasan. Selain itu, dibangun juga jalan paralel perbatasan, jalan akses menuju pos lintas batas dan pengembangan infrastruktur permukiman di kawasan perbatasan seperti jalan lingkungan, drainase, pengelolaan sampah, dan penyediaan air bersih.

Pembangunan 11 PLBN telah diatur dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan 11 Pos Lintas Batas Negara Terpadu dan Sarana Prasarana Penunjang di Kawasan Perbatasan.

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Widhi Luthfi lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Widhi Luthfi.

Terima kasih telah membaca sampai di sini