Merencanakan Menjelajah Indonesia di Tahun Depan

Merencanakan Menjelajah Indonesia di Tahun Depan
info gambar utama

Kawan GNFI, pada awal tahun umumnya orang punya resolusi dan daftar hal-hal yang ingin dicapai. Salah satu yang tak boleh ketinggalan tentunya adalah rancangan agenda pelesir sepanjang tahun 2021.

Jika berencana untuk mengeksplorasi alam dan budaya Indonesia sepanjang 2021, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) telah mengeluarkan kebijakan kunjungan destinasi wisata dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes).

Terkait hal itu, beberapa kawasan wisata di Indonesia pun telah dibuka. Sebagai pilihan destinasi wisata, kawan dapat menyambangi daerah yang masuk ke dalam daftar kawasan Bali Baru, seperti Danau Toba, Tanjung Lesung, Tanjung Kelayang, Kepulauan Seribu, Borobudur, Bromo Tengger Semeru (BTS), Mandalika, Labuan Bajo, Wakatobi, dan Morotai.

Pendek kata, dari daftar 10 destinasi yang dapat kawan kunjungi sepanjang tahun 2021, tinggal disesuaikan dengan waktu, keinginan, dan kemampuan finansial.

Nah, berikut penulis paparkan beberapa kiat dalam merencanakan pelesiran keliling Indonesia.

Rencanakan dengan matang

perencanaan pelesir
info gambar

Seperti pernah ditulis Kompas.com, Freddy Pieloor, seorang perencana keuangan Money&Love Financial Planning mengatakan jika kawan belum merancang liburan, jangan tergoda dengan paket wisata murah. Hal senada juga diutarakan Direktur Golden Rama Tours Travel, Johan Kurniawan, yang menganjurkan untuk tidak melakukan pemesanan tiket pesawat secara mendadak.

Soal penginapan, patut diperhatikan jika kawan ingin berlibur ke suatu daerah dan menetap beberapa hari di sana. Sebelum memilih tempat menginap, disarankan untuk mencari informasi mengenai penginapan yang berada di sekitar destinasi kawasan wisata itu. Penting pula untuk mengecek harga dan ketersediaan tempat.

Jika kawan memasukkan agenda pelesir ke Indonesia bagian timur dengan kapal laut, upayakan mencari informasi akurat tentang jadwal keberangkatan kapal dan kondisi cuaca. Cari juga informasi soal bulan-bulan baik mengunjungi kawasan itu.

Jika ingin menggunakan kapal (Feri Roro), ada baiknya cek jadwal keberangkatan melalui situs ASDP (angkutan selat dan perairan). Karena di indonesia timur identik dengan penundaan akibat perubahan cuaca di luar perkiraan.

Jika mau sedikit nekat, Anda dapat menyewa perahu nelayan yang menyiapkan jasa penyeberangan dengan tarif tiga kali lipat tarif resmi Feri Roro.

Berkongsi antar-peransel

kongsi para peransel
info gambar

Misal kawan tergolong pelancong tipe peransel (backpacker), yang mengunjungi tempat dengan penyewaan kendaraan khusus, tentunya bisa berbagi uang sewa kendaraan dengan sesama peransel. Dijamin, ongkos perjalanan pun menjadi lebih murah.

Contohnya kawan akan bekunjung ke Gunung Bromo, maka dapat berkongsi menyewa jeep untuk mengarungi lauran pasir. Jip dengan kapasitas 5 penumpang, saat ini tarifnya sekitar Rp650 ribu untuk pulang pergi.

Contoh lainnya adalah menyewa kendaraan secara harian. Hal yang juga bisa jadi pilihan bagi yang lebih suka bepergian cara praktis dan hemat. Di kawasan Indonesia timur (NTT) misalnya, seperti di Sumbawa, Flores, dan Sumba, tarifnya Rp250 sampai Rp300 ribu per hari.

Rerata tempat penyewaan itu berada di titik-titik strategis, seperti di Labuan Bajo (Flores), Waikabubak (Sumba), atau Larantuka (Flores Timur).

Kuliner, buah tangan, dan bahasa daerah

Tenun ikat sumba
info gambar

Pelesir tanpa berburu kuliner rasanya kurang sedap, kawan. Karenanya perlu juga membuat daftar kuliner khas daerah yang dikunjungi untuk jadi acuan. Lain itu, kawan juga dapat membuat daftar buah tangan/camilan khas daerah. Cari dengan cermat lokasinya dan lakukan perbandingan harga serta kualitas sebelum membelinya.

Jika perlu, sambangi pengrajinnya untuk melihat proses pembuatan dan mendapatkan harga yang lebih miring, serta tentunya akan merasakan sensasi tersendiri.

Berlibur di negeri sendiri, tentunya kawan tak akan menemukan kesulitan berkomunikasi dengan penduduk lokal. Untuk meningkatkan kemampuan komunikasi, tak ada salahnya belajar sedikit bahasa daerah yang jadi destinasi wisata.

Ajak teman agar lebih seru

backpacker
info gambar

Merencanakan pelesiran sendiri memenag menyenangkan, namun mengajak teman yang sehobi juga bisa membuat perjalanan jadi lebih menarik. Perjalanan akan terasa lebih seru karena Anda punya teman untuk berbincang dan berbagi. Jika Anda tersesat, tak perlu panik. Bersama teman, hal itu justru bisa menjadi cerita yang tak terlupakan.

Hal lain yang tak kalah penting adalah kawan bisa lebih banyak mengabadikan momen lewat foto. Tak perlu lagi meminta bantuan orang lain untuk mengambil gambar. Dengan teman, hasil foto juga bisa lebih memuaskan karena lebih bebas mengomunikasikan keinginan.

Saat ingin membeli buah tangan sebagai kenang-kenangan, teman seperjalanan dapat memberikan masukan atau membantu menawar harga. Mana kala ada begitu banyak kuliner khas yang ingin Anda cicipi, teman pun bisa diajak berbagi.

Dengan demikian, kawan dapat menikmati perjalanan dengan aman, nyaman, dan tenang. Yuk, mulai merencanakan pelesiran untuk tahun depan.

Baca juga:

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini