Sejarah Hari Ini (13 Mei 1971) - Sungailiat Jadi Ibu Kota Kabupaten Bangka

Sejarah Hari Ini (13 Mei 1971) - Sungailiat Jadi Ibu Kota Kabupaten Bangka

Taman Kota Sungailiat, Bangka. © Bangkapos/Edwardi

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Sungailiat resmi menjadi ibu kota Kabupaten Bangka yang baru pada 13 Mei 1971.

Sebelumnya, ibu kota Kabupaten Bangka terletak di Pangkalpinang sejak 3 September 1913.

Peresmian Sungailiat sebagai ibu kota Kabupaten Bangka yang baru dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia kedua, Soeharto, sebelum ia meninjau tambang timah di daerah sekitar.

Di antara ibu kota Kabupaten yang lain, Sungailiat berada di peringkat kedua dalam hal luas wilayah.

Sungailiat memiliki luas wilayah 2.950,68 km² di bawah ibu kota Kabupaten Bangka Selatan, Toboali, yang memiliki luas wilayah 3.607,08 km².

Baca Juga:

Referensi: Dapobud.Kemdikbud.go.id | Babelprov.go.id | Kemendagri.go.id | Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga, "Pangkalpinang, Kota Pangkal Kemenangan"

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Malem Selikuran, Tradisi Keraton Yogya dan Solo Sambut Malam Lailatul Qadar Sebelummnya

Malem Selikuran, Tradisi Keraton Yogya dan Solo Sambut Malam Lailatul Qadar

Guru Besar UGM Sebut Pandemi Covid-19 Jadi Momentum Berhenti Merokok Selanjutnya

Guru Besar UGM Sebut Pandemi Covid-19 Jadi Momentum Berhenti Merokok

Dimas Wahyu Indrajaya
@dimas_wahyu24

Dimas Wahyu Indrajaya

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.