Ini Dia Tempat Wisata Jabodetabek yang Akan Segera Dibuka Kembali

Ini Dia Tempat Wisata Jabodetabek yang Akan Segera Dibuka Kembali

Monas merupakan salah satu tempat wisata di Jabodetabek yang akan segera dibuka kembali saat masa transisi kenormalan baru © Shutterstock.com

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Kondisi kenormalan baru atau new normal akan menjadi gaya hidup baru bagi masyarakat di berbagai sektor, tidak terkecuali di sektor pariwisata. Menghadapi kondisi kenormalan baru, tempat-tempat wisata akan menerapkan protokol kesehatan, untuk mengantisipasi penyebaran virus corona.

Di DKI Jakarta, Gubernur Anies Baswedan telah menetapkan akan memperpanjang masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) hingga akhir Juni 2020. Namun, Anies juga menyampaikan bahwa bulan Juni merupakan masa transisi untuk menyambut kenormalan baru.

Saat masa transisi di bulan Juni, sejumlah tempat wisata seperti museum dan lainnya akan segera beroperasi kembali. Orang nomor satu di DKI Jakarta itu, telah memperbolehkan museum, perpustakaan, taman atau Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA), dan pantai untuk dibuka kembali pada 8-14 Juni 2020.

Sementara mall, taman rekreasi dan kebun binatang dapat beroperasi kembali pada 15-21 Juni 2020.

Dikutip dari ANTARANews.com, berikut ini daftar destinasi wisata di wilayah Jabodetabek yang akan beroperasi kembali.

Ancol

Manajemen Taman Impian Jaya Ancol sedang mengupayakan berbagai persiapan protokol khusus yang akan menjadi standar baru dalam pelayanannya. Hal itu, menyusul pembukaan kembali tempat hiburan yang ada di wilayah Jabodetabek.

Beberapa penyesuaian itu di antaranya, menerapkan pembelian tiket secara daring, pembayaran tiket non tunai, pembatasan jumlah pengunjung, dan pemberlakuan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, pengecekan suhu tubuh, serta menjaga jarak fisik.

Kota Tua Jakarta

Museum-museum di sekitar Kota Tua, Jakarat Barat, sudah mulai dibuka kembali di pekan kedua masa transisi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Museum-museum yang ada di sana seperti Museum Sejarah Jakarta (Museum Fatahillah), Museum Seni Rupa dan Keramik, serta Museum Wayang, bisa dikunjungi. Akan tetapi seluruh destinasi wisata tersebut tetap harus menjalankan protokol kesehatan seperti membatasi kapasitas pengunjung, setiap orang yang ada di sana wajib menggunakan masker, melakukan pengecekan suhu tubuh, dan menjaga jarak fisik.

Taman Mini Indonesia Indah (TMII)

Taman Mini Indonesia Indah akan dibuka kembali dengan melakukan pembatasan jumlah wisatawan yang berkunjung hingga sepertiga dari kapasitas tampung saat pemberlakuan normal baru.

Selama penerapan kondisi kenormalan baru (new normal), TMII akan menutup sementara wahana yang ada dalam ruangan tertutup seperti teater Keong Mas dan wahana air. Sedangkan wahana luar ruangan seperti seperti kereta gantung, Anjungan Nusantara, dan Taman Burung bakal dibuka.

Untuk jam operasionalnya juga akan mengalami perubahan waktu, yaitu menjadi pukul 08.00-20.00 WIB untuk pintu masuk. Kemudian untuk wahana wisata di dalam TMII dibuka pukul 08.00 sampai 20.00 WIB.

Monumen Nasional (Monas)

Monumen Nasional (Monas) akan kembali dibuka saat PSBB sedang dalam masa transisi. Rencananya Monas akan dibuka kembali pada minggu ketiga antara tanggal 15-21 Juni 2020.

Seperti destinasi wisata lainnya, Monas juga akan menerapkan protokol kesehatan seperti pembatasan kapasitas pengunjung, penggunaan masker, pengecekan suhu tubuh, serta menjaga jarak fisik.

Museum dan Galeri

Museum Perumusan Naskah Proklamasi dilaporkan akan membuka kembali layanannya pada Selasa, 9 Juni 2020, tentunya juga dengan pembatasan jumlah pengunjung, serta menyiapkan sejumlah alat protokol kesehatan yang telah distandarisasi.

Sementara Galeri Nasional yang terletak di depan Stasiun Gambir, Jakarta, diberitakan pula tengah bersiap untuk kembali membuka kunjungan bagi publik dengan memperhatikan protokol kesehatan yang telah diatur oleh pemerintah.

Taman Margasatwa Ragunan

Taman Margasatwa Ragunan juga akan segera beroperasi kembali sesuai aturan kesehatan yang berlaku. Ragunan akan membatasi pengunjung di hari biasa sebanyak 5.000 orang dan diakhir pekan sebanyak 10.000 orang.

Berkaitan dengan tiket untuk berkunjung, setiap pengunjung diharuskan mendaftar secara daring sebelum ke Ragunan. Waktu layanan juga dibatasi, yaitu pukul 08.00-13.00 WIB.

Taman Safari Indonesia (TSI)

Destinasi wisata di sekitar wilayah Jabodetabek lainnya yang juga akan dibuka di masa transisi PSBB adalah Taman Safari Indonesia (TSI). Taman Safari memang tidak secara langsung berada dalam wilayah administratif DKI Jakarta. Akan tetapi, karena lokasinya yang berada di daerah Puncak, Bogor, Jawa Barat. TSI kerap dijadikan destinasi wisata bagi warga Jakarta karena jaraknya yang tidak terlalu jauh.

TSI akhirnya diperbolehkan untuk kembali beroperasi, tapi wahana permainan anak dan wahana air di sana belum diperbolehkan buka. Bagi wisatawan yang masuk ke TSI, masih bisa melihat binatang dengan berkeliling di dalam mobil-mobil masing, serta tidak diperbolehkan keluar dari mobil.

Nah bagi Kawan GNFI yang ada di sekitar Jabodetabek mungkin sudah tidak sabar ingin keluar rumah dan berwisata ke beberapa tempat tadi. Boleh saja, tapi ingat selalu menjalankan protokol kesehatan yang telah diimbau pemerintah. ya. Jaga kesehatan, ya, kawan!

Baca juga:

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga100%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Balitbangtan Kembangkan Teknologi Perpanjang Umur Telur Ayam Sebelummnya

Balitbangtan Kembangkan Teknologi Perpanjang Umur Telur Ayam

Fenomena Alam Hujan Meteor Perseid Bisa Disaksikan di Langit Indonesia Selanjutnya

Fenomena Alam Hujan Meteor Perseid Bisa Disaksikan di Langit Indonesia

Pandu Hidayat
@armandu

Pandu Hidayat

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.