Dinomyrmex gigas, Semut Jumbo Penghuni Hutan Jawa, Sumatra, dan Kalimantan

Dinomyrmex gigas, Semut Jumbo Penghuni Hutan Jawa, Sumatra, dan Kalimantan

Dinomyrmex gigas yang ditemui hutan Taman Nasional Gunung Leuser, Bukit Lawang, Sumatra, Indonesia. © Shutterstock/Dennis van de Water

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Semut, ketika mendengar kata ini yang ada di dalam benak Kawan GNFI pastilah hewan serangga yang bisa dijumpai di pekarangan atau bahkan di dalam rumah masing-masing dari kita. Umumnya, semut dikenal sebagai serangga berukuran kecil jadi tidak ada rasa takut ketika kita mengusirnya kala mereka mengerubungi makanan kita

Lalu bagaimana kalau ukuran semutnya tidak biasa alias jumbo? Mungkin bakalan ada perasaan kaget bercampur ngeri ya.

Semut berukuran tidak biasa atau besar bisa kita temui dalam film fiksi ilmiah Hollywood, sebut saja Them! (1954) atau film superhero Marvel Cinematic Universe (MCU), Ant-Man (2015). Namun di dunia nyata, semut dengan ukuran besar jelas tidak sama dengan kedua film tersebut. Semut yang dianggap berukuran besar di dunia nyata dinilai dari ukuran rata-rata semut pada umumnya. Lantas dimanakah kita bisa menemui semut berukuran besar? Ada banyak spesies semut berukuran jumbo dan salah satunya bisa ditemui di sejumlah hutan di Indonesia.

Terdapat sekitar lebih dari 15 ribu jenis semut yang hidup di dunia ini di mana 3 ribu di antaranya banyak ditemukan di wilayah Asia Tenggara termasuk di Indonesia. Semut rangrang (Oecophylla smaragdina) mungkin termasuk dalam semut besar yang hidup di wilayah Asia Tenggara. Ukuran semut rangrang pekerja 5-6 milimeter sedangkan ratunya bisa mencapai 20-25 mm. Popularitas semut rangrang cukup tinggi di Indonesia karena telurnya dapat dimanfaatkans sebagai pakan burung peliharaan dan bahkan juga manusia.

Hanya saja, dalam soal ukuran masih ada yang lebih besar lagi dari rangrang, yakni semut semut pohon besar. Awalnya semut pohon besar digolongkan dalam jenis semut tukang kayu atau semut carpenter dengan nama latin Camponotus gigas, tetapi karena ukurannya yang besar membuat peneliti mengklasifikasikannya ke dalam keluarga semut besar dengan nama latin Dinomyrmex gigas.

Tersebar di Jawa, Sumatra, dan Kalimantan

Ukurannya besar, lebih besar dibandingkan semut rangrang itulah Dinomyrmex gigas. ''Benar-benar semut dinosaurus, sangat-sangat besar, sekarang semut ini bisa ditemukan di Asia Tenggara,'' terang Youtuber Jacks’s World of Wildlife yang sedang mengobservasi Dinomyrmex gigas di Malaysia bagian Kalimantan pada 2019.

Komparasi Dinomyrmex gigas dengan semut rangrang dan semut hitam rumahan.
Komparasi Dinomyrmex gigas dengan semut rangrang dan semut hitam rumahan. Sumber:

Menurut situs kolektor semut Antstor.net, Dinomyrmex gigas dari betina pekerja memiliki ukuran 21-28 mm, pejantannya 18 mm, sementara ratunya pastinya lebih besar yakni berukuran 31 mm! Layaknya semut pada umumnya, Dinomyrmex gigas biasanya hidup di bawah akar pohon atau pohon yang sudah mati.

Mungkin akan sulit menemuinya pada siang hari, karena Dinomyrmex gigas lebih sering beraktivitas pada malam hari alias nokturnal. Salah satu keunikan dari Dinomyrmex gigas adalah mereka akan bertindak agresif ketika ada yang mengancam sarangnya. Para kelas pekerja dari semut ini biasanya akan berjaga sepanjang malam dan baru kembali ke sarang pada pagi hari ketika aktivitas mencari makanan berhenti.

Wilayah hijau adalah habitat bagi Dinomyrmex gigas/
Wilayah hijau adalah habitat bagi Dinomyrmex gigas. Sumber: Antsmaps.org

Hutan di pulau Jawa, Sumatra, dan Kalimantan merupakan habitat dari Dinomyrmex gigas. Khusus untuk di bagian selatan Kalimantan, terdapat sub-spesies lain yaitu Dinomyrmex gigas boreensis.

Dinomyrmex gigas biasanya mengonsumsi cairan lengket yang kaya akan gula (honeydew) yang disekresikan oleh kutu daun. Namun, mereka juga akan mengkonsumsi serangga dan kotoran burung sebagai asupan protein mereka dan bagi sang ratu.

Manfaat Dinomyrmex gigas bagi Manusia

Semut kecil, seringkali dipandang sebagai makhluk tidak berdaya. Kadangkala kita sebagai manusia menganggap mereka sebagai hewan pengganggu karena kerap kali curi-curi kesempatan menyerbu makanan atau minuman kita. Kalau begitu apakah semut merupakan makhluk yang tidak ada manfaatnya bagi manusia? Jelas tidak jawabannya.

"Ada fungsi secara langsung atau tidak langsung seperti sebagai penyubur tanah, bioindikator, predator hama bahkan antibiotik," ujar praktisi bidang semut, Dr Rijal Satria, yang merupakan lulusan Doktor di Universitas Tokyo Metropolitan Jepang, dikutip GNFI dari Antara.

Untuk manfaatnya secara langsung,jenis semut besar karanggo atau rangrang dalam bidang pertanian dan perkebunan guna memberantas hama penyakit tanaman bisa menjadi contohnya. Manfaatnya terbukti di beberapa daerah perkebunan di dunia seperti cokelat, kopi, atau jeruk, di mana mereka mengalami peningkatan produksi setelah memasukkan semut jenis ini ke tanaman yang terserang hama.

Dinomyrmex gigas ketika hinggap di tangan manusia dewasa.
Ratu Dinomyrmex gigas ketika hinggap di tangan manusia dewasa. Sumber: Facebook.com/@Shafa Salahudin Al Agusi

Lalu bagaimana peran Dinomyrmex gigas untuk hidup manusia?

Menurut penelitian, Dinomyrmex gigas memiliki kelenjar metaplural. Kelenjar ini merupakan sekret yang dihasilkan semut berupa zat yang bermanfaat untuk bahan pembuatan antibiotik.

"Hanya saja semua manfaat semut tersebut perlu dikaji lebih mendalam dan dapat menjadi salah satu pengayaan penelitian berikutnya," ujar Dr Henny Herwina, pakar semut Prodi Biologi Universitas Andalas Padang.

Baca Juga:

Referensi: Sumbar.Antaranews.com | Antwiki.org | Mysabah.com | wiki.nus.edu.sg | Antstore.net | Antmaps.org | Discoverlife.org | Martin Pfeiffer, “A Briefing on the Life History of the Giant Forest Ant Campnotus gigas Latreille 1802

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Anak Bangsa Inisiasi Museum Covid-19 "CoronaMemory.id" Sebelummnya

Anak Bangsa Inisiasi Museum Covid-19 "CoronaMemory.id"

Sejarah Hari Ini (4 Juli 1927) - Pembentukan PNI oleh Sukarno dan Cipto Mangunkusumo Selanjutnya

Sejarah Hari Ini (4 Juli 1927) - Pembentukan PNI oleh Sukarno dan Cipto Mangunkusumo

Dimas Wahyu Indrajaya
@dimas_wahyu24

Dimas Wahyu Indrajaya

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.