Tren Sepekan: Antar Jenazah Seberangi Sungai di Bali hingga Suku Unik Wamena

Tren Sepekan: Antar Jenazah Seberangi Sungai di Bali hingga Suku Unik Wamena

Suku Dani di Wamena, Papua | Shutterstock @Ronaldy Irfak

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Pada tren media sosial GNFI pekan ini, kawan GNFI dapat melihat bagaimana keunikan tradisi dan budaya yang ada di Indonesia.

Mulai dari cara orang Bali mengantar Jenazah, eksotiknya Taman Nasional Bromo, hingga Suku Dani di Wamena yang menjadi pesona tersendiri.

Rangkumannya dapat kawan baca pada penjelasan berikut.

Tradisi antar jenazah sebrangi sungai

Tradisi unik ini dinamakan "Ngaben nyebrang tukad"

Tradisi Ngaben Nyebrang Tukad merupakan tradisi yang sudah berlangsung sejak zaman dahulu khususnya di Desa Tegal Ambengan, Tabanan, Bali.

Dalam setiap menjalankan tradisi ini, masyarakat akan membawa jenazah menyebrangi sungai untuk sampai ke setra atau tempat penguburan.

Hal lain yang tak kalah unik adalah prosesi Nyebrang Tukad juga diiringi dengan tabuhan Baleganjur, yang merupakan musik tradisional Bali.

Wamena yang eksotik

Pesona Wamena, Papua, memang tak pernah habis. Suku Dani yang mendiami wilayah lembah Baliem, ternyata merupakan salah satu suku terbesar yang mendiami wilayah Pegunungan Tengah Papua.

Selain Suku Dani, wilayah pegunungan tengah Papua juga didiami oleh suku Ekari, Moni, Damal, Amugme, dan beberapa sub suku lainnya.

Hutan-hutan yang menjadi tempat suku Dani bermukim sangat kaya akan flora dan fauna yang beberapa di antaranya hanya ditemukan di sana, alias endemik. Seperti burung Cenderawasih, Mambruk, Nuri, serta macam-macam serangga dan kupu-kupu yang beraneka ragam warna dan coraknya.

Jadi, tak ada alasan untuk tak mengunjungi wilayah ini sekali seumur hidup kawan.

Bromo yang tak membosankan

Salah satu gunung yang kesohor di seluruh penjuru bumi adalah Bromo. Namanya harum bukan karena pesonanya saja, melainkan tradisi dan budaya yang dilakukan oleh warga sekitar.

Bahkan salah satu jaringan televisi kabel internasional Amerika, Cable News Network (CNN), pernah merilis lima gunung paling indah di dunia.

Dalam daftar itu, nyatanya gunung Bromo menempati posisi tertinggi sebagai gunung paling memesona dan menakjubkan di dunia.

Baca juga:

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga100%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Saksi Mata : Mengenang Gentingnya September 1965 Sebelummnya

Saksi Mata : Mengenang Gentingnya September 1965

Pohon Pengantin Salatiga, Pohon Kesepian Penyatu Dua Insan Selanjutnya

Pohon Pengantin Salatiga, Pohon Kesepian Penyatu Dua Insan

Mustafa Iman
@mustafa_iman

Mustafa Iman

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.