Sejarah Hari Ini (6 Desember 1954) - Silas Papare dan Sukarno Ramaikan Hari Irian Barat

Sejarah Hari Ini (6 Desember 1954) - Silas Papare dan Sukarno Ramaikan Hari Irian Barat
info gambar utama

Sengketa Irian Barat antara Indonesia dan Belanda memanas pada pertengahan 1950-an.

Sebagai suatu tanda Indonesia mendukung Irian Barat lepas dari Belanda dan bersatu dengan NKRI, digelarlah pertandingan olahraga di Stadion Ikada pada 6 Desember 1954.

Surat kabar De Nieuwsgier terbitan 7 Desember 1954 mengabarkan, terdapat sekitar puluhan ribu orang yang kebanyakan adalah anak pelajar hadir pada pagi kala itu.

Ada dua olahraga yang dimainkan, yakni sepak bola dan voli.

Dalam momen yang disebut Star Weekly sebagai "Hari Irian Barat" itu, turut gadir Presiden RI Sukarno dan tokoh pejuang penyatuan Irian Barat, Silas Papare.

Presiden RI Sukarno memberikan kata sambutan pada Hari Irian Barat di Lapangan Ikada, Jakarta.
info gambar

Sebelum pertandingan, Sukarno memberikan amanatnya mengenai dukungan untuk Irian Barat agar segera menyatu dengan Indonesia.

"Saya yakinkan suatu hari nanti Irian Barat akan kembali lagi ke Indonesia," kurang lebih begitu kata sambutan Sukarno, dikutip GNFI dari De Nieuwsgier.

Sesuai pidato dari pemimpin negara, pertandingan dimulai. Kesebelasan sepak bola Irian Barat yang dikapteni Silas Papare melawan tim dari kementerian dan mengakhiri laga dengan sama kuat 1-1.

Pada laga berikutnya, mereka akhirnya menuai kemenangan 2-1 dari tim jurnalis Jakarta.

Sementara itu di pertandingan voli, pelajar SMA setempat menang atas enam warga Indo.

---

Referensi: Star Weekly | De Nieuwsgier

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini