Pandemi Corona, Mahasiswa UGM KKN Online

Pandemi Corona, Mahasiswa UGM KKN Online

Situasi salah satu sudut UGM saat hari pertama penerapan kuliah daring dampak virus korona © Harminanto

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Pandemi Virus Corona tak menyurutkan semangat Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk mendorong mahasiswanya berkontribusi melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dilakukan secara online.

Mulai 4 Mei lalu, 354 mahasiswa UGM akan mengikuti kegiatan KKN Peduli COVID-19 secara online. Para mahasiswa tersebar di 18 desa yang berada di wilayah DIY, diantaranya Kabupaten Sleman, Kabupaten Kulon Progo, Kabupaten Gunungkidul, dan Kotamadya Yogyakarta.

Ternyata KKN Peduli COVID-19 yang diselenggarakan secara online ini bukan yang pertama, melainkan sudah memasuki periode ke-6. Prof. Irfan D. Prijambada, Direktur Pengabdian Kepada Masyarakat, menyatakan bahwa kegiatan ini dilakukan sejak mewabahnya COVID-19 di Indonesia.

"Karena tidak memungkinkan dalam kondisi sekarang untuk mahasiswa ke lapangan dan tinggal di tempat KKN selama dua bulan, pelaksanaan dilakukan secara daring dari kos atau rumah masing-masing mahasiswa," kata Irfan dikutip dari lansiran Urbanasia.

Irfan menegaskan bahwa selama masa KKN online, mahasiswa akan dibimbing oleh dosen pembimbing lapangan (DPL) dengan tema edukasi, sesuai penempatan mereka masing-masing.

"Sekarang ini mahasiswa diarahkan untuk terus menyampaikan informasi-informasi yang benar terkait COVID-19 ke masyarakat, berperang melawan hoaks," lanjut Irfan dikutip dari lansiran Kompas.

Tema umum KKN Peduli COVID-19 UGM ini adalah seputar ketahanan kesehatan. Mahasiswa yang menjalani KKN harus fokus mengedukasi masyarakat, mulai dari pengenalan, penanganan, pencegahan, hingga langkah mitigasi COVID-19.

Selain itu juga penting untuk dapat membantu masyarakat desa dalam menyiapkan perekonomian masyarakat pasca pandemi virus corona. Sehingga masyarakat bisa lebih siap ke depannya.

Ilustrasi penerjunan mahasiswa KKN UGM. Foto: Humas UGM
Ilustrasi penerjunan mahasiswa KKN UGM. Foto: Humas UGM

"Sebelumnya perwakilan mahasiwa akan datang bertemu camat, kemudian komunikasi secara online, dengan satgas, sekdes. Sesekali mereka akan menengok untuk mengontrol kegiatan di lapangan," pungkas Irfan dikutip dari lansiran Okezone.

Irfan menyatakan akan ada sekitar 4.300-an mahasiswa yang akan disebar hampir merata setiap provinsi Indonesia untuk menjalani KKN online periode berikutnya. Hal ini akan terus dilakukan hingga pandemi virus corona berakhir.

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang100%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Tradisi Membangunkan Sahur Kala Ramadan Sebelummnya

Tradisi Membangunkan Sahur Kala Ramadan

Apakah TNI AL Perlu Mengoperasikan Kapal Induk? Selanjutnya

Apakah TNI AL Perlu Mengoperasikan Kapal Induk?

Indah Gilang  Pusparani
@indahgilang

Indah Gilang Pusparani

http://www.indahgilang.com

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.