Dari Puisi Hingga Langkah Konkrit Dubes Lalu untuk Diaspora di Tengah Bahaya Corona

Dari Puisi Hingga Langkah Konkrit Dubes Lalu untuk Diaspora di Tengah Bahaya Corona
info gambar utama

Virus Corona yang saat ini telah menyebar di seluruh dunia membuat banyak nyawa terancam. Hal ini juga telah menyebabkan kepanikan global sehingga beberapa negara telah mengeluarkan kebijakannya masing-masing. Dari mulai physical distancing, penyemprotan disinfektan di jalan-jalan dan gedung-gedung hingga lockdown.

Turki yang kini juga memiliki jumlah kasus cukup besar, yakni lebih dari 10.000 kasus juga telah menerapkan berbagai kebijakan seperti memberikan hari libur untuk sekolah dan universitas selama tiga minggu, dan memberhentikan penerbangan internasional secara total.

Hal ini membuat kepanikan yang cukup membuat stress untuk para diaspora Indonesia yang di negeri dua benua ini. Tak terkecuali bagi para pelajar Indonesia yang saat ini sedang mengenyam pendidikan.

Di tengah kondisi yang tak menentu ini, Duta Besar Indonesia H.E Lalu Muhammad Iqbal selain langsung berkoordinasi ke warga negara Indonesia di tiap wilayah Turki, ia juga memberikan puisinya tentang keadaan yang sedang melanda Ibu Pertiwi.

Diiringi oleh dua pelajar Indonesia di Ankara yakni Winda Liestani Putri dan Janitra Anggara Pratama ia bercerita dengan puisinya bahwa Indonesia bukan bangsa yang lemah, bumi pertiwi telah seringkali bangkit dari keterpurukan. Tak terkecuali di tengah kondisi yang sekarang terjadi.

Tak hanya itu, Dubes Lalu juga telah berkoordinasi dengan pihak pengelola beasiswa Turkiye Burslari (YTB) yang mana para penerima beasiswa saat ini sedang dilanda rasa cemas akan nasibnya, terlebih dengan kondisi ekonomi Turki yang jelas menghadapi hambatan besar sehingga menyebabkan ketakutan beasiswa akan terhenti.

Berbicara langsung dengan Presiden YTB Abdullah Eren, ia memastikan bahwa penerima beasiswa YTB tidak akan terlantar meski dengan kondisi yang sekarang ini.

Dubes Lalu berbicara dengan Presiden YTB (sumber : Instagram Lalu M. Iqbal)
info gambar

Tak hanya itu, Dubes Lalu bersama Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Ankara juga telah berkoordinasi dengan Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) dan organisasi kemasyarakatan di tiap wilayah untuk menjaring masalah seperti akomodasi, kebutuhan dasar seperti logistic dan makanan jika ada yang kesulitan untuk membelinya, dan masalah –masalah lain untuk kemudian ditindak lanjuti oleh KBRI Ankara.

Dalam situasi genting saat ini, kehadiran negara memang sangat dibutuhkan. Apa yang dilakukan oleh Dubes Lalu beserta jajaran KBRI Ankara merupakan langkah konkrit yang menunjukkan bahwa negara hadir untuk melayani warganya meski berada di luar negeri.

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini