Sejarah Hari Ini (29 Mei 1773) - Konstruksi Selesai, Masjid Gedhe Kauman Berdiri di Yogyakarta

Sejarah Hari Ini (29 Mei 1773) - Konstruksi Selesai, Masjid Gedhe Kauman Berdiri di Yogyakarta
info gambar utama

Masjid Gedhe Kauman yang terletak di barat laut Keraton Yogyakarta merupakan masjid tertua yang dibangun Sri Sultan Hamengkubuwono I.

Setelah 18 tahun Hamengkubuwono diangkat menjadi raja Kesultanan Yogyakarta, konstruksi Masjid Gedhe selesai pada Ahad Wage, 29 Mei 1773 atau 6 Rabiul Akhir 1187 Hijriah.

Dalam pembangunannya, Hamengkubuwono I dibantu seorang penghulu keraton, Kyai Fakih Ibrahim Diponingrat, dan seorang arsitektur handal, Kyai Wiryokusumo.

Tampilan Masjid Gedhe pada 1888.
info gambar

Ciri khas bangunannya terlihat lewat atap tumpang tiga serta mustika bergambar daun keluih dan senjata gada yang memiliki arti masing-masing.

Atap tumpang tiga melambangkan tingkat kehidupan manusia dari tahapan hakikat, syariat, sampai makrifat.

Masjid Gedhe Kauman, Yogyakarta.
info gambar

Daun keluih merupakan simbol dari daya linuwih, atau memiliki kelebihan yang sempurna.

Sedangkan gada bermakna pengakuan atas kekuatan tunggal yang hanya dimiliki Allah SWT, pengakuan atas keesaan Tuhan pencipta alam semesta.

Jam pada pintu masuk Masjid Gedhe Kauman Kraton Yogyakarta atau Masjid Besar Kasultanan Yogyakarta, Indonesia
info gambar

Selain nama Masjid Gedhe, masjid tersebut juga dikenal dengan nama Masjid Agung, Masjid Besar, atau Masjid Raya Daerah Istimewa Yogyakarta.

Komplek Masjid Gedhe kini berdiri di lahan seluas 16.000 m2 dengan ruang utama salat yang sanggup menampung sekitar 900 jamaah dan bagian halaman 1.500 jamaah.

Selain ruang salat, tersedia juga perpustakaan, ruang perawatan jenazah, dan yatihun atau ruang ulama berkumpul dan berdiskusi.

Baca Juga:

Referensi: Dmi.or.id | Mesjidgedhe.or.id | Akmal Nasery Basral, "Sang Pencerah: Novelisasi Kehidupan K.H. Ahmad Dahlan dan Perjuangannya Mendirikan Muhammadiyah" | Gagas Ulung, "WisataZiarah: 90 Destinasi Wisata Ziarah & Sejarah di Jogja, Solo, Magelang, Semarang,Cirebon"

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini