GDP Tembus 1,02 Triliun Dolar AS, Indonesia Jadi Raja Ekonomi ASEAN

GDP Tembus 1,02 Triliun Dolar AS, Indonesia Jadi Raja Ekonomi ASEAN
info gambar utama

Indikator yang digunakan dalam pengukuran skala ekonomi kali ini adalah menggunakan nominal Gross Domestic Product (GDP) atau disebut dengan Produk Domestik Bruto (PDB).

Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), Produk Domestik Regional Bruto atau PDRB merupakan jumlah nilai tambah yang dihasilkan oleh seluruh unit usaha dalam suatu daerah tertentu. PDRB bisa juga didefinisikan sebagai jumlah nilai barang dan jasa akhir (netto) yang dihasilkan oleh seluruh unit ekonomi.

Transaksi ekonomi yang akan dihitung merupakan transaksi yang terjadi di wilayah domestik suatu daerah, tanpa memerhatikan apakah dilakukan oleh masyarakat (residen) dari daerah tersebut atau masyarakat lain (non-residen). Secara umum, GDP dapat menjadi sebuah metode dalam menghitung pendapatan nasional.

Indonesia catat GDP tebesar 1,02 trilliun USD, terbesar sepanjang sejarah

Merujuk data yang diolah dari beberapa sumber seperti World Bank dan International Monetery Fund (IMF) menempatkan Indonesia sebagai negara dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara, total GDP pada tahun perhitungan terakhir (2019) mencapai angka 1,02 triliun USD.

Angka tersebut membuat Indonesia masuk “one trilliun club” sebuah istilah bagi negara-negara yang memiliki nominal GDP lebih dari 1 trilliun USD. Selain itu, Indonesia juga berhasil masuk G20 atau masuk negara yang memiliki skala ekonomi yang besar, sejajar dengan Meksiko, Turki, Afrika Selatan bahkan Brasil.

Perkembangan ekonomi negara-negara Asia Tenggara

Dalam perkembanganya, Filipina sempat menjadi penguasa sebelum akhirnya disalip oleh Indonesia. Kemudian, Indonesia sendiri sempat tergeser oleh Thailand tepatnya pada tahun 1998 akibat krisis ekonomi yang cukup parah. Tak berlangsung lama, hanya dalam waktu satu tahun Indonesa mampu bangkit dan kembali menduduki posisi puncak.

Pada tahun 1984, Vietnam sempat berjaya dengan menempati posisi kedua menggeser Thailand. Namun, perang dan konflik yang makin memanas kala itu membuat ekonomi Vietnam hancur seketika. Kini, perekonomian Vietnam perlahan mulai bangkit dan hampir selalu mencatatkan pertumbuhan yang signifikan.

Sementara itu, Sejak tahun 1985 Thailand secara konsisten berada di peringkat kedua. Sedangkan Filipina, Malaysia dan Singapura secara bergantian mengisi posisi ketiga.

Video Motion chart perkembangan ekonomi negara-negara di kawasan Asia Tenggara bisa kawan GNFI lihat di postingan Instagram GNFI. Kami sajikan secara lengkap mulai dari tahun 1960 sampai 2019.

Link postingan bisa kawan GNFI klik disini

Baca juga, artikel rekomendasi di kanal GoodStats

10 Kabupaten dengan Skala Ekonomi Terebsar di Indonesia

10 Provinsi dengan Skala Ekonomi Terbesar di Indonesia

10 Kabupaten Terkaya di Indonesia

10 Provinsi dengan Angka Harapan Hidup Tertinggi di Indonesia

Filipina dan Vietnam, Kisah Kontras Dua Bangsa

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

IA
MI
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini