Tren Sepekan: Mata Air Biru Hingga Sabana Menakjubkan di Sumatra

Tren Sepekan: Mata Air Biru Hingga Sabana Menakjubkan di Sumatra

Sabana Mangateh di Sumatra Barat | Instagram @Indoflashlight

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Kawan GNFI, mulai pekan ini GNFI akan menghadirkan rangkuman artikel populer di media sosial GNFI dalam sepekan terakhir.

Apa saja yang paling populer pekan ini? Yuk kita simak.

Mata Air Biru Bak Blau

Siapa di antara kawan GNFI yang pernah mengunjungi Danau Bak Blau? Jika belum, ada sebuah mata air berwarna biru yang mengalir ke sebuah danau di pulau Enggano, Bengkulu Utara, Bengkulu.

Bak Blau dalam bahasa Enggano berarti mata air berwarna biru. Dikisahkan, destinasi wisata di pulau terluar Indonesia bagian barat itu diyakini masih menyimpan misteri.

Mata air yang berwarna kebiruan itu konon tidak pernah kering sepanjang tahun meski dalam musim kemarau panjang sekali pun. Air di pulau yang berada di tengah Samudra Hindia itu sangat bersih dan jernih.

Mengutip Liputan6, danau Bak Blau berada di Dusun Tiga, Desa Meok, Kecamatan Enggano. Warna kebiruan sangat jelas terlihat di permukaan seluas lebih kurang 500 meter persegi. Meskipun terhubung dengan laut, air danau terasa hambar bahkan cenderung manis.

Untuk tiba di danau ini, kawan GNFI kita bisa berangkat dari pelabuhan Pulau Baai, Bengkulu, dan melintas laut dengan kapal ferry atau kapal perintis selama 14 jam perjalanan. Setibanya di dermaga Malakoni, pulau Enggano, kawan mesti menempuh perjalanan darat selama 30 menit.

Jalan Raya di Purwokerto

Tren selanjutnya adalah sebuah jalan yang memikat bagi siapa saja yang melintasinya. Jalan tersebut adalah jalan raya di daerah Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah.

Jalan ini cukup menawan dengan latar pemandangan gunung Slamet, terlebih jika hari sedang cerah. Meski terlihat sederhana, namun banyak yang mengabadikan pemandangan ini melalui lensa kamera ponsel.

Jalan ini juga merupakan akses ke beberapa tempat wisata yang banyak digandrungi wisatawan domestik di sekitar Purwokerto.

Nah, sambil melepas lelah, pemandangan ini menjadi salah satu pelipur kepenatan ketika lelah dalam sebuah perjalanan.

Sabana Mangateh

Foto yang kawan GNFI lihat adalah sebuah padang sabana yang terletak di Mangateh, Sumatra Barat, bukan di New Zealand. Padang Mangateh juga sempat dinobatkan sebagai perternakan terbesar se-Asia Tenggara

Padang Mangateh memang dikatakan mirip dengan Desa Hobbiton yang terletak di Matamata, North Island, New Zealand.

Nah, karena hal inilah bagi turis-turis yang rindu akan pemandangan menakjubkan New Zealand, mereka mengobatinya di padang sabana Mangateh.

Untuk lokasi persisnya, padang sabana Mangateh terletak di Jalan Padang Mengatas, Mungo, Luak, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatra Barat.

Akhir Kata

Nah kawan, dari beberapa tempat terpopuler versi GNFI, kira-kira lokasi manakah yang bakal kawan GNFI pilih sebagai destinasi wisata pasca pandemi Covid-19?

Baca juga;

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga33%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli17%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau50%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Antisipasi Covid-19, Helm Canggih TNI Deteksi Suhu Tubuh Jarak 10 Meter Sebelummnya

Antisipasi Covid-19, Helm Canggih TNI Deteksi Suhu Tubuh Jarak 10 Meter

Indonesia Ternyata Punya 26 Milyar Lobster Bertelur yang Siap Jadi Cuan Selanjutnya

Indonesia Ternyata Punya 26 Milyar Lobster Bertelur yang Siap Jadi Cuan

Mustafa Iman
@mustafa_iman

Mustafa Iman

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.