Menarik! Inilah 5 Destinasi Wisata Berhawa Sejuk di Indonesia

Menarik! Inilah 5 Destinasi Wisata Berhawa Sejuk di Indonesia
info gambar utama

Indonesia adalah negara kepulauan yang memiliki tempat wisata yang begitu beragam untuk dikunjungi. Kekayaan alam mulai dari laut, gunung, hutan dan danau, mulai dari sabang hingga marauke Kawan GNFI pasti akan melihat keindahan panorama bumi pertiwi, yang tentunya tidak mengecewakan.

Tetapi kalian sudah tahu belum, ada beberapa tempat wisata yang berasal dari beberapa provinsi di Indonesia memiliki hawa yang sejuk serta menampilkan pemandangan yang indah bakal menjadi rekomendasi bagi kalian ketika memiliki rencana untuk berlibur nanti. Berikut beberapa tempat wisata berhawa sejuk yang bisa Kawan GNFI kunjungi :

1. Ngarai Sianok, Bukittinggi, Sumatera Barat

Ngarai Sianok | Arijalu Kawwamunaalannisa on Unsplash
info gambar

Bukittingi adalah kota kedua terbesar di Sumatera Barat, kota ini dianugerahi objek wisata alam yang begitu istimewa. Selain jam gadang yang menjadi ikon kota, namun masih ada beberapa tempat wisata yang wajib Kawan GNFI kunjungi.

Ngarai Sianok salah satunya, sebuah lembah curam yang membentang sepanjang 15 kilometer, serta tebing curam yang berdiri kokoh, memberikan panorama yang indah serta hawa udara yang sejuk, membuat menarik para wisatawan yang berkunjung.

Lembah dengan lebar 200 meter dan dengan kedalaman jurang 100 meter ini, berada di perbatasan Bukittinggi. Sisi Ngarai Sianok dihias oleh tebing tandus dan hutan. Ketika berada disini, Kawan GNFI juga akan disuguhkan dengan pemadangan Gunung Singgalang, yang menjadi latar belakang Ngarai Sianok.

2. Dataran Tinggi Dieng, Jawa Tengah

Patak Banteng, Dieng, Wonosobo, Indonesia| Falaq Lazuardi on Unsplash
info gambar

Dataran Tinggi Dieng adalah kawasan vulkanik aktif di Jawa Tengah, yang masuk wilayah Kabupaten Banjarnegara dan Kabupaten Wonosobo. Letaknya berada di sebelah barat kompleks Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing. Dieng memiliki Ketinggian rata-rata adalah sekitar 2.000 m di atas permukaan laut.

Suhu berkisar 12-30°C pada siang hari dan 6-10°C di malam hari. Pada musim kemarau (Juli-Agustus) suhu udara bisa mencapai puncak terdingin dari 0°C hingga -2°C di dan menimbulkan embun beku yang menempel pada tanaman-tanaman di pagi hari.

3. Kebun Teh Malino Highlands, Sulawesi Selatan

Kebun Teh Malino Highlands | blog.reservasi.com
info gambar

Kebun Teh Malino Highland. Dulunya tempat ini merupakan perkebunan teh biasa dan tidak menjadi tempat wisata seperti sekarang. Malino Highlands sendiri ada di ketinggian 1200 mdpl dengan kebun seluas sekitar 200 hektar.

Disini nanti, para wisatawan bisa melihat hamparan perkebunan teh yang hijau dengan udara yang masih sejuk. Kebun Teh Malino Gowa merupakan nama lain dari Kebun Teh Malino Highland yang sudah terkenal dengan panorama alam indah di area pegunungan.

Malino adalah sebuah kelurahan yang terletak di Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Jarak tempuh dari Kota Makassar menuju ke Malino sekitar 90 km ke arah selatan, memerlukan waktu tempuh sekitar 2-3 jam lamanya.

4. Gunung Lawu, Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah

Gunung Lawu | infokaranganyar.com
info gambar

Gunung Lawu yang terletak di perbatasan Jawa Timur dan Jawa Tengah merupakan salah satu gunung yang kerap dikunjungi pendaki. Tak hanya gunung itu sendiri, tetapi ada banyak tempat yang bisa dikunjungi di sekitar kaki Gunung Lawu.

Gunung ini sendiri berlokasi di tiga kabupaten sekaligus yaitu Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Kabupaten Ngawi, dan Kabupaten Magetan, Jawa Timur.

Namun, ketika Kawan GNFI, berada di sekitar Gunung Lawu, kalian akan puas untuk berkeliling wisata di Karanganyar. Pasalnya di sekitar Gunung Lawu juga terdapat beberapa tempat wisata yang bisa kalian kunjungi yakni telaga serangan, kebun teh kemuning, candi cetho, candi sukuh, dan air terjun jumog.

5. Persawahan Lingko Lodok, Ruteng, Nusa Tenggara Timur

Sawah Lingko | labuanbajotour.com
info gambar

Sawah ini sangat populer karena bentuknya yang unik berupa seperti jaring laba-laba raksasa yang berada di kaki bukit yang mengelilinginya. Persawahan seperti ini tersebar di Manggarai Raya, seperti di daerah Lembor di Manggarai Barat, Cancar di Manggarai, dan Lambaleda di Manggarai Timur.

Lokasinya di Desa Cancar, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, atau sekitar 15 kilometer dari Kota Ruteng. Untuk menuju Desa Cancar dapat menggunakan angkutan kota dari Ruteng, kemudian turun di Pasar Cancar. Dari Pasar Cancar berjalan kaki sekitar 2,5 kilometer.

Meskipun bukan destinasi wisata yang dikelola pemerintah maupun swasta, tetapi Desa Cancar menerapkan sistem registrasi dengan mengisi buku tamu di sebuah rumah. Dari rumah itu, tinggal berjalan kaki menuju puncak bukit untuk melihat lingko dari ketinggian.

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini