TVRI World, Mimpi Stasiun TV Publik Berkelas Dunia

TVRI World, Mimpi Stasiun TV Publik Berkelas Dunia
info gambar utama

Pelan tapi pasti, rencana pemerintah dalam membuat Indonesia lebih dikenal dunia lewat TV publik perlahan mulai diwujudkan dengan hadirnya saluran TVRI World. Sebelumnya, siaran TVRI masih berpusat pada konten lokal bahkan sebelum berkembang seperti saat ini TVRI masih menggunakan program-program yang terkesan kuno dibandingkan TV swasta lain di Indonesia.

Namun, seiring berkembangnya zaman, stasiun televisi publik ini mulai mereformasi dirinya. Diawali dengan rebranding pergantian logo dan program-program baru yang lebih fresh tentunya. Perubahan ini mulai menarik minat masyarakat Indonesia kepada TVRI yang lebih modern dan informatif. Misi terbaru TVRI sendiri ialah “World Class Public Broadcasting”.

Dengan tujuan baru tersebut, TVRI mulai merencanakan sebuah saluran TV yang bersiaran Internasional sebagai televisi global tentang Indonesia di kancah dunia. Saluran TV tersebut bernama TVRI World. Harapan TVRI World muncul seiring majunya kanal-kanal TV luar negeri yang bersiaran secara Internasional dewasa ini, serta memberitakan dan mempromosikan kebudayaan dari negara masing-masing kepada dunia internasional.

Tentu saja dengan hadirnya TVRI World dapat menjadi jendela Indonesia di dunia Internasional dan dapat menarik wisatawan mancanegara ke Indonesia secara langsung, serta menginformasikan isu-isu yang terjadi di Indonesia dalam kancah Internasional. Pastinya berguna sekali bagi para diaspora Indonesia di luar negeri.

Jika dilihat dalam perkembangannya, pada Januari 2021 ini TVRI World masih dalam tahap pengembangan siaran uji coba. Siaran TVRI World juga masih terbatas dalam platform Youtube dan belum ada berita resmi peluncuran TVRI World dari LPP TVRI sendiri.

Namun, dengan hadirnya siaran TVRI World di Youtube dan media sosial Twitter, terlihat perkembangan TVRI World sudah mulai dikembangkan dengan beberapa program awal seperti Coffee Break with Ambassador. Miripseperti program The Diplomat yang ditayangkan Arirang World dari Korea Selatan dan beberapa program kerja sama dengan VOA Indonesia.

TVRI World dipersiapkan akan memiliki siaran internasional yang dikelola pemerintah seperti halnya BBC dari Inggris, DW dari Jerman, Aljazeera dari Qatar, TRT dari Turki, RT dari Rusia, France24 dari Perancis, CGTN dari Tiongkok, NHK World dari Jepang, KBS World dari Korea Selatan dan CNA dari Singapura.

Untuk konten lokal sendiri, direncanakan berasal dari program TVRI yang telah ada seperti Pesona Indonesia, Inspirasi Indonesia, Anak Indonesia, dan Kuliner Indonesia yang akan diterjemahkan kedalam Bahasa Inggris. Serta program English News Service akan ditambah durasinya menurut informasi terakhir di situs resmi TVRI.

Perkembangan terbaru TVRI World akan diluncurkan dengan menggunakan kanal 3 siaran digital TVRI, dengan pola siaran 24 Jam menurut informasi yang dihimpun pada 28 Oktober 2020.

"TVRI World akan menjadi kanal bagi pemirsa luar negeri dan dalam negeri, kelas A dan kelas B yang berisi promosi, pariwisata, seni, budaya, berita tentang Indonesia, isu-isu terkini (current issues) dan berita (news)," ungkap Iman Brotoseno, Direktur Utama LPP TVRI dalam seratus hari kerja sebagai Dirut.

Terkait stasiun televisi Indonesia yang bersiaran Internasional selain TVRI World, SEA Today milik BUMN Telkom Indonesia telah secara resmi lebih dulu diluncurkan pada 28 Oktober 2020. SEA Today juga memiliki visi yang sama yakni menjadi jendela Indonesia di mata dunia. Bahkan saat ini SEA Today dapat disaksikan Live Streeming lewat Youtube di channel SEA Today News.

Dengan begitu, di masa mendatang Indonesia akan memiliki dua preferensi baru bahkan lebih. Di antara TVRI World dan SEA Today dalam siaran Internasional sekaligus. Seperti halnya KBS World dan Arirang World dari Korea Selatan atau BBC, SkyNews, dan Reuters dari Inggris.*

Baca Juga :

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini