Sejarah Hari Ini (5 April 1948) - Hari Jadi Kabupaten Subang

Sejarah Hari Ini (5 April 1948) - Hari Jadi Kabupaten Subang

Sebuah kantor di Subang sekitar abad 19-20 © KITLV

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Setelah proklamasi kemerdekaan tahun 1945, Belanda yang membonceng tentara Sekutu mendarat untuk merebut Indonesia lagi.

Rakyat Indonesia di daerah Subang yang saat itu termasuk dalam Karesidenan Jakarta turut berjuang untuk mempertahankan kemerdekaan.

Pada masa gerilya tahun 1946, pemerintah Keresidenan Jakarta yang dikomandoi Residen Kosasih Purwanegara dan wakilnya Mu'min berkedudukan di Subang.

Setahun kemudian, ketika Agresi Militer I semakin gencar dilakukan Belanda, para pejuang dan residen mundur ke pedalaman hutan.

Pada 24-25 Oktober 1947, residen melakukan rapat yang hasilnya membentuk pemerintahan darurat yang terbagi menjadi Karawang Barat dan Karawang Timur.

Beberapa bulan berselang atau tepatnya pada 5 April 1948, rapat diadakan kembali untuk menetapkan Karawang Barat dan Timur menjadi kabupaten serta menunjuk bupatinya.

Wilayah Kabupaten Karawang Timur saat itu meliputi gabungan Wilayah Purwakarta dan Subang saat ini dengan pusat pemerintahan berada di Subang.

Danta Ganda Wikarma terpilih sebagai Bupati Subang kala itu.

Tanggal pembentukan Karawang Timur inilah yang kemudian dijadikan hari jadi Kabupaten Subang saat ini.

Penetapan nama Kabupaten Karawang Timur pada 5 April 1948 tersebut dijadikan momentum hari jadi Kabupaten Subang yang kemudian ditetapkan melalui Keputusan DPRD No. : 01/SK/DPRD/1977.

Menurut penulusuran Kotasubang.com, Desa Cikadu merupakan tempat rapat pembentukan Kabupaten Subang.

Sebagai bukti, terdapat Palagan dan Prasasti Monumen Perjuangan Cikadu yang diresmikan Bupati Rohimat pada 11 April 2003.


Referensi: Subang.go.id, Kotasubang.com, Jabarprov.go.id

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga100%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Editor:
Yufi Eko Firmansyah

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Upaya Basmi Covid-19, Telkom University dan LIPI Ciptakan Robot Khusus Sebelummnya

Upaya Basmi Covid-19, Telkom University dan LIPI Ciptakan Robot Khusus

Guru Besar UGM Sebut Pandemi Covid-19 Jadi Momentum Berhenti Merokok Selanjutnya

Guru Besar UGM Sebut Pandemi Covid-19 Jadi Momentum Berhenti Merokok

Dimas Wahyu Indrajaya
@dimas_wahyu24

Dimas Wahyu Indrajaya

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.