Berkunjung ke Kebun Binatang di Seluruh Dunia Saat #DiRumahAja

Berkunjung ke Kebun Binatang di Seluruh Dunia Saat #DiRumahAja

Komodo (Varanus komodoensis) © Sharpphotography

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Sektor wisata di beberapa kota di Indonesia masih vakum karena pandemi virus korona. Sebagian besar tempat wisata memutuskan untuk tutup sementara sampai pertengahan bulan April ini. Akibat virus korona yang terus meluas membuat keadaan sektor wisata semakin sepi dan disusul regulasi pelarangan orang asing masuk wilayah Indonesia untuk mencegah penyebaran virus.

Namun, pengelola wisata tidak kehabisan akal untuk menyajikan hiburan. Di era digital seperti saat ini, internet adalah media penyambung wisatawan domestik maupun luar negeri yang sedang absen untuk melancong. Layanan live streaming disediakan pengelola untuk melihat-lihat wahana wisata saat #DiRumahAja.

Salah satu yang menyediakan layanan live streaming ialah Museum Komodo dan Taman Reptilia yang ada di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Rencananya pada 5 April 2020 pukul 09.00 WIB lewat akun Instagram @ilovetamanmini akan menyiarkan live streaming dua komodo bernama Arnold dan Angel. Keseruan bermain sambil mempelajari reptil raksasa itu nantinya akan dipandu oleh dokter hewan Piter Kombo.

Lihat postingan ini di Instagram

Hello Sobat Reptil.!! Siapa yang kangen sama Arnold dan Angel ?? Meskipun #DirumahAja Kalian tetap bisa menyaksikan keseruan bermain sambil belajar bersama Komodo di Museum Komodo dan Taman Reptila TMII.. Ssttt.. Bakalan ada QnA juga lhoo bersama drh. @piter_kombo.. Sobat bisa bertanya sepuasnya mengenai Komodo maupun Reptil lainnya.. Stay tune di Live Ig @ilovetamanmini yaa.. 😉 . . #stayhome #DirumahAja #liveinstagram #komodo #museum #tmii #weekendseru #weekendngapain #reptile #tamanmini #jktinfo #jakartatourism #pesonatamanmini #pesonaindonesia #wonderfulindonesia #lawancorona #againstcorona #indonesialawancorona

Sebuah kiriman dibagikan oleh Taman Mini Indonesia Indah (@ilovetamanmini) pada

Sekilas Tentang Komodo

Komodo adalah spesies biawak besar yang terdapat di Pulau Komodo, Pulau Rinca, Pulau Flores, Gili Motang, dan Gili Dasami di Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Biawak ini oleh penduduk asli Pulau Komodo juga disebut dengan nama setempat, yakni ora.

Tubuh komodo besar tetapi hebat dalam berlari kencang mengejar mangsa. Menurut laman Livescience, komodo bisa berlari hingga 20 km per jam saat berburu.

Komodo adalah hewan karnivora atau pemakan daging. Biasanya mereka akan memangsa kerbau, rusa, babi, atau bahkan manusia. Yang mengerikannya mereka adalah kanibal karena juga melahap komodo yang ukurannya lebih kecil.

Komodo makan bareng
Sumber: Commons Wikimedia

Ketika musim kawin, komodo jantan akan menjaga sarangnya dengan berpatroli sejauh 2 kilometer per hari. Komodo akan mulai kawin di antara bulan Mei dan Agustus di mana si betina akan mengeluarkan sekitar 30 telur pada bulan September. Meskipun ada musim kawin, komodo betina tetap bisa bertelur karena bisa membuahi dirinya sendiri.

Habitat komodo kini telah menyusut akibat aktivitas manusia, sehingga International Union for Conservation of Nature and Natural Resources (IUCN) atau Uni Internasional untuk Konservasi Alam memasukkan komodo sebagai spesies yang rentan kepunahan. Oleh pemerintah Indonesia habitat komodo terus dijaga dengan mendirikan Taman Nasional Komodo untuk menjaga populasinya.

Layanan Live Streaming Hewan Mencuat di Tengah Pandemik

Tak hanya di Indonesia, layanan live streaming melihat aktivitas hewan sudah dilakukan beberapa pengelola wisata hewan di luar negeri. Di tengah pandemi corona, layanan live streaming menyaksikan hewan dari rumah disediakan gratis oleh pengelola. Kebun Binatang San Diego yang mempunyai rumah dari koloni babun menjadi salah satu di antara banyaknya contoh melakukan layanan live streaming.

Kebun Binatang San Diego yang terletak di California selatan, Amerika Serikat, menyediakan 10 kamera aktif yang menawarkan kehidupan binatang sehari-hari di balik kandang. Di sini, kawan-kawan GNFI dapat menonton satu koloni babun kebun binatang ketika mereka bermain, saling membersihkan atau menyelam di bawah air dengan penguin Afrika. Juga tersedia pemandangan langsung beruang kutub, kera, koala, jerapah, burung hantu burrowing, gajah, harimau, dan burung kondor.

The Bay Aquarium di Monterey, AS juga melakukan hal serupa. Fasilitas Monterey The Bay Aquarium memang telah menutup pintunya untuk pengunjung. Namun tak perlu khawatir, karena siaran langsung tentang kehidupan biota laut masih bisa disimak. Mulai dari terumbu karang, hutan rumput laut, kandang penguin, serta berang-berang laut dan tangki hiu.

Akuarium ini juga menawarkan pemandangan Teluk Monterey yang luas dan lautan terbuka yang ditinggali ubur-ubur kaya warna. Jangan lupa juga ada tayangan pemberian makan hewan laut dan presentasi di Akuarium Seattle, Akuarium Georgia, dan Akuarium New England.

Dari Afrika, mari beralih ke Afrika. Taman Gajah Tembe di Afrika Selatan adalah tempat gajah bisa bebas menjelajah di daerah itu. Tayangan mengenai pemberian makan hewan secara langsung juga ditampilkan pada chanel tersebut. juga satu dari sedikit yang menawarkan makanan hidup dari hewan-hewan yang tinggal di sana. Anda juga dapat melihat aliran lubang air Mpala untuk berkesempatan melihat aktivitas kuda nil, rusa, dan hewan liar Afrika lainnya pada siang dan malam hari.


Referensi: Kumparan, Instagram/@ilovetamanmini, Livescience

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Sejarah Hari Ini (4 April 1932) - Charlie Chaplin Plesir ke Bali Sebelummnya

Sejarah Hari Ini (4 April 1932) - Charlie Chaplin Plesir ke Bali

Guru Besar UGM Sebut Pandemi Covid-19 Jadi Momentum Berhenti Merokok Selanjutnya

Guru Besar UGM Sebut Pandemi Covid-19 Jadi Momentum Berhenti Merokok

Dimas Wahyu Indrajaya
@dimas_wahyu24

Dimas Wahyu Indrajaya

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.