Shell Kembangkan Ekonomi Sirkuler melalui Daur Ulang Sampah di ''Desa BERSEMI''

Shell Kembangkan Ekonomi Sirkuler melalui Daur Ulang Sampah di ''Desa BERSEMI''
info gambar utama

Kawan GNFI, program perusahaan yang berbasis kemasyarakatan memang saat ini lebih mengarah kepada pengembangan kapasitas masyarakat di sekitar wilayah kegiatan bisnisnya, yang diharapkan dapat memberi kontribusi positif terhadap peningkatan keberdayaan dan kesejahteraan masyarakat tersebut. Contohnya seperti apa yang dilakukan oleh Shell Indonesia melalui program investasi sosial ''Desa BERSEMI''.

Desa BERSEMI bermakna Desa yang Bersih, Sehat, dan Mandiri berjalan sejak 2015 di wilayah sekitar pabrik pelumas (LOBP) Shell di Marunda. Beberapa kelompok warga di Desa Pantai Makmur dan Desa Segara Makmur di Marunda, Bekasi, sejatinya telah merasakan manfaat dari program tersebut.

Program Desa BERSEMI secara umum fokus pada pengelolaan sampah terpadu dengan penerapan prinsip ekonomi sirkular dengan melibatkan masyarakat untuk terampil mengolah sampah organik dan non-organik menjadi produk yang bernilai ekonomis, menggunakan kembali untuk meminimalkan dampak terhadap lingkungan.

Kegiatan Desa BERSEMI mencakup pengembangan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) dengan mengoptimalkan lahan rumah warga yang terbatas, ‘menabung’ sampah di Bank Sampah, membuat kerajinan tangan kreatif dari bahan limbah, produksi pupuk kompos dan cair, serta mengubah sampah plastik menjadi bahan bakar melalui proses pirolisis.

Dari ‘Sampah menjadi Berkah’ menjadi moto warga yang tergabung dalam kegiatan ini. Kepercayaan mereka semakin tinggi karena produk-produk hasil dari Desa BERSEMI telah mampu dipasarkan di beberapa marketplace dan dapat diperoleh secara online melalui sosial media. Program ini berhasil memberi manfaat bagi sekitar 200 keluarga dan melatih 70 kader yang siap untuk mengembangkan program serupa ke desa-desa lain di sekitarnya.

Kegiatan Desa BERSEMI yang melibatkan masyarakat di desa Segara Makmur dan Pantai Makmur terus berkembang dengan berbagai pelatihan untuk penguatan kelembagaan kelompok peserta, perbaikan kualitas produk, pengembangan pasar, dan peningkatan kesadaran serta jangkauan partisipasi masyarakat yang lebih luas.

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini