Beginikah Tampang Avanza dan Xenia Baru?

Beginikah Tampang Avanza dan Xenia Baru?

Desain yang disinyalir bakal menjadi model baru Toyota Avanza dan Xenia | Paultan.org

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Kawan GNFI, berbicara soal mobil paling moncer di Indonesia memang tak bisa lepas dari merek Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia. Ya, dua merek dagang andalan Toyota dan Daihatsu iitu memang sepertinya sudah melekat dan cocok untuk masyarakat Indonesia.

Sayangnya, dalam kurun satu dasawarsa lebih, model dari kedua mobil itu tak kunjung berubah. Hanya ada beberapa perubahan terkait model lampu dan tampilan depan saja.

Yang pasti, tampang dari kedua mobil itu bikin bosan.

Momentum itu akhirnya dimanfaatkan oleh Mitsubishi yang langsung menggelontorkan varian Xpander guna bersaing ketat di kelas mobil penumpang low-MPV (multi purpose vehicle).

Hasilnya, Xpander berhasil memikat dan mampu mengangkangi Avanza meski hanya beberapa bulan saja.

Sebagai catatan, pada Februari 2018 Mitsubishi Indonesia (MMKSI) berhasil mengantongi data penjualan yang menggembirakan dengan berhasil menyalip penguasa lama kelas ini (Avanza), dengan selisih tipis.

Sepanjang Februari 2018, menurut data internal MMKSI, angka pengiriman Xpander dari pabrik ke diler (wholesale) mencapai 7.400 unit, naik 4,53 persen dari 7.079 unit pada bulan sebelumnya.

Sementara, penjualan wholesale Avanza, yang lama menguasai kelas LMPV ini, turun 10,21 persen--dari 7.543 unit pada Januari menjadi 6.773 unit pada Februari 2018.

Untuk pertama kalinya dalam lebih dari satu dekade, penjualan bulan-ke-bulan Avanza di kelas LMPV dikalahkan oleh merek lain.

Nah, belakangan ada rumor bahwa Avanza maupun Xenia akan mengalami pembaruan desain. Rumor itu dihembuskan oleh laman media Malaysia, Paultan.

Penasaran, simak ulasan berikut.

Kedapatan tengah dilakukan uji coba

Desain yang disinyalir bakal menjadi model baru Toyota Avanza dan Xenia | Paultan.org

Tahun lalu, salah satu perusahaan otomotif Malaysia, Perodua, kedapatan tengah mengembangkan mobil MPV baru mereka yang diharapkan untuk menggantikan varian Alza (Perodua Alza) yang sudah beredar di pasaran domestik Malaysia selama satu dekade.

Belakangan, pabrikan asal Rawang itu terlihat tengah menguji prototipe baru dengan selubung Toyota Avanza. Pengujian yng dilakukan bulan Mei 2020 tersebut disamarkan dengan iringan varian Xpander baru dan Suzuki Ertiga di daerah sekitar dataran tinggi Genting.

Kabar pun berhembus bahwa sejatinya generasi baru Alza yang menggunakan kode produksi D27A akan diproduksi dengan menggunakan platform semirip dengan model generasi baru untuk Avanza dan Xenia.

Bahkan, ketiga model mobil ini--Alza, Avanza, dan Xenia--ditengarai akan menggunakan basis model dari mobil konsep Daihatsu DN Multisix yang pernah dipamerkan di Indonesia pada GIIAS 2017 dan Tokyo Motor Show di Jepang pada tahun yang sama.

Platform Low MPV enam tempat duduk ini hadir dengan mesin bensin 1,2 liter (1.200 cc) 3-silinder yang akan disandingkan dengan motor elektrik untuk sistem hybrid.

Menggunakan basis model tentunya tak sama persis, pasti ada beberapa bagian yang digubah dan bakal memberikan kejutan.

Memang, akhir tahun lalu kencang beredar kabar bahwa Avanza dan Daihatsu akan menggunakan platform DN Multisix tersebut untuk menjegal kompetitor utama mereka, Xpander.

Lalu saat ini, hal itu dikonfirmasi dengan kemunculan pengujian yang dilakukan di Malaysia melalui model Alza. Jika rumor ini benar, maka ini adalah kali pertama Avanza dan Xenia akan berganti badan secara keseluruhan dengan konsep baru.

Daihatsu DN Multisix
Daihatsu DN Multisix saat dipamerkan di ajang GIIAS 2017 | Aftermarketplus.id

Menggunakan platform DNGA

Majalah otomotif populer Jepang, Best Car, bahkan telah memantau sejak lama bahwa DN Multisix akan menggunakan sasis atau platform baru hasil pengembangan yang dinamai Daihatsu New Global Architecture (DNGA).

Langkah Daihatsu ini tentunya mengekor langkah Toyota yang lebih dulu mengembangkan TNGA (Toyota New Global Architecture) yang telah digunakan oleh beberapa varian mobil yang dijual di Indonesia, pada Toyota C-HR misalnya.

Lalu pertanyaannya, apakah Avanza dan Xenia akan menggunakan platform DNGA? Jawabnya iya.

Selaku manufaktur di Indonesia yang bernaung di bawah PT Astra Daihatsu Motor (ADM), selain merakit beberapa varian atas nama merek Daihatsu, pabrik ini juga memproduksi mobil untuk merek Toyota, sebut saja Avanza, Rush, Agya, dan Calya.

Avanza masih meraja

Menukil data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil pada 2019 cukup ketat. Meski begitu, nama Avanza tak lepas dari pemuncak penjualan mobil terlaris sepanjang tahun itu.

Tak hanya unggul dalam segmen Low MPV, nyatanya Avanza juga unggul jika dibandingkan dengan semua kelas, semisal city car, pikap, SUV, terlebih sedan.

mobil terlaris di Indonesia tahun 2019

Dari data Gaikindo tersebut soal 10 mobil terlaris pada kurun itu, tercatat Avanza menjadi yang paling moncer dengan membukukan penjualan mencapai 86.374 unit. Di posisi kedua ada city car Honda Brio yang mampu terjual 70.344 unit.

Bertengger di posisi ketiga ada Xpander yang berhasil dikirimkan ke konsumen sebanyak 62.666 unit. Lalu di tempat keempat ada Toyota Rush yang ludes sebanyak 61.569 unit.

Menutup lima besar posisi teratas mobil terlaris, ada Toyota Calya yang diminati konsumen Indonesia sebanyak 54.549 unit.

Baca juga:

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga13%
Pilih SedihSedih6%
Pilih SenangSenang19%
Pilih Tak PeduliTak Peduli45%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi10%
Pilih TerpukauTerpukau6%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Sejarah Hari Ini (18 Juli 1946) - Perjuangan Frans Kaisiepo Lewat Nama "Irian" Sebelummnya

Sejarah Hari Ini (18 Juli 1946) - Perjuangan Frans Kaisiepo Lewat Nama "Irian"

Kontingen Garuda UNIFIL Bantu Korban Ledakan Beirut, Lebanon Selanjutnya

Kontingen Garuda UNIFIL Bantu Korban Ledakan Beirut, Lebanon

Mustafa Iman
@mustafa_iman

Mustafa Iman

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.