Membuktikan Indonesia Negara Dermawan dengan Bahu-Membahu Atasi Covid-19

Membuktikan Indonesia Negara Dermawan dengan Bahu-Membahu Atasi Covid-19

Ilustrasi saling berbagi © Google Image | pxhere.com

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠. Rekomendasi lain dari WHO

Pada 2019 lalu, Charities Aid Foundation (CAF) 10th World Giving Index memasukkan Indonesia dalam daftar 10 negara paling dermawan di dunia. Dari 144 negara, Indonesia menduduki peringkat 10 dalam daftar negara yang paling sering menyumbang jika terjadi musibah atau ada keadaan kahar.

Daftar yang diumumkan CAF itu bukan datang dari ruang hampa. Ada tiga aspek survei yang menjadi kunci dinobatkannya Indonesia sebagai negara yang dermawan, yaitu: kemauan menolong orang asing atau orang yang tidak dikenal, kemauan untuk menyumbang uang, dan kesediaan menjadi relawan.

Lalu, apa benar Indonesia negara yang dermawan? Apa ada buktinya dengan kondisi saat ini?

Masyarakat Indonesia memang sangat dermawan dan gemar membantu. Contohnya seperti sekarang ini, di tengah merebaknya pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Tanpa dikomando, muncul berbagai gerakan dari masyarakat untuk menggalang bantuan. Caranya bermacam-macam, ada yang melalui komunitas atau kelompoknya. Ada juga yang menyalurkannya melalui penggalangan dana di platform berbagi.

Benihbaik.com misalnya, sebagai platform berbagi yang diinisiasi oleh pembawa acara TV kondang Andy F. Noya itu, bersama Palang Merah Indonesia (PMI) dan GNFI membuat kampanye #sejutamaskeruntukindonesia. Tujuan kampanye itu adalah menggalang dana dari masyarakat untuk membantu PMI demi memenuhi kebutuhan hand sanitizer dan masker yang hingga saat ini masih sangat dibutuhkan.

Gerakan Sejuta Masker Untuk Indonesia | Benihbaik.com

Komposer kenamaan Indonesia, Adie MS, yang bekerja sama dengan RS Pelni juga turut menggalang donasi melalui Benihbaik.com. Dia membuka penggalangan donasi untuk memenuhi kebutuhan masker yang saat ini sulit didapatkan masyarakat.

Itu baru dari satu platform. Belum lagi platform lainnya seperti Kitabisa.com. Jika membuka situsnya, Kawan GNFI akan menemukan banyak gerakan penggalangan dana untuk membantu pencegahan penularan virus Corona.

Kitabisa.com sendiri membuat kampanye “Bersatu Melawan Covid-19” di platformnya. Hasil donasi itu nantinya akan disalurkan melalui RSPI Sulianti Saroso, RS Fatmawati, RSUP Persahabatan, dan lebih dari 120 rumah sakit rujukan lainnya di Indonesia.

Melalui rumah sakit yang telah disebutkan tadi, dana yang terkumpul akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan tenaga medis seperti alat pelindung diri (APD), membantu kebutuhan keluarga duafa yang terisolasi, membantu menyediakan bahan pembuat pembersih tangan untuk mahasiswa kedokteran Universitas Indonesia, dan menyediakan disinfektan untuk publik.

Selain bantuan dengan memanfaatkan platform berbagi, ada juga bantuan dari perusahaan swasta dan BUMN di Indonesia. PT. Paragon Technology and Innovation (Paragon) yang menaungi produk kosmetik Wardah, memberikan sumbangsih dalam perang melawan virus corona.

Paragon menggelontorkan bantuan alat kesehatan ke sejumlah rumah sakit senilai lebih dari Rp13 miliar. Rumah sakit yang mendapat bantuan itu ialah, RSUP Persahabatan, RS Pelni, dan RSPI Sulianti Saroso.

Selain alat kesehatan, Paragon juga membantu pengadaan hand sanitizer yang saat ini sedang langka di masyarakat. Tujuannya, untuk menjaga kebersihan masyarakat di ruang publik.

Platform jual beli online Shopee pun menyampaikan bahwa telah memberi donasi sebesar Rp1 miliar kepada PMI pada Rabu (18/3/2020) lalu. Presiden SEA Grup Indonesia, Pandu Sjahrir mengatakan, Shopee juga menjadi jembatan donasi masyarakat utuk membantu pasien virus Corona. Donasi dapat diberikan lewat “Kampanye Sejuta Masker” di aplikasi Shopee.

Berbagai instansi dan kalangan masyarakat mulai bergerak memberikan sumbangan untuk memenuhi kebutuhan mengatasi penyebaran virus corona di Indonesia | CNNIndonesia.com | ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

Selain perusahaan, organisasi nirlaba Yayasan Tzu Chi Indonesia pun turut memberikan bantuan. Kepala Yayasan Tzu Chi Indonesia, Suriadi, menyatakan dukungan dalam bentuk 1.000 baju isolasi yang diserahkan kepada Kementerian Kesehatan RI, RSPAD Gatot Soebroto, RSPI Sulianti Saroso, dan RSUP Persahabatan.

"Bantuan tahap pertama berupa 1.000 baju isolasi. Barang bantuan lainnya sedang dalam proses pengadaan," jelas Suriadi seperti dikutip dari CNNIndonesia.com.

Suriadi menambahkan, alat pelindung diri lainnya yang juga diberikan adalah masker, kacamata, sarung tangan dan kebutuhan lainnya seperti unit ventilator (alat bantu napas) kepada rumah sakit yang ditunjuk pemerintah sebagai rujukan .

Bio Farma, BUMN produsen vaksin dan antisera juga turut menyerahkan bantuan 12.000 botol cairan pembersih kuman (hand sanitizer) dan 10.000 masker bagi masyarakat di Bandung.

"Di tengah kepanikan masyarakat kami memberikan hand sanitizer dan masker yang sulit diakses oleh masyarakat dan kalau pun ada harganya pasti mahal," ujar Kepala Divisi Pengelolaan Lingkungan & Sosial Bio Farma, R. Herry, dikutip dari Antaranews.com.

Selain menyerahkan bantuan masker dan cairan pembersih tangan, Bio Farma akan memberikan vaksinasi secara gratis kepada perawat dan tenaga kesehatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin yang menjadi rujukan bagi penanganan Covid-19.

Bantuan-bantuan tadi memang membuktikan bahwa CAF tidak keliru menobatkan Indonesia sebagai salah satu negara dermawan di dunia. Namun, untuk mengatasi pandemi Covid-19 yang sedang merebak saat ini, sepertinya butuh lebih banyak lagi uluran tangan dari masyarakat. Bebas mau disalurkan melalui cara apa saja, penggalangan dana melalui kelompok atau komunitas, memanfaatkan platform berbagi, apa pun yang penting kita saling bahu-membahu mengatasi krisis yang terjadi saat ini.

Ayo, bantu Indonesia terbebas dari Corona! Buktikan Indonesia bangsa dermawan.

Sumber: She.id | Tirto.id | Benihbaik.com | Kitabisa.com | Kumparan.com | CNNIndonesia.com | AntaraNews.com

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Hindari menyentuh wajah
  6. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga75%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang25%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Universitas Indonesia Peringkat ke 7 Universitas Terbaik ASEAN Versi Times Higher Education Sebelummnya

Universitas Indonesia Peringkat ke 7 Universitas Terbaik ASEAN Versi Times Higher Education

Pentingnya Narasi Bijak Para Pejabat Publik Selanjutnya

Pentingnya Narasi Bijak Para Pejabat Publik

Pandu Hidayat
@armandu

Pandu Hidayat

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.