Realme Hadirkan Teknologi Pengecasan Cepat, Cukup 34 Menit Baterai Terisi Penuh

Realme Hadirkan Teknologi Pengecasan Cepat, Cukup 34 Menit Baterai Terisi Penuh
info gambar utama

Kawan GNFI, mengisi ulang baterai ponsel atau lazim disebut ngecas ponsel, memang menjadi salah satu pertimbangan pembeli ponsel pintar saat ini. Memang, sebagai pengisi daya alternatif baterai, umumnya pengguna ponsel menggunakan powerbank, namun dengan powerbank pengisian baterai ponsel masih dianggap belum optimal.

Nah, salah satu jenama atau produsen ponsel yang memerhatikan hal itu adalah Realme, produsen ponsel yang belakangan cukup rajin meluncurkan beragam ponsel di Indonesia.

Hari ini, Rabu (14/10/2020), Realme Indonesia secara resmi meluncurkan varian ponsel anyar mereka secara virtual, yakni Realme 7 Pro. Varian pelengkap dari Realme 7-series yang sebelumnya menghadirkan Realme 7 dan Realme 7i.

Berbeda dengan varian Realme 7-series lainnya, kali ini Realme 7 Pro juga membawa teknologi soal isi ulang baterai ponsel, yakni mengusung teknologi pengecasan cepat 65 watt yang diklaim mampu mengisi baterai berkapasitas 4.500 mAh dengan hanya membutuhkan waktu 34 menit saja, atau mengisi hingga 50 persen kapasitas baterai selama 12 menit.

Memang, sebelumnya produsen ini juga mengenalkan teknologi serupa pada ponsel flagship mereka, yakni Realme X50 Pro (dengan charger 65 watt), namun untuk mengisi baterai ponsel tersebut yang berkapasitas 4.200 mAh itu dibutuhkan waktu 35 menit.

Soal evolusi pengisian daya baterai super cepat, Realme mengklaim bahwa pihaknya saat ini menjadi merek ponsel pertama yang memberikan charger 65 watt SuperDart ke segmen ponsel kelas menengah dengan rentang harga Rp4 jutaan (Rp4,9 juta).

Boleh jadi, penyediaan teknologi ini merupakan upaya Realme Indonesia untuk memosisikan diri sebagai salah satu ponsel dengan penjualan terbaik di negeri ini. Pendek kata, teknologi pengisian baterai ponsel super cepat itu sebagai nilai jual sebuah produk.

Pekan lalu, Jumat (9/10), Palson Yi, Marketing Director Realme Indonesia, dalam acara BizTalk virtual mengatakan, bahwa Realme kini semakin berambisi dan termotivasi untuk menjadi Top 3 smartphone brand di Indonesia pada kuartal 4 (Q4) atau kuartal terakhir tahun ini.

Tujuan ini ditetapkan bukan tanpa dasar, mengingat saat ini Realme memosisikan dirinya sebagai Top 4 sejak Q1 2020. Dalam catatan mereka, disebut bahwa sejak Q1 2019 hingga Q3 2020 Realme telah mengalami peningkatan pangsa pasar dari 1,4 persen hingga menjadi 16 persen. Lengkapnya, dapat kawan GNFI baca di sini.

Ilustrasi pengisian cepat baterai ponsel Realme 7 Pro

Untuk merasakan secara langsung kemampuan pengecasan cepat ponsel Realme 7 Pro, Realme Indonesia mengadakan program #3MinsChargingEnough dengan mengajak Andrea Dian dan CEO Kopi Kenangan, Edward Tirtanata, untuk memperlihatkan apa yang bisa dilakukan pada ponsel Realme 7 Pro usai diisi ulang baterainya selam 3 menit saja.

“Realme selalu membawa trendsettingtechnology dan trendsetting design serta mengkomunikasikan produk baru kami dengan trendsetting language agar lebih dekat dengan anak muda. Seri Pro kami, telah dikenal sebagai flagship for young dengan spesifikasi unggulan yang digemari oleh banyak anak muda,'' kata Palson Yi, dalam peluncuran produk Realme 7 Pro secara virtual itu.

''...Dan kali ini Realme 7 Pro akan hadir mengusung 65W Charging Evolution yang memungkinkan anak muda untuk dapat refreshment sejenak sembari mengisi daya smartphone dalam #3MinChargingEnough.''

Sementara itu, ponsel ini juga fleksibel dan kompatibel dengan beberapa perangkat pengisian daya lainnya, seperti pengisian daya 30 watt Dart Charge, 18 watt QC Fast Charge, dan PD Fast Charge.

Dengan baterai ganda 3C 4.500 mAh (2.250 mAh x 2), 65 watt SuperDart Charge dapat langsung mengisi baterai dengan kekuatan 10V 6,5A di bawah kendali MCU pengisian cepat.

Dalam proses pengisian, SuperDart Charge menggunakan pengisian daya untuk mengurangi separuh voltase baterai sel ganda untuk mencapai voltase yang mampu memberi daya pada ponsel, dan memastikan kecepatan pengisian daya tetap dengan suhu yang terkontrol.

Seluruh proses pengisian dikontrol secara ketat di bawah suhu 40 derajat celsius dan didinginkan untuk mencegah panas berlebih, serta mencapai konversi energi listrik efisiensi tinggi hingga 98 persen.

Spesifikasi umum Realme 7 Pro

Secara umum, Realme 7 Pro mengadopsi Desain Anti-glare Split yang hadir dengan dua pilihan, yakni warna biru (Mirror Blue) dan perak (Mirror Silver). Lain itu, ponsel ini dibekali layar FHD+ dengan telnologi Super Amoled yang membentang seluas 6,4 inci.

Fisik lainnya bisa terlihat dari speaker berukuran besar, yang akan menghasilkan efek suara stereo dengan speaker di bagian bawah ponsel, sehingga meningkatkan pengalaman audio yang imersif secara signifikan.

Realme 7 Pro sudah mendapatkan tampilan Realme UI terbaru, yang mereka katakan untuk menyesesuaikan dengan selera dan kebiasaan anak muda.

Soal dapur pacunya, ponsel ini didukung oleh cipset (SoC) Snapdragon 720G, yang menampilkan teknologi pemrosesan 8 nanometer (nm) dan frekuensi 2.3Hz. Cipset tersebut juga digandengkan dengan RAM 8 GB (LPDDR4X) dan ROM seluas 128 GB (UFS2.1). Spesifikasi ini diklaim cocok bagi pengguna yang hobi gaming.

Karena sudah dibekali dengan layar Super Amoled, otomatis untuk sensor sidik jari tersedia di balik layar (under-display fingerprint). Tak ketinggalan fitur NFC yang saat ini menjadi fitur paling dicari pada sebuah ponsel.

Realme 7 Pro
info gambar

Realme 7 Pro menghadirkan empat kamera pada bagian belakangnya, yang masing-masing beresolusi 64 MP, 8 MP, 2MP, dan 2 MP. Serta kamera swafoto (selfie) 32 MP.

Kamera Realme 7 Pro juga mendukung untuk pemotretan malam (Nightscape Pro) dan Video Ultra Nightscape, Mode Tripod, Mode Portrait, Panorama, dst. Selain itu, pada fitur kamera Realme 7 Pro juga disematkan rangkaian filter untuk pemotretan malam, yakni Cyberpunk, Flamingo, dan Modern Gold. Filter-filter tersebut dikatakan dapat menangkap keunikan foto malam yang indah hanya dengan satu sentuhan.

Kamera ponsel ini juga dibekali dengan AI Color Portrait Video, untuk membuat video menjadi lebih terlihat professional, sehingga pengguna dapat membuat cerita kreatif untuk dibagikan ke semua orang melalui platform media sosial.

Sedangkan untuk kamera selfie-nya, Realme 7 Pro memiliki fitur yang dapat memotret dalam keadaan gelap sekalipun, melalui Super Nightscape Mode. Di saat yang sama, teknologi ini juga mendukung UIS Video Stabilization, video efek bokeh, dan perekaman video slow-motion.

Harga dan ketersediaan Realme 7 Pro di pasar

Dalam acara peluncuran ponsel Realme 7 Pro juga diinformasikan soal ketersediaan produk yang dimulai pada 14-21 Oktober 2020 melalui sistem pra-pemesanan (pre-order), di laman resmi Realme.com dan di toko online Blibli. Bagi kawan GNFI yang memesan pada periode itu, maka akan mendapatkan unit pada tanggal 21 Oktober 2020 dengan Bonus Realme Buds Q dan kartu perdana Telkomsel.

Sementara bagi kawan GNFI yang melakukan pre-order langsung di gerai distributor resmi Realme di seluruh Indonesia pada periode 21-23 Oktober 2020, akan mendapatkan ponsel pada tanggal 23 Oktober dengan bonus yang sama.

Soal ketersediaan ponsel di toko-toko ponsel dan distributor Realme, resminya ponsel ini baru tersedia pada 24 Oktober dengan banderol Rp4,9 jutaan. Lalu untuk ponsel Realme 7 Pro edisi spesial yang hadir dengan spesifikasi dan harga yang sama, hanya warnanya saja yang berbeda, dapat dibeli mulai awal November 2020.

Lain itu, untuk para pelajar yang menjalani masa pembelajaran jarak jauh (PJJ), Realme Indonesia juga memberikan sebuah program dengan potongan harga sebesar 10 persen (490 ribuan) yang berlaku dari tanggal 14-31 Oktober 2020, dengan cara mendaftar di laman resmi Realme.com.

Baca juga:

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini