Mereka Anak-Anak Muda Bogor yang Tak Lelah Menjaga Alam

Mereka Anak-Anak Muda Bogor yang Tak Lelah Menjaga Alam
info gambar utama

''Kalau bukan kita, siapa lagi''. Kata-kata itu mungkin karib di telinga kita, kawan. Tentu hal itu juga berlaku untuk terus menjaga alam Indonesia agar tetap lestari. Tak usah jauh-jauh, kita bisa memulai dari lingkungan di sekitar kita.

Seperti yang dilakukan oleh komunitas pencinta lingkungan melalui program Cisadane Resik yang melakukan pembersihan sampah di sepanjang aliran sungai Cibalung, Bogor, Minggu (13/9/2020).

Kegiatan yang diinisiasi dengan menggandeng siswa-siswa SMA 1 Cijeruk, Camat Cijeruk, Babinsa Cijeruk, Banser Cisempur, Cabang Dinas Kehutanan 1 Provinsi Jawa Barat, dan Polda Jawa Barat, ini sejatinya merespons isu soal kesulitan air bersih yang kerap melanda Desa Cibalung, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor.

Penggerak komunitas program Cisadane Resik, Sutanandika, menyebut bahwa upaya untuk membersihkan sungai-sungai di wilayah Bogor merupakan komitmen mereka untuk menjaga aliran sungai-sungai kecil dan besar di Bogor bebas dari sampah dan menjaga kualitas air agar tetap bersih.

Daerah aliran sungai (DAS) di kota maupun kabupaten di wilayah Kota Hujan itu memang menjadi sumber kegiatan konsumsi air oleh warga, baik untuk mandi, mencuci, bahkan mengambil air untuk di masak.

''Ini merupakan kegiatan yang ke-4 setelah tiga aktivitas sebelumnya dijalankan sejak Juni 2020. Upaya ini dilakukan untuk mencegah banjir yang umum terjadi pada musim hujan,'' terangnya pada GNFi di lokasi acara, Minggu (13/9).

Kegiatan tersebut, sambung Sutan--sapaan akrabnya, juga mengajak berbagai elemen masyarakat dan anak-anak muda untuk mulai peduli lingkungan sekitar sejak dini. Tentunya kegiatan-kegiatan aktivitas lingkungan yang dilakukan saat ini tetap mengikuti prosedur standar kesehatan yang ditetapkan pemerintah terkait pandemi Covid-19.

''Kami berharap kegiatan ini akan memberikan suntikan moral anak-anak muda atas isu lingkungan, sehingga nantinya ketika mereka besar, mereka peduli terhadap lingkungan di sekitar, dan bisa terus aktif berperan untuk menjaga lingkungan. Soal sisi keselamatan dalam beraktivitas, kami menyediakannya secara lengkap dan menjalankannya sesuai protokol kesehatan,'' beber Sutan.

Pada kesempatan yang sama, para pencinta lingkungan itu juga melakukan serangkauan kegiatan penanaman pohon-pohon untuk mendukung gerakan penanaman 50 juta pohon se-Jawa Barat yang diinisiasi oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

Menggerakkan anak-anak muda

Kegiatan resik cisadane vol-4
info gambar

Yang menggetarkan dan membuat kagum, mayoritas pelaku kegiatan itu dilakukan oleh anak-anak muda yang berasal dari SMA 1 Cijeruk dan anak-anak desa. Tentunya aksinya dikontrol oleh Komunitas Cisadane Resik selaku inisiator.

Senada dengan Sutan, Kepala Sekolah SMA 1 Cijeruk, Fitriyani, S.Si, M.Pd, menyebut bahwa ini merupakan kegiatan positif yang harus didukung oleh para orang tua dan guru. Bersosial tak hanya dengan manusia, tapi tentunya juga dengan alam, begitu kira-kira katanya.

Tercatat lebih dari 50 siswa dan siswi SMA 1 Cijeruk hadir di acara itu, mereka pun dibagi menjadi empat kelompok. Ada yang bertugas membersihkan sampah sungai, ada juga yang menanam pohon. Dalam pantauan GNFI, mereka mengerjakan dengan penuh sukacita dan kegembiraan. Tak terlihat beban di mata mereka.

Fitriyani berharap, apa yang dilakukan oleh murid-muridnya bisa ditiru oleh siswa-siswi disekolah lain dan anak-anak muda di sekitar desa. Ia juga mengharapkan kegiatan ini rutin dilakukan.

Soal isu lingkungan, memang menjadi satu hal yang disorot oleh Fitriyani selaku pendidik. Ia ingin anak muridnya memiliki bekal terkait soal kamampuan menjaga lingkungan serta memiliki respek soal isu lingkungan hidup.

Dukungan Pemda dan Pemprov

penerimaan simbolis penanaman pohon
info gambar

Dukungan moral juga diberikan oleh aparat pemerintah daerah terkait, seperti camat, lurah, kepolisian daerah, hingga dinas kehutanan Provinsi Jawa Barat.

Pada kesempatan itu pula, Ir. Rico Prihantono dari Bidang Pengelolaan Daerah Sungai dan Pemberdayaan Masyarakat yang mewakili Kepala Cabang Dinas Kehutanan 1 Provinsi Jawa Barat untuk wilayah Bogor, mengatakan bahwa kegiatan ini jadi sebuah bukti dan kabar baik soal banyaknya anak-anak muda yang peduli atas lingkungan.

Ia pun berkomitmen pihaknya akan terus mendukung pergerakan positif ini. Ia juga bilang bahwa tugas untuk menjaga lingkungan tak hanya menjadi kewajiban pemerintah, tapi juga seluruh eleman masyarakat.

Baca juga:

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini