Kabar Baik Industri Otomotif Sepanjang 2020

Kabar Baik Industri Otomotif Sepanjang 2020
info gambar utama

Kawan GNFI, selain pernah dibahas soal kabar baik industri dan infrastruktur, ternyata kabar baik juga datang di industri otomotif sepanjang 2020, meski tahun ini perekonomian manufaktur diterjang pandemi Covid-19.

Ini merupakan rangkaian kabar dari kami yang mengeksplorasi soal kabar-kabar baik industri manufaktur sepanjang kurun 2020.

Yuk, langsung simak kabar-kabar baik itu, kawan.

Hyundai Indonesia mulai jual mobil listrik

Hyundai Ioniq
info gambar

Pada kuartal I (Q1) atau pada periode Januari-Maret 2020, Hyundai Indonesia mulai memasarkan mobil listrik untuk pasar Indonesia. Bahkan mereka mengklaim jika mobil dengan label ''Ioniq'' itu adalah mobil listrik termurah versi manufaktur yang dijual saat ini, yakni hanya menyentuh banderol Rp600 jutaan.

Lain itu, pajaknya tahunannya hanya Rp3 juta, sementara untuk mengisi baterai mobil listrik berjenis lithium-ion polymer 38,3 kWh itu, hanya butuh sekira Rp60 ribu dari nol hingga 100 persen.

Lebih lengkapmya, kawan GNFI dapat baca di sini.

Masyarakat tetap membeli mobil, meski mobil bekas

Ilustrasi penjualan mobil bekas
info gambar

Memang, bagi sebagian orang membeli kendaraan menjadi pilihan yang tak terelakkan, terlebih di tengah pembatasan sosial (PSBB) seperti sekarang ini. Meski pemerintah menerapkan pajak nol persen pada beberapa varian mobil baru, namun nyatanya membeli mobil bekas masih menjadi pilihan yang rasional, setidaknya untuk kondisi saat ini.

Momentum ini kemudian ditangkap Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) soal besaran DP mobil yang diturunkan menjadi 35 hingga 40 persen. Dengan harga mobil bekas yang cenderung turun, tentunya skema tadi menjadi sebuah pikihan yang cukup tepat.

Simak artikel keseluruahnnya di sini, kawan.

Daihatsu Kuasai ekspor

Ilustrasi ekspor kendaraan
info gambar

Secara umum, asosiasi kendaraan bermotor Indoesia (Gaikindo) menduga turunnya performa soal penjualan ritel kendaraan domestik (dari diler ke konsumen) pada Q1 2020 akibat dampak pandemi Covid-19, sehingga daya beli masyarakat turun drastis.

Gaikindo melaporkan penurunan penjualan ritel secara bulanan dalam kurun itu, yakni pada Januari ada di angka 81.067 unit. Kemudian Februari turun jadi 77.847 unit, Maret sebanyak 60.447 unit, dan April tercatat 24,276 unit.

Secara keseluruhan, angka itu turun sebesar 15 persen dari periode yang sama tahun lalu. Bahkan Gaikindo memprediksikan akan ada penurunan sekitar 40 persen secara keseluruhan hingga akhir 2020.

Meski demikian, nyatanya pasar eskpor mobil Indonesia masih menggeliat. Hal itu melihat catatan ekspor manufaktur dari Gaikindo. Mereka mencatat ekspor mobil Indonesia untuk kendaraan utuh atau completely built-up (CBU) selama Q1 2020 meningkat 9,4 persen ketimbang tahun lalu.

Volume ekspor ini berhasil mencapai 77.315 unit, atau naik 6.678 unit (Januari-Maret) dari periode yang sama tahun lalu. Nah, jika berbicara soal ekspor kendaraan, maka tak bisa ditepis jenama Daihatsu. Dalam laporan Gaikindo, merek ini mendominasi ekspor kendaraan pada periode Januari-April 2020, dengan market share 34,2 persen.

Laporan selengkapnya ada di sini, kawan.

Pabrik motor KTM mulai beroperasi

KTM Duke 200
info gambar

Kabar baik lainnya datang dari produsen motor KTM yang mulai mengoperasikan pabriknya di Gresik, Jawa Timur. Konsisten untuk mengoperasikan pabrik merek motor Asl Austria itu di Indonesia merupakan salah satu upaya untuk memenuhi kuota pengiriman motor, yang sebelumnya kerap mengular (inden) dikarenakan saat itu KTM Indonesia masih mengimpor motor secara utuh (CBU).

Pendek kata, membangun pabrik adalah solusi untuk lebih menguatkan kuantitas produk, pengiriman yang lebih cepat, serta pemantauan populasi motor yang lebih terukur.

Varian KTM 390 Adventure yang meluncur di pasar Indonesia pada Sabtu, (29/8/2020) adalah varian motor KTM pertama yang diproduksi dan dirakit secara CKD (completely knocked down) di Indonesia. Meski tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) masih berkisar 10 persen, namun motor tersebut sudah disesuaikan dengan karakter pemotor di Indonesia.

Kabar lainnya, harga motor ini lebih murah ketimbang impor, meski spesifikasinya sama. Kepo? Simak artikel berikut, kawan.

Karya anak bangsa yang tak luntur meski pandemi Covid-19

Mobil listrik akrilik
info gambar

Indonesia cukup beruntung karena memiliki anak-anak muda yang kreatif dan pantang menyerah. Meski pandemi Covid-19 masih berlangsung, bukan lantas mereka urung untuk membuat karya yang berdampak bagi masyarakat.

Seperti yang dilakukan sekelompok anak sekolah dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Model PGRI I Mejayan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Mereka tergerak untuk berinovasi dengan menciptakan kendaraan listrk untuk mendongkrak ekonomi kerakyatan. Lain itu, juga untuk mendukung konsep lingkungan yang bebas polusi.

Didampingi para gurunya, mereka mendesain kendaraan listrik ini khusus sebagai kendaraan untuk berjualan bagi para pelaku UMKM atau pedagang keliling. Mereka melabelinya dengan nama ''Mobil Listrik UMKM''.

Karena memang difungsikan untuk berjualan, maka mobil dirancang berjalan pada kecepatan sedang, atau maksimal 40 km/jam.

Seperti mobil pada umumnya, mobil ini bisa berjalan maju dan mundur dengan mesin matik. Lain itu, untuk menjaga keamanan di jalan, mobil juga dilengkapi dengan instrumen lain, semisal lampu depan, lampu rem dan sein, dan kaca spion.

Nah, info selengkapnya kawan bisa mengklik tautan ini.

Sepeda bermotor ngebuts
info gambar

Lain itu, karya-karya lain juga dilakukan sekelompok mahasiswa dari NTB, atau lebih tepatnya berasal dari Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) yang telah berhasil mengembangkan sepeda bermotor listrik guna mendukung isu ramah lingkungan.

Perakitan sepeda kayuh bertenaga motor listrik itu membuktikan bahwa mahasiswa NTB juga mampu menciptakan sesuatu yang luar biasa dan tidak kalah dari daerah lain. Karya mereka ini kemudian diapresiasi oleh Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, yang menyebut apa yang para mahasiswa itu lakukan sebagai perwujudan cikal-bakal industrialisasi di NTB.

Keren kan, kawan. Yuk, simak kabar selengkapnya.

Pameran motor listrik karya anak bangsa di galeri internasional

Katalis EV. 1000
info gambar

Selain mempertahan kan roda perekonomian industri otomotif, nyatanya anak-anak muda Indonesia juga menelurkan karya yang pantas dilihat di seluruh dunia. Seperti yang dilakukan oleh sekelompok anak muda kreatif dari Katalis Company.

Sebuah motor listrik karya anak bangsa itui meluncur di level internasional melalui berkolaborasi apik Katalis Company dengan galeri otomotif asal Prancis, TheArsenale, yang kemudian menghasilkan motor listrik yang berdesain vintage.

Motor bertajuk Katalis EV.1000 TheArsenale special edition ini adalah turunan dari seri pertama, yaitu Katalis EV.500 yang dirilis pada April silam.

Head of Strategy Katalis, Joseph Sinaga, mengungkap awalnya pihaknya mendapat tawaran untuk memajang EV.500 di galeri TheArsenale, Makau. Namun pihaknya kemudian berfikir untuk membuat sesuatu yang berbeda, hingga akhirnya dihasilkan mahakarya Katalis EV.1000.

Pada 25 September, akhirnya resmi Katalis EV.1000 dipajang di City of Dreams Tower, Makau. Sebuah gedung yang berisi tentang inovasi kendaraan untuk masa depan. Biar tak penasaran, langsung aja kawan klik link-nya di sini.

Nah, kawan, itulah tadi beberapa kabar baik yang menghiasi industri otomotif Indonesia sepanjang 2020. Meski pandemi, roda otomotif, industri manufaktur, penjualan kendaraan, serta karya-karya anak negeri nyatanya bisa terus berjalan dengan semangat kebersamaan untuk terus membangun Indonesia.

Keren!

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini