Tanaman yang Berkhasiat untuk Kesehatan Tubuh

Tanaman yang Berkhasiat untuk Kesehatan Tubuh

Jahe © Rumah Mesin

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠. Rekomendasi lain dari WHO

Isu dunia kini berfokus pada pandemi COVID-19 yang kini sudah menyebar ke banyak negara di berbagai belahan benua di dunia. Berbagai langkah antisipasi dan penanganan sudah diputuskan, seperti lockdown di beberapa daerah negara lain, social distancing atau menjaga jarak satu sama lain hingga kebijakan work from home yang membuat semua aktifitas seupaya mungkin dilakukan di rumah. Semua kebijakan tersebut tentunya kembali lagi ke diri sendiri, yakni bagaimana menghadapinya. Salah satu upaya dasar yang dilakukan dari diri sendiri adalah tetap waspada dan selalu menjaga kesehatan tubuh.

Beberapa apotek hidup atau tanaman obat yang sering Kawan GNFI jumpai, sudah sejak lama dikenal memiliki manfaat baik untuk kesehatan tubuh. Beberapa tanaman obat di bawah ini dapat menjadi salah satu langkah alternatif bagi Kawan GNFI untuk menjaga kebugaran tubuh selain dengan mematuhi kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah.

  1. Kunyit Asem
Kunyit | Foto : Orami Parenting

Dikutip dari kompas.com, kunyit asem mengandung antioksidan, anti peradangan dan anti bakteri yang jika kunyit asem diolah menjadi minuman dan diminum secara teratur, kunyit asem dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Selain itu, kandungan curcumin yang ada di dalam jamu kunyit asem dapat meningkatkan fungsi brain-derived neutrophic factor (BDNF) yang dapat menigkatkan fungsi otak yang dapat mencegah terjadinya depresi hingga Alzheimer dan penyakit otak lainnya.

  1. Brotowali
Brotowali | Foto : Cari Peluang Bisnis Kamu Disini

Tidak semua bagian brotowali dapat dimanfaatkan sebagai obat herbal karena kandungannya yang dapat memberikan efek samping pada tubuh. Namun, dari liputan6.com, bagian dari brotowali yang dapat dimanfaatkan sebagai obat herbal yakni batang brotowali yang ternyata mengandung alkaloid, flavonoid, flavon gioksida, triterpen, diterpenes, diterpence glikosida, firoditerpenoid tipe clanodia cis, lakton, sterol, lignan dan nukleosida. Masyarakat di pulau Jawa, biasanya mengolah brotowali dengan merebus batang brotowali dan air rebusannya digunakan untuk mengobati demam, luka luar dan gata-gatal.

  1. Temulawak
Temulawak | Foto : Wajibbaca.com

Tanaman herbal ini biasanya ditemukan di obat penambah nafsu makan khususnya untuk anak-anak. Nah, ternyata sudah bukan rahasia jika temulawak memiliki banyak khasiat yakni menjaga daya tahan tubuh, mencegah infeksi bakteri dan virus hingga memelihara kesehatan pemcernaan. Dari halodoc, anak-anak belum memiliki yang belum sempurna, tak seperti orang dewasa, temulawak bisa menjadi solusi sebagai pencegahan infeksi bakteri dan virus karena temulawak mengandung vitamin c, e, e, b6, potasium, dan zat besi yang berperan penting dalam pemeliharaan kesehatan dan pencegahan infeksi.

  1. Jahe
Jahe | Foto : Head Topics

Dikutip dari aladokter, jahe memiliki senyawa positif yang dipercaya dapat bereaksi positif di dalam lambung dan usus yang mampu mengurangi mual dan nyeri. Senyawa tersebut juga diduga dapat bekerja dengan baik di otak dan sistem saraf guna meredam rasa mual. Jahe dapat diolah menjadi minuman jahe atau wedang jahe ataupun diambil ekstraknya.

  1. Beras Kencur
Beras Kencur | Foto : Harapan Rakyat Online

Beras kencur sering dikonsumsi sebagai olahan jamu yang sudah melekat di masyarakat. Dikutip dari halodoc, tanaman beras kencur yang diolah menjadi jamu dapat membantu mengatasi gangguan pencernaan juga dapat mencegah penyakit diabetes karena jamu beras kencur mengandung senyawa fenoik yang bekerja sebagai antioksidan. Beberapa manfaat yang umum dan sudah diketahui masyarakat tentang beras kencur yakni menangkal radikal bebas dari polusi udara, meningkatkan berat badan hingga mengobati sakit kepala dan pegal-pegal.

Manfaat dari beberapa tanaman herbal di atas dapat dirasakan secara maksimal apabila Kawan GNFI mengolah dengan cara baik dan benar dan pemakaian yang teratur. Namun, di sisi lain, dalam menjaga kesehatan tubuh, baiknya Kawan GNFI juga melakukan olahraga serta berkonsultasi dengan dokter jika merasakan tidak enak badan.

Tetap jaga kesehatan, ya.

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Hindari menyentuh wajah
  6. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi100%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Persebaran Covid-19 di Dunia (Videografis persebaran Februari - Maret) Sebelummnya

Persebaran Covid-19 di Dunia (Videografis persebaran Februari - Maret)

Pentingnya Narasi Bijak Para Pejabat Publik Selanjutnya

Pentingnya Narasi Bijak Para Pejabat Publik

Wihdi Luthfi
@wihdiluthfi

Wihdi Luthfi

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.