Kevin Widaya dan Andi Rianto Rilis Video Klip Lagu "Tak Berhenti (,)" yang Digarap Sutradara Muda

Kevin Widaya dan Andi Rianto Rilis Video Klip Lagu "Tak Berhenti (,)" yang Digarap Sutradara Muda

Andi Rianto dan Kevin Widaya. © Gaung Musik

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Rilis pada 16 April 2020 lalu, lagu ''Tak Berhenti (,)'' yang dinyanyikan Kevin Widaya telah didengar oleh lebih dari ratusan ribu pendengarnya di layanan musik streaming. Kevin Widaya sendiri merupakan mantan lead vocal di GRUVI dan band JIVVA yang memutuskan untuk fokus ke solo kariernya dengan merilis single sebelumnya berjudul "Irresistibly Good".

Pada tahun 2019, Kevin Widaya dipertemukan oleh salah satu founder Magenta Orchestra yang juga komposer ternama Indonesia, yaitu Andi Rianto. Keduanya berkolaborasi, Kevin Widaya dan Fernaldi Anggadha sebagai penulis lirik dan Andi Rianto sebagai produser.

Makna lagu "Tak Berhenti (,)" ini menceritakan tentang momen mengejar mimpi serta proses pengembangan diri meskipun harus melalui momen perpisahan sementara dengan orang terkasih. Lagu ini memiliki makna tersendiri bagi Kevin, karena proses dan cerita di balik layarnya yang kompleks.

''Sebagai penyanyi, pasti karya adalah hal penting. Lagu ini bercerita tentang perjuangan lo meraih mimpi dan keyakinan​ menjalaninya. Gue yakin ketika lagi stuck,itu bukan sebuah titik. Tapi adalah jeda, sebuah koma buat kita ​tetap ​ingat bahwa di depan sana masih ada impian yang harus kita jalani.​ Lagu ini jadi punya rasa bagi gue, mulai dari lirik, notasi, melodinya, ingin gue bagikan ke semua orang. Dari lirik, ini rasanya jujur banget. Lagunya sedih, tapi energinya ​tetap​ semangat pas gue nyanyiin,” tutur Kevin menjelaskan pada April 2020 lalu.

Senada, tetapi berbeda sudut pandang, Andi Rianto melihat karya ini sebagai bentuk kualitas diri seseorang. ''Saya bangga, I’mhappy with the song (,)​ karena saya lihat lagu ini cerminan Kevin yang punya keinginan kuat untuk mengejar mimpinya. Ada sosok yang konsisten, tak ada yang berhenti. Tetap berproses, mengejar mimpinya, mengevaluasi diri, namun masih selalu ada untuk orang terkasih meskipun mesti berpisah sementara,'' ucap Andi Rianto, yang juga salah satu pendiri Magenta Orchestra dan kreator acara Harmoni di salah satu stasiun TV swasta.

Cover album lagu Tak Berhenti (,)
Cover album lagu Tak Berhenti (,). Sumber: Youtube.com/Kevin Widaya

Video Klip Digarap Pemuda 16 Tahun

''Pembuatan video ini momentum sekaligus emosional ya, karena selain lagunya sendiri, video ini diproses saat pandemi, dan ada adegan saya harus menyelam beneran di video ini,'' kata Kevin Widaya yang menceritakan pengalaman diving pertamanya di video ini di konferensi pers via Google Meet, Senin (27/7/2020).

Video klip "Tak Berhenti (,)" digarap oleh sutradara belia yang dipercayai oleh Andi dan Kevin yakni Imaji Ramadhan. Bersama teman-temannya, Imaji membuat inisiasi Production House bernama Apollo Pictures yang sebelumnya juga menggarap sebuah film pendek berjudul "Hushed" yang tayang pada Januari 2020.

Kevin Widaya memberanikan diri melakoni adegan menenggelamkan diri di kolam renang untuk video klip lagunya.
Kevin Widaya memberanikan diri melakoni adegan menenggelamkan diri di kolam renang untuk video klip lagunya. Sumber: Youtube.com/Andi Rianto

Dalam video tersebut Andi Rianto turut tampil memainkan piano yang dibuat oleh kolaborasi musisi Aksan Sjuman dan arsitek Raul Renanda. Piano bernama "The Awakening" ini merupakan piano kualitas dunia dan tidak diproduksi secara massal.

"Music video-nya sendiri memiliki konsep paradoks, di mana arti lagu ini diinterpretasikan dengan makna yang berbeda. Premisnya adalah bagaima kita menjadi human lagi," ucap Imaji yang usianya masih 16 tahun. "Selain itu, aku melihat air itu sebagai simbol, sebuah stepping stone untuk Kevin yang tenggelam dan akan menyelamatkan dirinya sendiri.''

Merekam tiap adegan di tengah pandemi Covid-19 terasa sebagai tantangan bagi Imaji dan timnya. Karena selain mesti mematuhi protokol kesehatan, mereka harus tetap jalan terus dengan tim yang jumlahnya tidak sampai 10 orang.

"Membuat music video ketika pandemi semuanya serba tight, mulai dari jadwal hingga protokol kesehatan dan kemananannya. Tim kami pun minim, hanya sekitar 8-9 orang,'' kata Imaji menambahkan. ''Ini adalah pengalaman baru dan hopefully ini bisa jadi visual reminder for all kalau nothing is impossible.''

Video Klip "Tak Berhenti (,)" Rilis di Akun Youtube Perdana Andi Rianto

Dalam rangka ucapan terima kasih ke para pendengarnya, Kevin Widaya dan Andi Rianto membuat persembahan manis dengan merilis video klip "Tak Berhenti (,)"yang perdana ditayangkan di kanal YouTube resmi milik Andi Rianto.

Andi Rianto.
Andi Rianto dalam video klip "Tak Berhenti (,)". Sumber: Youtube.com/Andi Rianto

Rasa terima kasih ini sebelumnya berawal dari inisiasi Kevin Widaya dan Andi Rianto yang sepakat mengajak dan menghibur teman-teman di kala pandemi melalui #TakBerhentiChallenge pada Mei 2020 lalu, diikuti oleh lebih dari seribu orang di Instagram oleh para pengikut Andi Rianto dan Kevin Widaya, challenge ini juga diikuti oleh para teman-teman musisi dan artis.

Mulai dari Raisa, Afgan, Adi Karaf, Sheila Majid, Aurel JKT48 hingga artis Joe Taslim serta musisi terkenal seperti Maya Hasan, Andre Dinuth, dan Iskandar Widjaja turut serta meng-cover lagu "Tak Berhenti (,)" di Instagram mereka masing-masing.



WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga50%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau50%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Sudah 100 Tahun, Gedung Sate Ternyata Belum Pernah Dipugar Sebelummnya

Sudah 100 Tahun, Gedung Sate Ternyata Belum Pernah Dipugar

Kontingen Garuda UNIFIL Bantu Korban Ledakan Beirut, Lebanon Selanjutnya

Kontingen Garuda UNIFIL Bantu Korban Ledakan Beirut, Lebanon

Dimas Wahyu Indrajaya
@dimas_wahyu24

Dimas Wahyu Indrajaya

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.