Tim MotoGP Indonesia akan Diperkenalkan Saat Hari Sumpah Pemuda

Tim MotoGP Indonesia akan Diperkenalkan Saat Hari Sumpah Pemuda
info gambar utama

Kawan GNFI, isu tentang kehadiran tim MotoGP Indonesia belakangan memang santer terdengar. Tentunya ini kabar baik, mengingat pada 2021 Indonesia akan menggelar ajang MotoGP di Sirkuit Mandalika, Lombok, NTB, yang dijadwalkan akan berlangsung pada bulan Oktober.

Dari beragam kabar, tim MotoGP Indonesia akan diresmikan atau diperkenalkan secara umum kepada publik pada gelaran Hari Sumpah Pemuda, yakni pada 28 Oktober 2020.

Meski begitu, gonjang-ganjing soal nama tim belum sepenuhnya muncul kepermukaan. Ada yang menyebut nama tim adalah Indonesia Racing Team, namun ada juga yang memprediksi nama yang bakal dipakai adalah Mandalika Racing Team.

Nama kedua merujuk pada tim Petronas SRT (Sepang Racing Team) asal Malaysia yang saat ini berlaga di tiga kelas, yakni Moto3, Moto2, dan MotoGP.

Proyek tim MotoGP Indonesia akan sepenuhnya dipimpin oleh Rapsel Ali, anggota DPR-RI Komisi Vl yang kebetulan merupakan menantu Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin. Sementara, untuk manajemen yang sudah terbentuk, ada beberapa nama yang muncul, yakni:

  • Direktur Tim, Kemalsyah Nasution
  • Direktur Operasional, Febby Sagita
  • Direktur Komersial, Irawan Sucahyono, dan
  • Manajer Tim, Maliki Ramadhan.

Lalu soal pebalap, nama pertama yang pertama keluar adalah Dimas Ekky Pratama. Pebalap yang pernah berlaga satu musim penuh di kelas Moto2 2019. Lalu soal pebalap kedua, rumornya akan menggunakan jasa pebalap asing. Tentu hal ini lazim, mengingat tim Petronas SRT juga menggunakan pebalap-pebalap asing yang berpengalaman sebagai jokinya.

Meski begitu, ada juga beberapa nama pebalap asal Indonesia yang dispekulasikan akan mengisi slot kursi kedua pebalap, yakni Rafid Topan Sucipto, Doni Tata Pradita, bahkan Andi Gilang yang saat ini berlaga di Moto2 2020 untuk Honda Team Asia.

Nama-nama tadi sejatinya pernah berlaga di ajang Moto2. Ada yang hanya beberapa seri saja, namun ada juga yang satu musim penuh.

Soal pelatihan pebalap, Febby mengungkap pada TMCblog bahwa tim sudah mempersiapkan segala sesuatunya, termasuk tempat pelatihan (training camp), sebelum tes pra-musim 2021 dimulai.

Ia juga menyinggung soal internal tim, yang diklaim sudah mempersiapkan orang-orang yang berkompeten. Untuk itu, ia berharap dukungan dari pemerintah dalam membangun fasilitas training camp bagi pebalap junior.

Menurutnya, saat ini untuk pelatihan tersebut baik soal metode maupun tempatnya, masih dipegang oleh pihak swasta, sementara fasilitas training camp milik negara masih belum ada. Ia berharap, negara menyiapkan training camp untuk melatih bibit-bibit muda.

''Dengan makin banyaknya training camp yang dikelola oleh negara, maka akan semakin banyak bibit-bibit muda berprestasi yang dapat diorbitkan di masa depan,'' harapnya.

Rapsel menambahkan bahwa di dalam tim ini akan ada nama-nama pebalap Indonesia yang berkolaborasi dengan para ahli teknical support dari negara lain, untuk membuat tim yang sangat kuat dan solid.

Soal motor dan sponsor

Seperti diketahui, gelaran MotoGP terdiri atas tigak kelas, yakni Moto3, Moto2, dan MotoGP. Nah, tim Indonesia ini direncanakan akan berlaga di kelas Moto2 semusim penuh pada 2021, meski ada rencana terkait mentas di kelas Moto3 di tahun-tahun setelahnya.

Sampai saat ini belum ada pengumuman terkait motor apa yang bakal dipakai oleh tim Indonesia ini. Padahal, di kelas Moto2 banyak sekali jenis motor yang digunakan, yakni berbasis Suter, Kalex, Speed-UP, Mahindra, KTM, dan masih banyak lagi. Boleh jadi, hal ini masih menunggu kesepakatan dengan pihak sponsor.

Soal mesin, tentu akan menggunakan basis mesin milik Triumph 765 cc 3-silinder yang saat ini dikembangkan untuk produk Triumph Triple Street.

Lalu soal sponsor. Pihak tim berharap tim Indonesia ini akan mendapatkan sponsor yang cukup kuat soal dukungan dana. Itulah yang menjadi alasan kenapa tim ini memulai dari kelas Moto2, bukan Moto3. Karena kelas Moto2 banyak dilirik oleh sponsor-sponsor dari perusahaan raksasa. Harapan terbesar tentunya datang dari sponsor raksasa asal Indonesia.

Febby pun mengaku bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan penjajakan dengan beberapa pihak calon sponsor, guna mengoptimalisasi struktur dan susunan pebalap. Karena boleh jadi, sebuah sponsor akan memberikan dukungan penuh pada sebuah tim karena berbagai aspek, termasuk siapa pebalap tim yang bakal dipakai.

Mendapat dukungan dari kementerian

Kabar baik lainnya, tim ini akan mendapat dukungan penuh dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Hal ini yang membuat tim cukup pede untuk merealisasikan misinya tersebut.

''Alhamdulillah, sekarang kita sudah mendapat restu (membentuk Tim MotoGP Indonesia) dari Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia,'' kata Rapsel.

Adanya tim ini, sambungnya, bertujuan untuk meningkatkan sektor pariwisata, sport tourism, industri otomotif, teknologi, serta masih banyak lagi lainnya. ia pun sangat optimistis terkait pembentukan tim ini.

''Kami sangat optimis, karena Indonesia merupakan pasar otomotif terbesar di dunia,” tambahnya.

Nah, kawan, sepertinya kabar baik ini wajib ditunggu soal realisasi dan perkembangan ke depannya. Harapannya, tim Indonesia bakal menjadi tuan rumah di MandalikaGP 2021 dan menjadi juara.

Baca juga:

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini