Pembuatan Test Kit COVID-19 untuk Indonesia akan Dipimpin BPPT

Pembuatan Test Kit COVID-19 untuk Indonesia akan Dipimpin BPPT

Positif COVID-19 © KFOR.com

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Dikutip dari halaman resmi Badan Pengkajian dan Penereapa Teknologi (BPPT), BPPT mendapat mandat dari Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek/BRIN) sebagai koordinator percepatan pengembangan produk dalam negeri, guna mengatasi wabah COVID-19 yang menjadi pandemik di Indonesia. Akhirnya, BBPT ditunjuk sebagai pemimpin sebuah gugus tugas yang bertujuan untuk menciptakan sebuah Test Kit COVID-19 yang dirancang khusus untuk warga Indonesia.

Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Hammam Riza mengatakan bahwa pihaknya siap menghela Task Force Riset dan Inovasi Teknologi untuk Penanganan COVID-19 (TFRIC19), guna penguatan aspek lokal dalam mengatasi wabah COVID-19 yang terus merebak.

Saat ini TFRIC19 berfokus pada lima rencana aksi cepat, dengan target produk final sebagai berikut :

(1). Pengembangan Non-PCR Diagnostic Test COVID-19 (dalam bentuk Dip Stick dan Micro-chip),

(2) Pengembangan PCR Diagnostic Test yang sesuai dengan mutasi terbaru COVID-19,

(3). Aplikasi teknologi informasi dan Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung Diagnostic COVID-19,

(4). Analisis dan penyusunan data Whole Genome COVID-19 Origin orang Indonesia yang terinfeksi,

(5). Memperkuat penyiapan sarana dan prasarana deteksi, penyediaan logistik kesehatan dan ekosistem inovasi dalam menangani pandemik COVID-19.

Alat pendeteksi COVID-19 harus segera dibuat dengan sesuai kebutuhan di Indonesia | Foto :
WIVB.com

Nantinya, Test Kit COVID-19 yang dikembangkan oleh BPPT bersama dengan seluruh dukungan berbagai pihak, akan mneggunakan virus yang berada pada orang Indonesia yang terinfeksi COVID-19 dengan status transmisi lokal penyebarannya. Hal tersebut dikarenakan Kit Deteksi Corona virus buatan luar perlu dipastikan atau belum dapat dipastikan kesesuaiannya dengan kondisi wabah di Indonesia mengingat virus cenderung cepat bermutasi dan hasil mutasi virus dapat berbeda-beda di setiap negara. Sehingga, tersedianya alat yang dapat meproses dengan cepat, sesuai, sensitif dan spesifik dengan kondisi pandemik COVID-19 di Indonesia sangatlah diperlukan dan kini sudah menjadi prioritas untuk segera diselesaikan.

TFRIC19 saat ini telah melakukan akselerasi dalam pengembangan Rapid Diagnostic Test (RDT) Kit untuk mendeteksi COVID-19, dan memperkuat Laboratorium Uji dalam kapasitas melakukan analisis gold standard PCR berbasiskan data kondisi virus Indonesia saat ini. Direncanakan Kegiatan TFRIC19 ini juga akan dilengkapi dengan Whole Genome Sequencing untuk keperluan pembuatan vaksin, deteksi dan epidemiologi COVID-19 Indonesia.

Logo BPPT | Foto : BPPT

TFRIC19 sendiri terdiri dari berbagai pemangku kepentingan, yang dipimpin atau dikoordinatori oleh BPPT. Pihak-pihak yang mendukung diwakili oleh berbagai institusi seperti institusi Litbang (LIPI, Badan Litbang Kesehatan, Lembaga Biologi Molekular Eijkman), institusi Perguruan Tinggi (ITB, UGM, UNAIR, YARSI, UNHAN, Atma Jaya, UNDIP, UNTAG Surabaya, Universitas Islam Bandung), institusi Industri (PT.Biofarma, PT. Hepatika Mataram), institusi Rumah Sakit (FKUI-RSCM, RSUD Tangerang, RSUD Koja) dan Asosiasi Profesi (PB IDI, PAPDI, IAIS, APIC, Asosiasi Bio Resiko, Asosiasi Biosafety Indonesia, World Bio Haztec). Tidak hanya itu, start-up Nusantara Genetics dan Healtech.id pun turut mendukung program terebut.

TFRIC19 juga melibatkan pendanaan dari berbagai pemangku kepentingan antara lain melalui East Ventures, dan asosiasi seperti Indonesia AI Society, IA-ITB, Kagama, IABIE, IATI, KADIN serta masyarakat luas dalam penggalangan dana. Penggalangan dana ini dibutuhkan untuk kebutuhan scale up production melengkapi dana APBN pemerintah yang bersumber dari Kementerian Ristek/BRIN, Litbangkes, BPPT, Eijkman, dan lainnya.

Sumber : BPPT

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga60%
Pilih SedihSedih10%
Pilih SenangSenang20%
Pilih Tak PeduliTak Peduli10%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Jangan Lupa, Kita Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2021! Sebelummnya

Jangan Lupa, Kita Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2021!

Apakah TNI AL Perlu Mengoperasikan Kapal Induk? Selanjutnya

Apakah TNI AL Perlu Mengoperasikan Kapal Induk?

Wihdi Luthfi
@wihdiluthfi

Wihdi Luthfi

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.