Sejarah Hari Ini (10 September 1884) - Pembukaan Jalur Kereta Api Bandung - Cicalengka

Sejarah Hari Ini (10 September 1884) - Pembukaan Jalur Kereta Api Bandung - Cicalengka
info gambar utama

Perusahaan kereta api negara, Staatssporwegen (SS) memulai pembangunan jaringan kereta api pertama di kawasan Priangan (Jawa Barat) mulai tahun 1881.

Lintas yang dibangun ialah Bogor (Buitenzorg) - Bandung - Cicalengka sepanjang 181 kilometer dengan lebar rel 1.067 milimeter.

Stasiun Cicalengka tempo dulu.
info gambar

Pada 10 September 1884, jalur Bandung - Cicalengka yang berjarak 60 kilometer menjadi tahap terakhir yang dirampungkan dan dibuka untuk umum.

Bersamaan dengan jalur KA, turut dibuka Stasiun Cicalengka yang terletak Cicalengka Kulon.

Rangkaian kereta berhenti di Stasiun Cicalengka sekitar tahun 1900-1920.
info gambar

Tujuan pembangunan jaringan kereta api di Priangan tidak bisa lepas dari kepentingan ekonomi menghubungkan wilayah subur Priangan dengan pelabuhan di Batavia (Jakarta).

Keberadaan jalur kereta api di Priangan juga untuk keperluan militer guna melegitimasi kekuasaan Belanda di Hindia Belanda (Indonesia).

Stasiun Cicalengka pada 2019.
info gambar

Selain itu, sebagai sebuah perusahaan negara SS memiliki kewajiban mensejahterakan masyarakat dengan membuka daerah yang terisolasi.

Akses ke Bogor pun menjadi mudah berkat adanya pembangunan jalur KA ini.

Perjalanan dari Bogor ke Cicalengka ditempuh kurang lebih 7,5 jam,
sedangkan Cianjur-Cicalengka sekitar 3,5 jam, dengan menggunakan KA yang saat itu kecepatan rata-ratanya berkisar 25-30 km/jam.

---

Referensi: Anhar Gonggong, "Seminar Sejarah Nasional V :Subtema Sejarah Industrialisasi" | Kementerian Penerangan, "Propinsi Djawa Barat" | "Regeeringsalmanak voor Nederlandsch-Indie (1909)"

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini