Intip 10 Buku Terlaris Tahun 2020 Versi Ipusnas Perpustakaan Nasional

Intip 10 Buku Terlaris Tahun 2020 Versi Ipusnas Perpustakaan Nasional
info gambar utama

Ipusnas adalah aplikasi perpustakaan digital (epustaka) yang dilengkapi dengan e-reader untuk membaca, dan merupakan fitur media sosial persembahan Perpustakaan Nasional. Ipusnas menyediakan buku digital dalam negeri. Sampai Desember 2020 Ipusnas memiliki koleksi sebanyak 50.438 judul dan 591.793 eksemplar. Ipusnas juga menyediakan buku-buku digital tentang Covid-19 yang dapat dipinjam di corona pedia dengan sebanyak 58 koleksi.

Menurut data dari Ipusnas, terdapat 10 buku terlaris di Ipusnas sepanjang tahun 2020 dipinjam sebanyak 29.931 kali dengan katagori urutan subyek, yaitu buku Fiksi sebanyak 20.459 kali peminjaman, buku metode penelitian sebanyak 3.765 kali peminjaman, buku manajemen pemasaran sebanyak 3.183 kali peminjaman, dan buku filsafat sebanyak 25.24 kali peminjaman.

Berikut adalah 10 buku terlaris sepanjang tahun 2020 menurut Ipusnas.

Ipusnas

1. Metode Penelitian: Kuantitatif, Kualitatif, dan Penelitian Gabungan.

Buku ini merupakan karya Prof. Dr. A. Muri Yusuf, M.Pd. dan diterbitkan oleh PrenadaMedia. Dipinjam sebanyak 3.765 kali peminjaman. Isi buku ini terdiri 4 bagian dan 18 bab, yaitu manusia, ilmu, dan konsep dasar penelitian, metode penelitian kuantitatif, metode penelitian kualitatif, serta penelitian gabungan (mixed research).

2. Manajemen Pemasaran

Buku ini disusun oleh Ir. Agustina Shinta M.P.M. dengan memuat 9 pokok bahasan antara lain pengertian manajemen pemasaran, bagaimana cara menerapkan konsep pemasaran, riset pemasaran, perilaku konsumen, menjelaskan mengenai segmentasi, targeting dan positioning, bauran pemasaran: produk, lokasi dan saluran distribusi, harga, promosi. Buku ini dipinjam sebanyak 3.183 kali.

3. Bumi

Bumi merupakan sebuah novel yang ditulis oleh Tere Liye, penulis terkenal Indonesia. Novel ini dipinjam sebanyak 3.182 kali peminjaman, karena ceritanya yang menarik untuk dibaca.

4. Negeri di Ujung Tanduk

Negeri di Ujung Tanduk merupakan sebuah novel karya Tere Liye. Novel ini dipinjam sebanyak 3.070 kali.

"Di Negeri di Ujung Tanduk kehidupan semakin rusak, bukan karena orang jahat semakin banyak, tapi semakin banyak orang yang memilih tidak peduli lagi.

Di Negeri di Ujung Tanduk, para penipu menjadi pemimpin, para pengkhianat menjadi pujaan, bukan karena tidak ada lagi yang memiliki teladan, tapi mereka memutuskan menutup mata dan memilih hidup bahagia sendirian.

Tapi di Negeri di Ujung Tanduk setidaknya, kawan, seorang petarung sejati akan memilih jalan suci, meski habis seluruh darah di badan, menguap segenap air mata, dia akan berdiri paling akhir, demi membela kehormatan."

5. Dikatakan atau Tidak Dikatakan Itu Tetap Cinta - Kumpulan Sajak

Novel ini merupakan karya Tere Liye yang dipinjam sebanyak 2.974 kali peminjaman. Isinya berupa kumpulan 24 sajak dengan ilustrasi terbaik.

6. Kau, Aku dan Sepucuk Angpau Merah

Lagi-lagi novel karya Tere Liye menjadi buku terlaris di Ipusnas. Novel ini merupakan karya Tere Liye yang sudah dipinjam sebanyak 2.963 kali.

"Ada tujuh miliar penduduk bumi saat ini. Jika separuh saja dari mereka pernah jatuh cinta, setidaknya akan ada satu miliar lebih cerita cinta. Akan ada setidaknya 5 kali dalam setiap detik, 300 kali dalam semenit, 18.000 kali dalam setiap jam, dan nyaris setengah juta sehari-semalam, seseorang entah di belahan dunia mana, berbinar, harap-harap cemas, gemetar, malu-malu menyatakan perasaannya.

Apakah Kau, Aku, dan Sepucuk Angpau Merah ini sama spesialnya dengan miliaran cerita cinta lain? Sama istimewanya dengan kisah cinta kita? Ah, kita tidak memerlukan sinopsis untuk memulai membaca cerita ini. Juga tidak memerlukan komentar dari orang-orang terkenal. Cukup dari teman, kerabat, tetangga sebelah rumah. Nah, setelah tiba di halaman terakhir, sampaikan, sampaikan ke mana-mana seberapa spesial kisah cinta ini. Ceritakan kepada mereka."

7. Dunia Sophie

Dunia Sophie merupakan buku karya Jostein Gaarder dan telah dipinjam sebanyak 2.883 kali peminjaman. Tidak hanya di Ipusnas saja, buku ini memang sangat laris dipasaran para pecinta buku.

Novel ini bercerita tentang sejarah filsafat sejak awal perkembangannya di Yunani hingga abad kedua puluh. Buku Dunia Sophie pertama kali terbit pada 1991 dalam bahasa Norwegia dengan judul So­fie’s Verden, dan hingga kini telah diterjemahkan ke dalam lebih dari 30 bahasa di seluruh dunia.

8. Supernova 1: Kesatria, Putri dan Bintang Jatuh

Siapa tak kenal Dewi Lestari? Buku Supernova 1 merupakan karya Dewi Lestari dan telah dipinjam sebanyak 2.765 kali peminjaman. Novel ini bergenre fiksi ilmiah yang terbit pertama kali pada tahun 2001.

9. Filosofi Kopi

Masih dengan karya Dewi Lestari, buku Filosofi Kopi menjadi buku terlaris selanjutnya yang sudah dipinjam sebanyak 2.622 kali peminjaman.

Menceritakan tentang dua orang lelaki yaitu Ben dan Jody yang membangun sebuah usaha kedai kopi mulai dari nol. Ben merupakan barista yang sangat antusias dengan kopi juga handal dalam meramu sebuah kopi.

10. Potret Siapakah Aku

Buku filsafat karya Protasius Hardono Hadi ini dipinjam sebanyak 2.524 kali peminjaman. Buku Potret Siapakah Aku menyajikan pembahasan seputar permasalahan jatidiri manusia, yang difokuskan pada jatidiri yang dapat menjadi bahan refleksi setiap orang yang ingin menjadi diri sendiri.

Bahasan mengenai jatidiri di dalam buku ini berfungsi sebagai tawaran yang diharapkan dapat membantu pembaca untuk memahami orang lain dan terutama diri sendiri, serta menentukan sikap di dalam memaknai hidup masing-masing. Buku ini dirancang secara khusus agar mudah dibaca oleh masyarakat luas yang tidak berlatar belakang pendidikan filsafat dan hal ini menjadi kepedulian penulis supaya siapa pun bisa menikmati bacaan yang bertema filsafat.

Itulah buku terlaris versi Ipusnas. Apakah buku favorit Kawan masuk dalam buku terlaris di Ipusnas?*

Referensi: Analisis Naratif Ekranisasi Novel “Supernova: Ksatria, Putri, Dan Bintang Jatuh” Ke Dalam Bentuk Film Jurnal.Pdf (Isi.Ac.Id) | Mizanstore | Gramedia Digital | Ipusnas | LPM Progress | Suharyanto. 2021. Data Olahan Aksaramaya

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini