Kelompok Tani Gresik Ekspor 1.300 Ton Kunyit ke India

Kelompok Tani Gresik Ekspor 1.300 Ton Kunyit ke India

Ilustrasi Kunyit © Pixabay

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Gabungan Kelompok tani (Gapoktan) Kesamben Wetan dari Kabupaten Gresik Jawa Timur mampu mengekspor kunyit ke India sebanyak 1.300 ton atau senilai Rp19,2 miliar.

Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan), menyebutkan kontrak ekspor tersebut dilakukan pada 2019 saat harga kunyit Rp16.000 per kilogram.

Kepala BPPSDMP Dedi Nursyamsi mengatakan pandemi Virus Corona membuat kegiatan ekspor impor tersendat. “Tidak hanya fokus dalam peningkatan produksi, kita juga akan berupaya untuk mencari alternatif pasar tujuan ekspor,” katanya.

Sementara itu Ketua Gapoktan Kesamben Wetan Wakidi menjelaskan sesuai nilai kontrak saat itu harga kunyit mencapai harga Rp16.000 per kilogram dengan volume 1.200-1.300 ton maka nilainya kurang lebih Rp19,2 miliar.

Dari total ekspor 1.300 ton tersebut, kata dia, sudah terkirim sebanyak 1.000 ton. Sedangkan pada saat pengiriman terakhir stok kunyit yang tinggal 300 ton atau 12 kontainer tertahan di pelabuhan berbulan-bulan karena pandemik COVID-19 melanda dunia.

Ilustrasi Kunyit Kering. Foto: Antara
Ilustrasi Kunyit Kering. Foto: Antara

Menurut dia, hampir 90% kunyit berkualitas yang ada di wilayah tersebut dipasok dari Kabupaten Gresik, sisanya sekitar 10% diperoleh dari hasil panen petani di Kabupaten Kediri.

Wakidi mengakui keberhasilannya menekuni usaha pertanian kunyit tidak terlepas dari bimbingan penyuluh pertanian.

Ia optimistis di bawah bimbingan penyuluh pertanian, tahun-tahun mendatang produk tanaman obat rimpang mempunyai prospek ekspor yang sangat bagus baik di negara berkembang maupun di negara maju.

Sumber: Antara

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga100%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Dilema Larangan Mudik di Tengah Pandemi Covid-19 Sebelummnya

Dilema Larangan Mudik di Tengah Pandemi Covid-19

Apakah TNI AL Perlu Mengoperasikan Kapal Induk? Selanjutnya

Apakah TNI AL Perlu Mengoperasikan Kapal Induk?

Indah Gilang  Pusparani
@indahgilang

Indah Gilang Pusparani

http://www.indahgilang.com

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.