Ini Ponsel Terbaik di Indonesia pada 2020. Ponsel Kamu Termasuk?

Ini Ponsel Terbaik di Indonesia pada 2020. Ponsel Kamu Termasuk?
info gambar utama

Kawan GNFI, tahun 2020 telah berlalu dengan menyisakan cerita bagi sektor industri dan ekonomi masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19. Meski begitu, manufaktur atau produsen ponsel nampaknya masih memercayakan market share terbesar di Asia ada di Indonesia.

Untuk urusan penjualan ponsel, tentunya Indonesia bersaing dengan China dan India. Dua negara yang merupakan market share tertinggi di benua Asia. Meski begitu, nyatanya ponsel-ponsel yang masuk Indonesia pun hadir hampir serupa dengan seri yang dijual di dua negara tersebut.

Ponsel terbaik berdasarkan kategori

Nah, pada akhirnya tahun 2020 menyisakan prestasi penjualan maupun terapan teknologi ponsel yang terus mengalami peningkatan. Setelah mengamati dan mereview beberapa ponsel yang hadir secara resmi di Indonesia pada 2020, penulis akhirnya membuat sedikit catatan kecil soal ponsel terbaik dari ragam kategori.

Tentunya, penilaian ini bukanlah penilaian absolut, melainkan dari sudut pandang penulis. Dan catatan lainnya, ponsel-ponsel terbaik ini adalah ponsel yang dijual secara resmi di Indonesia, yang dibekali dengan garansi serta terdaftar imeinya.

Dan, inilah hasilnya.

1. Ponsel bujet terbaik

Ponsel bujet adalah ponsel dengan kategori harga terjangkau dalam rentang harga Rp1-3 jutaan, namun dibekali dengan fitur yang tak kalah dengan ponsel-ponsel kelas menengah. Pada kategori ini, yang menurut penulis terbaik adalah:

  • Realme Narzo

Ponsel yang dibanderol sekira Rp2,8 juta ini memberikan fitur yang berlimpah untuk rentang harga di bawah Rp3 juta. Sebut saja layar LCD dengan refresh-rate 90 Hz.

2. Ponsel mid-range terbaik

Ponsel yang masuk pada kategori ini adalah ponsel yang dijual pada rentang harga Rp3-5 juta. Indonesia nyatanya menjadi sasaran produsen ponsel yang menjual ponsel-ponsel kelas menengah ini. Dan, pada tahun 2020 yang terbaik dari segmen ini adalah:

  • POCO X3 NFC

Boleh dibilang, POCO X3 NFC adalah yang paling fenomenal dari produk yang dikeluarkan Xiaomi Indonesia pada kuartal 4 (Q4) 2020. Ponsel dengan banderol Rp3,6 juta ini hadir dengan layar LCD (120 Hz) yang diklaim cukup mumpuni untuk urusan gaming. Belum lagi dengan dukungan cipset, prosesor grafis (GPU), pendingin (cooled), dan kapasitas baterai yang jumbo.

  • Realme 7 Pro

Kemudian ada Realme 7 Pro yang dilego Rp4,9 juta dengan keunggulan layar Super Amoled. Lain itu, ponsel ini didukung pengecasan cepat (fast charging) dengan bekal charger 65 watt yang mampu mengisi kapasitas baterai 4.500 mAh hanya dalam waktu 30 menit saja.

3. Ponsel flagship-killer terbaik

Ponsel flagship killer adalah ponsel kelas menengah, namun dibekali fitur layaknya ponsel flagship. Di Indonesia, ponsel kategori ini umumnya berada pada rentang harga Rp5-8 jutaan. Dan yang pada tahun lalu sempat ''menyentil'' ponsel-ponsel flagship yang beredar adalah:

  • POCO F2 Pro

Bagaimana tidak, dengan banderol Rp6 jutaan, POCO F2 Pro dibekali dengan cipset anyar, yakni Snapdragon 865 (7nm+) yang menghasilkan skor benchmark mencapai 538.221. Skor yang sejatinya dimiliki ponsel-ponsel berharga belasan juta rupiah.

4. Ponsel mid-range premium terbaik

Tak banyak ponsel kelas menengah premium yang beredar di Indonesia pada tahun lalu. Kategori ponsel ini berada pada rentang Rp5-10 jutaan. Dan, sekiranya ada 2 ponsel yang mampu menawarkan performa mumpuni di kelas menengah premium ini. Mereka adalah:

  • Xiaomi Mi 10

Ponsel Mi 10 pun tampil cukup mentereng dengan layar Super AMOLED 6,67 inci yang melengkung (curved) di sisi kanan dan kiri. Dengan resolusi Full HD Plus, ponsel ini dibekali refresh-rate 90 Hz. Lain itu, ponsel berbanderol Rp9 jutaan ini juga dibekali dengan cipset anyar Snapdragon 865.

  • Xiaomi Mi 10T Pro 5G

Sementara ponsel Xiaomi Mi 10T Pro 5G adalah ponsel dengan performa terbaik yang menjadi produk penutup Xiaomi Indonesia di 2020. Dengan cipset serupa Mi 10, ponsel berbanderol Rp7 jutaan ini juga telah mendukung jaringan 5G dan layar LCD dengan refresh-rate 144 Hz.

5. Ponsel flagship terbaik

Masuk ke kategori ponsel flagship, atau ponsel dengan strata tertinggi yang dijual produsen ponsel. Bagi penulis, sepanjang 2020 sekira ada 2 ponsel yang dianggap terbaik. Dua ponsel itu adalah:

  • Huawei P40 Pro+

Ponsel Huawei P40 Pro+ menjadi ponsel terbaik di segmen flagship. Soal kamera serta material bodi dan desain pada ponsel ini, tak usah ditanya lagi, kawan. Mewah poooll!

Sayangnya, dengan minus layanan Google services (GMS) membuat ponsel ini kurang mendapat tempat. Tapi bagi yang hanya ingin merasakan performa serta fitur mumpuni kameranya, ponsel berbandero Rp18,5 jutaan ini memang gak ada lawan.

  • Oppo Find X2 Pro

Mungkin inilah ponsel Oppo paling premium yang pernah dibuat. Generasi penerus Oppo Find X ini menyematkan fitur mutakhir serta pembaruan kamera dan tampilan fisik yang sangat kental aura mewah. Di Indonesia, ponsel ini dijual sekira Rp13,4 juta. Cukup layak karena sematan fitur dan teknologi yang dihadirkan.

6. Ponsel gaming terbaik

Masuk ke area ponsel gaming, nyatanya tak banyak ponsel gaming yang masuk ke Indonesia pada rentang tahun 2020. Hal ini jelas menempatkan ASUS sebagai salah satu produsen ponsel gaming jadi ''besar kepala''.

Jelas, dalam kategori ini yang jadi ponsel gaming yang dijual secara resmi di Indonesia yang mengusung titel terbaik adalah:

  • Asus ROG Phone 3

Secara umum, ASUS ROG Phone 3 yang dijual di Indonesia hadir dalam dua versi, yakni versi RAM 8 GB dan ROM 128 GB, harganya Rp9,9 juta dengan bonus bonus AeroCase. Sementara versi kedua yakni RAM 12 GB dan ROM 256 GB dibanderol Rp14,9 juta dengan bonus AeroActive Cooler 3 dan AroCase.

7. Ponsel termewah

Obrol soal ponsel mewah, tentu relatif. Namun begitu, kemewahan yang penulis maksud di sini adalah selain soal tampilan, teknologi, dan keamanan, tapi juga soal prestis. Jelas, di 2020 ponsel paling mewah dan prestis yang paling ditunggu apalagi jika bukan:

  • iPhone 12 Pro

Ponsel yang dibanderol mulai dari Rp18 juta hingga Rp24 juta ini adalah ponsel paling powerful milik Apple. Hal itu dikarenakan cipset anyar A14 Bionic yang telah mendukung konektivitas 5G. Boleh jadi, inilah varian iPhone pertama yang mendukung koneksi 5G.

Selain mewah, teknologi yang diusung pada kamera ponsel ini pun bukan ''kaleng-kaleng'', kawan. Dengan fitur LiDar yang merupakan sensor optik yang digunakan untuk memotret antariksa, sepertinya si pemilik bisa memotret tukang cilok, secanggih memotret Planet Mars.

8. Ponsel ''Sultan''

Beda ponsel mewah dan ponsel sultan. Ponsel sultan adalah ponsel yang hanya bisa dimiliki oleh kalangan khusus yang ''kelebihan'' duit. Pendek kata, ponsel dalam genggamannya harus tampil beda.

Nah, jika sudah begitu, harga ponsel puluhan juta juga tak bakal jadi soal. Karenanya, yang masuk kandidat terbaik dari kategori ponsel ''sultan'' adalah:

  • Samsung Galaxy Fold 2

Ponsel yang dibanderol Rp34 juta ini memang tampil beda dengan teknologi layar lipat. Fisiknya bisa dijadikan tampilan laiknya ponsel pada umunya, namun juga bisa diubah setara tablet. Lain itu, jangankan ponselnya, casing atau aksesorinya pun bisa seharga ponsel baru kelas menengah lho, kawan.

Soal fitur dan teknologi yang diusung, jangan lagi dibahas. Pastinya bakal mengikuti harga barang. Jika diistilahkan, ''ada harga, ada rupa''.

Ponsel terbaik berdasarkan inovasi dan fitur pendukung

Kemudian kita masuk ke ponsel terbaik berdasarkan kategori fitur, sistem operasi (OS), dan ponsel yang memberikan ''value'' terbaik sepanjang 2020. Daftarnya adalah:

1. Ponsel dengan inovasi terbaik

Masuk ke kategori ini, tentunya tak banyak ponsel yang hadir di tahun 2020 lalu membawa teknologi yang benar-benar baru. Meski ada, namun yang paling menjadi sorotan penulis adalah teknologi yang diusung ponsel ini:

  • Vivo X50 Pro

Vivo X50 Pro yang hadir dengan teknologi kameranya yang diklaim mumpuni, yakni pembekalan hardware gimbal. Teknologi itu diklaim mampu membuat stabilisasi gambar cukup baik meski pemotretan dalam keadaan bergerak. Misal, motret sambil naik motor.

Vivo pun mengklaim, jika ponsel ini cocok untuk nge-vlog atau membuat live konten.

Meski begitu, banyak yang bilang ponsel ini over-price karena dilego cukup mahal, yakni sekitar Rp9 jutaan. Namun dengan teknologi yang tak dimiliki ponsel lain, nampaknya harga dan spesifikasi yang diusung cukup layak.

2. Ponsel dengan baterai terbaik

Kapasitas baterai memang menjadi salah satu faktor orang membeli ponsel. Karena baterai adalah daya penopang ponsel yang digunakan untuk mendukung aktivitas penggunanya. Nah, sekiranya menurut penulis belum ada ponsel yang dibekali baterai super besar laiknya powerbank, selain:

  • Samsung Galaxy M51

Ponsel kelas menengah yang dilego Rp5,5 juta dan dibekali kapasitas baterai super jumbo 7.000 mAh ini, sejatinya bisa menjadi teman yang setia ketika berpergian, meski kawan GNFI lupa membawa charger atau powerbank.

Daya baterai ponsel yang sanggup bertahan selama 3 hari meski digunakan secara eksrem ini, cocok kiranya bagi kalian yang menyenangi aktivitas luar ruang atau mungkin menggilai gaming. Gak percaya? Jajal deh.

3. Ponsel dengan kamera terbaik

Masuk ke ponsel dengan kamera terbaik, setidaknya ada 3 ponsel yang mampu memberikan pembaruan fitur kamera yang tentunya dibekali dengan sensor lensa kamera yang apik, hingga hasilnya cukup natural. Mereka adalah:

  • iPhone 12 Pro

  • Huawei P40 Pro+

  • Samsung Galaxy Note 20 Ultra

4. Ponsel dengan OS terbaik

Sistem operasi (OS) boleh jadi membuat pengguna ponsel lebih mudah melakukan multi-tasking. Semakin memiliki gestur yang halus dan lancar, maka akan semakin mempermudah pengguna ponsel mengakses semua fitur maupun aplikasi dengan lebih praktis.

Nah, dari ragam pembaruan OS yang hadir pada 2020, penulis akhirnya memilih dua OS yang dirasa cukup memberikan feel yang berbeda. Dua OS itu adalah:

  • Xiaomi (MIUI 12)

Xiaomi secara umum banyak memoles animasi pada tampilan dari MIUI 12. Mulai dari efek transisi, navigasi hingga fitur keamanan untuk penggunanya. Lantas apa saja fitur yang dihadirkan di MIUI 12 ini? Berikut di antaranya:

Animasi menjadi pergerakan dan transisi setiap ikon di MIUI 12. Bahkan hampir semua sistem animasi diubah di versi terbaru. Xiaomi bahkan mengklaim kehalusan transisi animasi ini setara dengan iOS (milik iPhone). Perusahaan Tiongkok ini tampaknya telah bekerja cukup baik untuk menghadirkan nuansa yang benar-benar baru di MIUI 12.

MIUI pun menjadi salah satu yang mengadopsi gestur navigasi. Di versi terbaru ini, gestur navigasi tersebut akan bekerja dengan cara yang sama seperti fitur gestur yang dihadirkan Android 10.

Soal fitur keamanan, MIUI 12 hadir dengan sistem anyar bernama Flare, Barbed Wire, dan Mask System. Flare akan memantau izin dan informasi sensitif yang diakses aplikasi tertentu, kemudian mengirimkan notifikasi dengan warna berbeda ketika sebuah aplikasi menggunakan kamera, mikrofon, atau lokasi GPS pengguna.

Sementara Barbed Wire, bekerja layaknya izin lokasi di Android. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk memberikan batasan perizinan lokasi, mikrofon, dan kamera dengan opsi selalu izinkan, izinkan sekali saja atau tolak permintaan aplikasi.

Sedangkan Mask System, akan mencegah aplikasi yang tidak terpercaya untuk mengakses informasi krusial seperti kontak, kalender, riwayat panggilan, bahkan IMEI.

MIUI 12 juga dibekali dengan opsi multi-tasking baru. Di versi ini, aplikasi pesan dapat dimunculkan dengan cara picture-in-picture ketika membuka aplikasi dengan layar penuh, seperti ketika bermain gim atau menonton video.

  • Oppo (ColorOS 11)

ColorOS 11 mempertahankan fitur-fitur stock Anroid favorit sekaligus UI Customization yang boleh dibilang lengkap. Pada pembaruan fitur ColorOS 11, pengguna dapat menciptakan Always-On Display, tema, wallpaper, font, ikon, dan nada dering yang mereka inginkan.

ColorOS 11 juga menawarkan sebuah babak baru dalam kastem UI untuk membantu pengguna mewujudkan imajinasi dan meningkatkan pengalaman personalisasi mereka. Salah satunya Oppo meningkatkan kemampuan Dark Mode di ColorOS 11 dari stok Android dengan tiga skema warna dan tingkatan kontras. Pokoknya, ciamik deh.

5. Ponsel dengan value terbaik

Jika bicara soal ponsel dengan value terbaik, tak ada yang menyangkal jenama asal Tiongkok, yakni Xiaomi adalah ponsel dengan value terbaik. Ponsel Xiaomi memang dikenal terjangkau, namun dengan tampilan serta fitur terbaik.

Lihat saja beberapa ponsel yang hadir di tahun 2020, seperti Mi Note 10, POCO F2 Pro, Redmi Note 9 series, POCO X3 NFC, dan Mi 10T series. Cek speknya dan bandingkan harganya dengan produk sejenis, pasti ponsel Xiaomi bakal jauh lebih terjangkau, namun memiliki value lebih baik.

Semua ponsel-ponsel tadi jauh dari kata over-priced. Penulis kadang berfikir, apa Xiaomi tak merugi dengan memberikan harga yang relatif terjangkau namun dengan fitur mumpuni.

Hal itu pernah penulis tanyakan langsung pada Bos Xiaomi Indonesia, Alvin Tse, dalam sebuah virtual konferensi pers. Secara gamblang, Alvin mengatakan bahwa perusahaannya ingin agar setiap orang dari semua kalangan bisa merasakan teknologi ponsel Xiaomi.

Lain itu, hal yang menjadi konsentrasi Xiaomi adalah soal bagaimana orang dengan mudah mendapatkan ponsel Xiaomi tanpa ada selisih harga, baik yang di marketplace maupun yang di gerai distributor.

Satu hal yang sempat penulis ingat soal bagaimana Xiaomi bisa menekan harga adalah terkait produksi ponsel yang dilakukan di dalam negeri, tepatnya di Batam.

Tentunya banyak keuntungan jika produsen ponsel menginvestasikan pabriknya di Indonesia. Selain mampu menekan harga jual, meningkatkan porsi tingkat kandungan lokal (TKDN), tentunya bisa menyerap tenaga kerja lokal.

Gimana menurut kawan GNFI?

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini