Sejarah Hari Ini (4 Desember 1996) - Gol Fantastis Widodo Cahyono Putro di Piala Asia

Sejarah Hari Ini (4 Desember 1996) - Gol Fantastis Widodo Cahyono Putro di Piala Asia
info gambar utama

Pada 4 Desember 1996, pencinta sepak bola Indonesia dibuat bangga oleh aksi salah satu pilar timnas di Piala Asia AFC yang berlangsung di Uni Emirat Arab.

Meski di ajang itu gagal memetik satupun kemenangan dan tak lolos dari babak grup, setidaknya nama Indonesia menjadi harum berkat gol berlabel fantastis salah satu penggawa timnas yang dibesut Danurwindo.

Melawan Kuwait di laga yang berlangsung di Stadion Mohammed Bin Zayed, striker timnas Indonesia Widodo Cahyono Putro mencetak wonder goal dengan sepakan akrobatik.

Menyambut umpan crossing duetnya di lini depan yakni Ronny Wabia dari lini serang sebelah kanan, striker Petrokimia Gresik tanpa pikir panjang langsung berbalik dan melakukan salto untuk menggapai bola.

Sepakan bola yang kencang pada menit ke-20 tak sanggup dihalau kiper Kuwait yang dijaga Khaled Al Fadhli.

Nama Widodo seketika tenar, stasiun televisi Emirat Arab TV Star diikuti stasiun TV lainnya dikabarkan berulang kali menayangkan gol pria kelahiran Cilacap itu.

Pelatih Kuwait asal Ceko, Milan Macala, bahkan tak lupa menyanjung gol yang dicetak Widodo.

"Kungfu goal! Saya tiga kali memimpikan gol tersebut," ucap Macala dikutip GNFI dari tabloid BOLA edisi minggu kedua bulan Desember 1996.

Kiper Kuwait, Al Fadhli, yang gawangnya kena korban dua gol Indonesia (satu gol lagi dicetak Ronny Wabia) juga memuji gol fantastis Widodo.

"Jika saya berhenti bermain bola, mungkin saya akan kembali melihat gol tersebut lewat video tape," kata Al Fadhli.

Tak hanya dari kubu Kuwait, Wiwid - panggilan akrab Widodo - juga menjadi dikenal oleh publik Emirat Arab.

"Yang mana Widodo?" tanya seorang satpam saat beberapa pemain timnas Indonesia mengunjungi sebuah supermarket di Abu Dhabi.

"Widodo hebat!" katanya setelah diberitahu orang yang ia cari.

Meski mendadak terkenal, Widodo tetap rendah hati.

"Ah, yang terkenal golnya, bukan saya," jelas Widodo.

Dalam laga melawan Kuwait, Indonesia hanya mampu bermain sama kuat 2-2.

Indonesia sendiri gagal melangkah lebih jauh di ajang tersebut, tetapi nama Widodo dengan gol saltonya menjadi pelipur lara pecinta sepak bola tanah air.

Selain menjadi penyumbang gol pertama untuk kesertaan Indonesia di Piala Asia, gol salto yang dicetaknya juga dinobatkan menjadi gol terbaik dalam turnamen pada tahun tersebut.

Susunan pemain kala itu:

Indonesia
Kurnia Sandy (Hendro Kartiko 79'), Yeyen Tumena, Aples Tecuari, Agung Setyabudi, Sudirman, Supriono (Suwandi H.S. 55'), Chris Yarangga, Marzuki Badriawan, Bima Sakti, Widodo C. Putro, Ronny Wabia.

Pelatih: Danurwindo

Kuwait
Khaled Al-Fadhli, Osama Abdullah, Yousif Al-Dakhi, Wail Al-Habashi, Abdullah Seehan (Waleed Mubarak 60'), Bader Al-Halabeej, Fawaz Al-Ahmad, Esam Sakeen, Hani Al-Saqer, Jassem Al-Houwaid (Khaled Fairouz 80'), Bashar Abdulaziz.

Pelatih: Milan Macala

---

Referensi: Rsssf.com | Tabloid BOLA

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini