Sejarah Hari Ini (1 Januari 1911) - Achmad Nawir, Kapten Timnas Indonesia di Piala Dunia

Sejarah Hari Ini (1 Januari 1911) - Achmad Nawir, Kapten Timnas Indonesia di Piala Dunia
info gambar utama

Achmad Nawir adalah pesepak bola Indonesia yang berposisi sebagai gelandang tengah pada masa pemerintahan kolonial Hindia Belanda.

Tidak disebutkan tempat lahirnya di mana, tetapi beberapa sumber menyebutkan Achmad lahir pada 1 Januari 1911.

Informasi mengenai pesepak bola lawas ini minim, terutama dalam level klub di mana menurut kabar sejumlah surat kabar Belanda sezaman ia memperkuat klub Kota Surabaya, yakni HBS Soerabaja.

Berbeda lagi di level timnas, nama Achmad Nawir mencuat di sini.

Ia menjadi kapten timnas Hindia Belanda kala mentas di Piala Dunia 1938, Prancis.

Sambutan timnas Hindia Belanda di Den Haag.
info gambar

Keikutsertaan Hindia Belanda di Piala Dunia tentu menjadi catatan penting bagi persepakbolaan Indonesia.

Dari situ, Indonesia - yang dulunya bernama Hindia Belanda - berpredikat timnas dari benua Asia pertama yang bermain di Piala Dunia.

Predikat pertama juga jatuh pada Achmad Nawir yang menjadi kapten timnas Indonesia pertama di turnamen sepak bola empat tahunan tersebut.

Achmad Nawir bukanlah pesepak bola jagoan, tetapi namanya mengundang perhatian karena ia menyandang gelar "dokter".

Beberapa surat kabar berbahasa asing yang mengabarkan Piala Dunia menyematkan gelar "dr." ketika menyebut namanya dalam pemberitaan.

Namun, sebenarnya baru setahun setelah Piala Dunia Achmad Nawir mendapatkan gelar kedokterannya.

Menurut kabar De Indische Courant terbitan September 1939, ia lulus dari salah satu ujian kedokteran yang digelar oleh Nederlandsch Indische Artsen School (NIAS, Sekolah Dokter Hindia Belanda).

Achmad Nawir dan Gyogy Sarosi
info gambar

Sebenarnya pada masa itu pesepak bola bergelar dokter acap kali ditemukan di lapangan hijau.

Ambil contoh striker legendaris Barcelona asal Filipina, Paulino Alcantara, dan kapten timnas Hungaria, György Sárosi, sama-sama menyadang gelar dokter seperti Achmad Nawir.

Mungkin yang membedakan adalah penampilan Achmad Nawir ketika bertanding di mana ia sama sekali tidak melepas kacamatanya.

Lalu, bagaimana kiprah timnas Indonesia atau timnas Hindia Belanda yang dikapteni Achmad Nawir pada Piala Dunia 1938 saat itu?

Sayangnya saat itu timnas belum bertaji. Turnamen yang langsung masuk dalam babak 16 besar itu Achmad Nawir dkk digebuk enam gol tanpa balas oleh Hungaria.

---

Referensi: Javapost.nl | De Indische Courant

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini