Sejarah Hari Ini (28 Agustus 1971) - Puri Bhakti Renatama, Museum di Dalam Kompleks Istana Kepresidenan

Sejarah Hari Ini (28 Agustus 1971) - Puri Bhakti Renatama, Museum di Dalam Kompleks Istana Kepresidenan
info gambar utama

Museum Puri Bhakti Renatama atau Museum Istana Kepresidenan RI dibangun di kompleks Istana Presiden/Istana Merdeka, Jakarta, pada awal tahun 1971.

Gagasan mendirikan museum ini muncul dari ide ibu negara Tien Suharto dalam upanya menyelamatkan benda-benda budaya di Istana Presiden.

Pembukaan museum dilaksanakan pada 28 Agustus 1971, tepat pada saat kunjungan keluarga Kerajaan Belanda, Ratu Juliana dan Pangeran Bernhard.

Ratu Juliana disambut Presiden Suharto. Nieuwsblad van het Noorden
info gambar

Bangunan baru yang terletak di Jalan Veteran no. 5, Jakarta Pusat, tersebut terdiri atas dua lantai.

Lantai I, diberi nama Dwi Pantara, dahulu dilengkapi 27 lemari kayu yang melambangkan jumlah provinsi di Indonesia ketika itu.

Lantai atas disebut Pancabuana, untuk menyimpan cideramata pemberian negara-negara sahabat.

Dalam museum ini terdapat beberapa ruang khusus, antara lain: Ruang Irian Jaya, Ruang Raden saleh, Ruang Barong, Ruang Tongkonan, Ruang Syangka, Ruang mancanegara, dan Ruang Wiwahabusana.

Koleksi di dalam museum bermacam-macam, mulai dari lukisan Istana, keramik porselen sampai kain tenun tradisional.

Salah satu koleksi lukisan yang paling penting, antara lain Penangkapan Diponegoro dan Berburu Singa karya Raden Saleh.

Di museum ini disimpan juga hadiah serta cendera mata dari tamu-tamu negara.

Pada 1993, sebagian barang-barang tersebut dipindahkan ke Museum Puri Bhakti Pertiwi di Taman Mini Indonesia (TMII).

Pada masa pemerintahan Megawati Soekarnoputri, museum itu dirombak menjadi Kantor Presiden.

Barang-barang yang disimpan lalu dipindahkan ke Gedung Bina Graha, samping Jalan Veteran, yang masih terletak di kompleks Istana Presiden.

--

Referensi: Asosiasimuseumindonesia.org | Jakarta.go.id | Setneg.go.id | Dinas Museum dan Sejarah Pemprov DKI Jakarta, "Gedung Tua di Jakarta" | Direktorat Jenderal Kebudayaan, "Museum-Museum di DKI Jakarta"

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini