Selain Palembang, Ini 5 Kota Tertua di Indonesia

Selain Palembang, Ini 5 Kota Tertua di Indonesia
info gambar utama

Seperti yang tertulis pada sebuah Prasasti Kedukan Bukit, kota tempat lahirnya pempek ini memang dinobatkan sebagai kota tertua di Indonesia. Prasasti itu menyebutkan bahwa Kota Palembang didirikan pada 16 Juni 682 Masehi. Pada masa Kerajaan Sriwijaya, Kota Palembang juga dijuluki ‘’Venesia dari Timur’’ karena dulunya merupakan pusat kekuatan maritime terbesar di Asia Tenggara.

Sebagai kota tertua di Indonesia, Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Kebudayaan Kota Palembang mencatat sudah ada 463 objek sejarah yang diregistrasi yang terdiri dari benda, bangunan, situs, dan kawasan bersejarah. Objek-objek sejarah itu diyakini sudah ada sejak masa Kerajaan Sriwijaya abad ke-7, berlanjut Kesultanan Palembang Darussalam, hingga periode kolonialisme Belanda.

Objek-objek sejarah itulah yang nantinya akan memperkuat identitas Kota Pempek ini sebagai kota tertua di Indonesia. Bahkan jumlahnya kemungkinan besar masih akan terus bertambah karena pemerintah kota mengaku belum maksimal dalam branding Kota Palembang sebagai kota tertua di Indonesia.

Pada tahun 2021 ini Kota Palembang akan memasuki usianya yang ke 1.338 tahun.

Lalu, selain Kota Palembang, ternyata ada pula kota-kota tua di Indonesia yang usianya sudah melewati angka 1.000 tahun. Berikut GNFI himpun lima kota yang menjadi kota tertua di Indonesia.

1. Salatiga

Kota Salatiga, Salah Satu Kota Tertua di Indonesia
info gambar

Tertulis dalam Prasasti Plumpungan pada tahun 750 Masehi membuat kota Salatiga kali ini menjadi kota tertua kedua di Indonesia setelah Kota Palembang. Pada tahun 2021 ini Kota Salatiga akan memasuki usia 1.271 tahun.

Menurut kisah rakyat, nama Salatiga juga disematkan karena memang berasal dari tiga kesalahan. Tiga kesalahan itu dilakukan oleh Bupati Ki Ageng Pandan Arang alias Pandanaran yang kala itu sangat gemar memuaskan diri dengan kekayaan hingga sampai menyengsarakan rakyatnya.

Kala itu Sunan Kalijaga membawa Ki Ageng yang hendak memohon ampun atas segala kesalahannya. Di tengah perjalanan setelah mereka dirampok, Sunan Kalijaga pernah berkata, ‘’Aku akan menamakan tempat ini Salatiga karena kalian telah membuat tiga kesalahan.’’

‘’Pertama, kalian sangat kikir. Kedua, kalian sombong. Ketiga, kalian telah menyengsarakan rakyat. Semoga tempat ini menjadi tempat yang baik dan ramai nantinya.’’

Pada perjalanannya Salatiga tumbuh menjadi kota yang makmur bahkan sekarang Kota Salatiga dikenal sebagai kota toleransi karena setiap masyarakatnya yang memiliki keyakinan agama masing-masing mampu hidup harmonis.

2. Malang

Kota Malang, Salah Satu Kota Tertua di Indonesia
info gambar

Berdasarkan peninggalan Prasasti Dinoyo, diperkirakan Kota Malang sudah ada sejak 1 Margasira 682 Saka atau 28 November 760 Masehi. Kota Malang diketahui didirikan pada masa Kerajaan Kanjuruhan. Karena letaknya yang berada di dataran tinggi, tak heran kalau Kota Malang juga memiliki udara yang sejuk.

Bahkan Kota Malang juga memiliki julukan yang hampir sama dengan Bandung, yaitu dijuluki sebagai ‘’Paris van Oost-Java’’ atau ‘’Kota Paris di Bagian Timur Pulau Jawa’’. Pada tahun 2021 Kota Malang akan memasuki usia ke 1.339 tahun.

3. Kediri

Kota Kediri, Salah Satu Kota Tertua di Indonesia
info gambar

Berdirinya Kota Kediri ini bisa dilihat berdasarkan Prasasti Kwak yang sudah ada sejak tahun 801 Saka atau 27 Juli 879 Masehi. Pada tahun 2021 ini Kota Kediri akan memasuki usia 1.142 tahun. Menjadi salah satu kota tertua di Indonesia, Kota Kediri juga kerap menjadi ikon dan situs kuno Kerajaan di Jawa. Masih banyak ditemukan reruntuhan kuno dan candi sejak era Kerajaan Majapahit dan Kerajaan Kediri berdiri.

Tidak hanya itu, kini Kota Kediri juga dinobatkan sebagai kota paling makmur dan paling kaya di Indonesia berdasarkan angka Produk Domestik Regional Bruto (PRDB) atau Lapangan Usaha tertinggi yang tercatat oleh Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2018.

Kota ini memiliki pendapatan per kapita Rp449,23 juta/tahun dan angka ini rupanya melampaui angka pendapatan Jakarta dan Surabaya yang selama ini dikenal sebagai kota bisnis terbesar di Indonesia.

Baca Selengkapnya: Mengenal Kediri, Kota Terkaya di Indonesia dengan Pendapatannya yang Fantastis!

4. Magelang

Kota Magelang, Salah Satu Kota Tertua di Indonesia
info gambar

Berdasarkan peraturan daerah Kota Magelang No 6 Tahun 1989, Kota Magelang dilahirkan pada 11 April 907. Pada tahun 2021 ini Kota Magelang akan memasuki usia 1.114 tahun. Tak banyak yang tahu kalau kota kecil yang terletak di Provinsi Jawa Tengah ini pernah menjadi pusat pemerintahan untuk kabupaten ketika Inggris datang ke kota ini pada abad ke-18.

Setelah kedudukan sudah berada di tangan pemerintah kolonial Belanda, Kota Magelang mengawali sejarahnya sebagai desa perdikan Mantyasih. Desa perdikan artinya desa yang dibebaskan dari kewajiban membayar pajak kepada pemerintah kolonial.

Sedangkan Mantyasih sendiri ternyata memiliki arti beriman dan cinta kasih. Kini Mantyasih dikenal sebagai cikal bakal Kampung Mateseh di Kelurahan Magelang. Di sana juga terdapat sebuah lumpang batu atau sebuah lesung yang hingga kini sebagai tempat upacara penetapan Sima atau Perdikan.

5. Banda Aceh

Kota Banda Aceh, Salah Satu Kota Tertua di Indonesia
info gambar

Kota yang didirikan oleh Sultan Alaidin Johansyah ini didirikan pada 22 April 1205. Pada tahun 2021 ini Kota Banda Aceh akan memasuki usia 816 tahun. Selain menjadi salah satu kota tertua di Indonesia, Kota Banda Aceh juta ternyata merupakan salah satu kota Islam tertua di Asia Tenggara.

Kota ini memang memiliki peranan penting dalam penyebaran Islam di seluruh Nusantara. Tak heran kalau Kota Banca Aceh juga dijuluki sebagai Serambi Mekkah. Kota Banda Aceh yang juga dikenal sebagai Banda Aceh Darussalam memang dikenal sebagai kota regional utama sebagai pusat pendidikan Islam.

Pada masa kejayaannya, banyak pelajar dari Timur Tengah, India, dan negara Asia lainnya yang datang ke Kota Banda Aceh untuk mempelajari Islam. Tak heran juga kalau dulu Banda Aceh juga merupakan pusat perdagangan yang banyak dikunjungi oleh para pedagang dari seluruh dunia, seperti Arab, Turki, China, Eropa, dan India.

--

Sumber: NationalGeographic.grid.id | Merdeka.com | Republika.co.id | BandaAcehKota.go.id | BorobudurNews.com

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

DY
MI
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini