Bantu Lindungi Orang Utan, Bentuk Kecintaan Bunga Terhadap Indonesia

Bantu Lindungi Orang Utan, Bentuk Kecintaan Bunga Terhadap Indonesia
info gambar utama

Jika berbicara tentang keberagaman, keindahan, dan kekayaan Indonesia dari segala aspek, tentu tidak akan ada habisnya. Meskipun belum menjadi negara maju, Indonesia di mata dunia sudah tidak bisa lagi dipandang sebelah mata.

Sayangnya, lagi-lagi, ada saja oknum yang memanfaatkan hal-hal tersebut untuk meraup keuntungan semata sehingga bumi pertiwi yang kita pijaki ini menjadi tersakiti.

Penebangan dan pembakaran hutan secara liar, hingga pemburuan satwa masih saja terjadi. Miris? Sangat. Lantas apa yang bisa kita lakukan sebagai masyarakat Indonesia untuk melindungi bumi pertiwi?

Poster Goodtalk IG Live | Foto: GNFI
info gambar

Mari bersama belajar dari pengalaman Bunga Jelitha selaku Puteri Indonesia 2017. Dalam perbincangannya bersama Akhyari Ananto selaku Founder GNFI dalam acara Goodtalk Instagram Live pada Rabu (3/6) lalu, Bunga bercerita tentang bagaimana kecintaannya terhadap Indonesia dengan membantu melindungi orang utan yang sudah hampir punah.

Menjalankan aktivitas di bidang konservasi lingkungan hidup dan bergabung bersama BOS Foundation, Bunga memang fokus dalam pelindungan satwa orang utan. Hal tersebut bermula ketika Bunga berlenggang mewakili Indonesia untuk mengikuti ajang Miss Universe 2017.

Ketika itu, nasional kostum yang Bunga tampilkan memiliki tema yang unik dan belum pernah dibawakan sebelumnya. Jika dilihat secara kasat mata, nasional kostum yang ditampilkan terkesan sederhana. Namun nyatanya, ada makna mendalam dibalik kostum yang bertemakan “WARRIOR OF ORANGUTAN”.

Nasional kostum hasil rancangan Rinaldy Yunardi yang terbuat dari bahan ramah lingkungan tersebut menggambarkan bagaimana kondisi orang utan saat ini. Orang utan hampir punah karena rata-rata bayi orang utan kehilangan induknya yang dibunuh oleh para pemburu.

Pada nasional kostum itu, tampak depan seperti warrior, dan ketika tampak belakang akan terlihat bayi orang utan yang terlihat hidup. Bunga menamakan bayi orang utan dalam kostumnya tersebut dengan nama “Hati”.

Kostum nasional
info gambar

“Karena Hati dapat membuat manusia agar lebih perduli terhadap sesama, dan lingkungan sekitar. Karena Hati, manusia harus menjaga, melindungi, dan menyelamatkan hal yang seharusnya. Karena Hati, setiap makhluk harus dapat kehidupan yang selayaknya. Karena Hati, seorang warrior menunjukan setiap melakukan sesuatu tidak membutuhkan kekerasan, merusak sesuatu yang tidak seharusnya. Karena dengan Hati, OrangUtan dan Hutan di Indonesia dapat dijaga, diselamatkan dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” tulis Bunga pada akun instagramnya.

Sepulangnya Bunga setelah mengikuti ajang Miss Universe, Bunga pun memutuskan untuk bergabung dengan BOS Foundation untuk menyelamatkan orang utan.

“Aku dikasih kesempatan terjun ke hutan langsung, melihat bagaimana kehidupan orang utan, belajar pengetahuan tentang mereka, dan dua kali dapat kesempatan pelepasan orang utan di Kalimantan timur dan tengah,” tutur Bunga.

Dari pengalaman itulah, Bunga semakin cinta dan bangga menjadi orang Indonesia. Sebagai masyarakat Indonesia, Bunga ingin Indonesia dipandang di seluruh dunia sebagai negara yang bagus, baik, dan indah. Paling tidak, Bunga berharap adanya kedisiplinan yang bisa dijalankan oleh masyarakat Indonesia untuk menjadikan negara ini semakin baik di masa mendatang.

Bunga sendiri memiliki impian bagi Indonesia di masa depan, kedisiplinan masyarakat Indonesia bisa sama halnya seperti masyarakat di negara Singapura yang memang terkenal disiplin mulai dari hal kecil seperti menyebrang jalan, buang sampa pada tempatnya, hingga perihal antre di MRT.

Namun Bunga mengakui, dalam hal kedisiplinan, Indonesia sudah mulai melakukannya. Salah satunya bisa dilihat di Kawasan SCBD Jakarta.

“Atmosfer di sana sudah berbeda. Disiplin. Aku berharap semua daerah bisa seperti itu,” ujar Bunga.

Bunga juga memiliki harapan, khususnya bagi generasi muda Indonesia untuk menjadi orang Indonesia yang mampu mengenyam lima sila Pancasila, dan menjalankan bhinneka tunggal ika yang artinya meskipun kita berbeda namun tetap satu tujuan.

“Jangan hanya sekadar hafal Pancasila tapi juga harus melakukan butiran-butiran dari Pancasila itu. Aku juga berharap pergunakan sosial media dengan baik. Pertahankan masyarakat indonesia ramah, cara bicaranya baik, sopan dan santun,” harap Bunga.

Goodtalk IG Live juga bisa Kawan GNFI saksikan di Youtube Good News From Indonesia. (Des)

--

Baca Juga:

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini