Paduan Suara Indonesia Selalu Bergema di Mancanegara

Paduan Suara Indonesia Selalu Bergema di Mancanegara
info gambar utama

#WritingChallengeGNFI #BanggaKaryaAnakBangsa

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), paduan suara diartikan sebagai nyanyian bersama yang biasanya terdiri atas suara sopran, alto, tenor, dan bas. Paduan suara menyajikan suatu karya musik dengan memadukan berbagai jenis suara menjadi satu kesatuan yang utuh dan harmoni.

Paduan suara mempunyai sejarah yang cukup panjang dalam perjalanannya. Paduan suara sudah dikenal sejak 3000 tahun sebelum masehi. Selanjutnya, pada tahun 800-an, suatu musik baru yang disebut musik polyphonic berkembang di Eropa. Dalam musik polyphonic ini, beberapa melodi dinyanyikan atau dimainkan secara bersamaan. Pada akhir tahun 1100-an, karya-karya musik dibuat dengan menggabungkan semua unsur musik, seperti melodi, irama, harmoni, dan polyphonic. Seiring berjalannya waktu, paduan suara telah berkembang menjadi sebuah hiburan yang menarik. Paduan suara biasanya membawakan lagu-lagu klasik, pop, daerah/folklor, dan lain-lain yang diaransemen ulang ke dalam format musik paduan suara.

Bernyanyi secara kelompok atau berpaduan suara ternyata mempunyai banyak manfaat. Manfaat berpaduan suara tidak hanya baik untuk kesehatan mental, tetapi juga baik untuk kesehatan fisik. Berpaduan suara dapat meningkatkan kemampuan kita dalam bernyanyi, mengembangkan kepercayaan diri, melepaskan penat/stres, menambah relasi, belajar berorganisasi, memunculkan sikap tanggung jawab, dan melahirkan toleransi.

Sebuah penemuan yang diterbitkan dalam jurnal Psychology of Music menunjukkan bahwa bernyanyi dalam kelompok bisa menurunkan kadar kecemasan dalam diri seseorang. Penelitian yang dilakukan di Abant Izzet Baysal University Turki ini dilakukan kepada 35 orang. Mereka dipecah menjadi dua kelompok, yaitu kelompok kontrol dan kelompok yang diikutkan dalam kegiatan paduan suara. Peneliti kemudian mengambil sampel air liur mereka untuk diuji guna melihat efek positif atau negatif yang dihasilkan oleh kelompok-kelompok ini. Hasilnya, peneliti menemukan bahwa kelompok yang mengikuti paduan suara memiliki tingkat kecemasan yang lebih rendah jika dibandingkan dengan kelompok kontrol. Kelompok kontrol diketahui memiliki tingkat kecemasan yang lebih tinggi.

Tidak hanya itu, berdasarkan laporan ScienceNordic, sebuah penelitian yang dilakukan di Norwegia menemukan bahwa orang yang tergabung dalam kelompok paduan suara memiliki kesehatan yang lebih baik serta lebih mudah bersosialisasi di tempat kerja. "Manfaat kesehatan bernyanyi bisa dirasakan baik secara fisik maupun mental," ungkap Graham Welch dari Institute of Education di University of London. Welch menjelaskan bahwa manfaat bernyanyi bisa dirasakan, baik fisik maupun mental karena menyanyi dapat meningkatkan peredaran oksigen dalam darah serta mampu menurunkan tingkat kecemasan. Berpaduan suara dapat menghasilkan hormon oksitosin, yang sering kali disebut sebagai hormon cinta. Hal ini dapat menjelaskan mengapa orang yang berpaduan suara akan mengalami perasaan persaudaraan dan kebersamaan antar satu sama lain. Bernyanyi juga dapat memicu dilepaskannya dopamin yang dapat menghasilkan perasaan senang dan tenteram.

Saat ini, kita dapat menjumpai paduan suara di institusi-institusi pendidikan (sekolah dan universitas), tempat ibadah (gereja), perkantoran (pemerintah dan swasta), bahkan dapat kita temui pula paduan suara umum yang didirikan secara mandiri. Jika dibandingkan dengan kesenian musik dan olah vokal lainnya, dapat dikatakan bahwa peminat paduan suara di Indonesia masih belum terlalu banyak. Musik pop, dangdut, dan jaz lebih banyak dipilih oleh orang-orang atau milenial sebagai jenis musik yang mereka sukai. Meskipun begitu, perlu diketahui bahwa kelompok paduan suara di Indonesia telah begitu banyak menyumbangkan prestasi bagi negeri ini.

Prestasi paduan suara Indonesia tidak bisa dipandang sebelah mata. Setiap tahunnya, Indonesia pasti menyabet penghargaan tingkat internasional dalam bidang paduan suara yang menempatkan bangsa ini sejajar dengan negara-negara di Eropa. Teknik vokal klasik yang sangat mumpuni, perpaduan lagu-lagu folklor yang khas, gerakan/tarian yang energik, kostum yang indah, dan aransemen lagu yang ciamik menjadi ramuan yang sangat mujarab untuk menarik perhatian dewan juri kepada paduan suara asal Indonesia.

Penampilan Batavia Madrigal Singers pada 51st Tolosa Choral Contest di Tolosa, Spanyol.
info gambar

Berdasarkan data yang telah dihimpun pada 2017--2020, berikut penghargaan-penghargaan yang telah diraih oleh paduan suara Indonesia di mancanegara.

Tahun 2020:

  1. Jakarta Youth Choir dinobatkan sebagai grand prix winner pada Consorco Corale Internazionale yang diselenggarakan di Roma, Italia.

Tahun 2019:

  1. Paduan Suara Mahasiswa Voca Erudita Universitas Sebelas Maret Surakarta berhasil memborong delapan penghargaan pada 58th Seghizzi International Choral Singing Competition di Gorizia, Italia dan 8th International Choir and Orchestra Festival di Florence, Italia.
  2. Paduan Suara SMA Negeri 15 Surabaya sukses meraih juara satu kategori lagu daerah, juara dua kategori paduan suara campuran, dan juara tiga kategori paduan suara wanita pada International Choir Competition and Festival 2019 yang berlangsung di Budapest, Hongaria.
  3. Paduan Suara Mahasiswa Universitas Padjadjaran sukses memborong tujuh penghargaan pada 67th International Choral Competition di Arezzo, Italia.
  4. Praise the Righteous God Choir Polda Bali berhasil mengharumkan nama Indonesia dengan meraih predikat golden diploma level 1 pada Rimini International Choral Competition di Rimini, Italia.
  5. Batavia Madrigal Singers sukses meraih juara pertama kategori mixed choir, audience award, dan best staging award pada Florilége Vocal de Tours yang berlangsung di Tours, Prancis.
  6. Batavia Madrigal Singers mengukir prestasi sebagai juara umum pada 51st Tolosa Choral Contest di Tolosa, Spanyol.
  7. Sunset Mix Choir, Sparkling Singers, dan Gitabumi Voices berhasil meraih gelar grandprix of nations pada 4th European Choir Games yang diselenggarakan di Gothenburg, Swedia.
  8. Jakarta Youth Choir sukses meraih posisi 1st place grand prix winner pada The 27th Lithuania Cantat International Choir Festival and Competition 'Cantate Domino' di Kaunas, Lithuania.
  9. Paduan Suara Mahasiswa Sekolah Vokasi Institut Pertanian Bogor D'Voices menyabet posisi 3rd prize in mixed choir category dan 3rd prize in chamber category pada XIV Warszawski Miedzynarodowy Festiwal Choralny di Warsawa, Polandia.
  10. Jakarta Youth Choir sukses meraih posisi 2nd winner pada XIV Warszawski Miedzynarodowy Festiwal Choralny di Warsawa, Polandia.
Ekspresi kebahagiaan konduktor Jakarta Youth Choir yang berhasil meraih posisi 2nd winner pada The XIV International Warsaw Choir Festival 'Varsovia Cantat' yang berlangsung di Warsawa, Polandia.
info gambar

Tahun 2018:

  1. The Resonanz Children's Choir dinobatkan sebagai pemenang pada European Grand Prix for Choral Singing di Maribor, Slovenia.
  2. Paduan Suara Mahasiswa Institut Pertanian Bogor Agria Swara meraih posisi the 1st prizemixed choir category pada The 54th Montreux Choral Festival yang diselenggarakan di Montreux, Swiss.
  3. Paduan Suara Mahasiswa Universitas Katolik Parahyangan berhasil meraih juara dua pada International Baltic Sea Choir Competition di Jurmala, Latvia.
  4. Jakarta Youth Choir berhasil meraih predikat juara umum pada Festival Internazionale Chorus Inside Advent di Roma, Italia.
  5. Paduan Suara Mahasiswa Universitas Hasanuddin memenangkan kompetisi World Choir Game Tshwane 2018 yang diselenggarakan di Pretoria, Afrika Selatan.
  6. Paduan Suara Mahasiswa Universitas Telkom sukses mengharumkan nama bangsa dengan meraih juara pertama pada 31st International Franz Schubert Choir Competition yang diselenggarakan di Vienna, Austria.
  7. Paduan Suara Mahasiswa Universitas Telkom berhasil memborong tiga penghargaan (1st place folklore category, 2nd place mixed choir category, dan juara umum ke-3) pada 9th International Krakow Choir Festival 'Cracovia Cantans' di Krakow, Polandia.
  8. Paduan Suara Mahasiswa Universitas Surabaya sukses membawa pulang dua medali emas pada 4th Asia Cantate 2018 yang diselenggarakan di Chai Wan, Hong Kong.
  9. Paduan Suara Mahasiswa Universitas Gunadarma Swara Darmagita berhasil menduduki posisi juara umum pada 32nd Praga Cantat 2018 yang berlangsung di Praha, Ceko.
  10. Paduan Suara Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Diponegoro Satya Dharma Gita berhasil memborong tiga medali emas pada 32nd Praga Cantat 2018 yang berlangsung di Praha, Ceko.
  11. Paduan Suara Mahasiswa Universitas Pancasila sukses membawa pulang medali emas kategori youth choir, medali perak kategori folklore, dan best interpretation lagu "Canticum Novum" pada 32nd Praga Cantat 2018 yang berlangsung di Praha, Ceko.
  12. Yamuger Music School Children's Choir berhasil meraih medali perunggu kategori youth choir pada 32nd Praga Cantat 2018 yang berlangsung di Praha, Ceko.
  13. Paduan Suara Mahasiswa Fakultas Teknik Pertanian Universitas Brawijaya Floice sukses meraih medali emas kategori pop dan gospel pada Busan Choral Festival and Competition 2018 yang diselenggarakan di Busan, Korea Selatan.
  14. Paduan Suara Mahasiswa Universitas Mercu Buana berhasil meraih posisi 1st winner for folklore category dan silver prize for chamber category pada 1st Tokyo International Choir Competition yang berlangsung di Tokyo, Jepang.
  15. Paduan Suara SMA Negeri 47 Jakarta sukses memborong dua medali emas pada 9th Isola del Sole-International Choir Competition and Festival di Grado, Italia.
  16. Paduan Suara Univoice Choral Society berhasil mengantongi gold diploma untuk kategori mix choir pada The 9th Musica Eterna Roma- International Choir Festival and Competition di Roma, Italia.
Penampilan Paduan Suara Univoice Choral Society pada The 9th Musica Eterna Roma- International Choir Festival and Competition di Roma, Italia.
info gambar

Tahun 2017:

  1. The Resonanz Children’s Choir berhasil meraih juara umum pada 49th Tolosa Choral Contest di Tolosa, Spanyol.
  2. Paduan Suara Mahasiswa Universitas Airlangga sukses meraih posisi 1st gold superior, best interpretation of a choral piece composed after the year 2000, dan special award for audience choice pada 3rd International Choral Competition Ave Verum di Barden, Austria.
  3. Paduan Suara Mahasiswa Universitas Katolik Soegijapranata Gratia Choir berhasil membawa pulang lima gold diploma, satu silver diploma, special prize for best performance, dan second place pada 11th Rimini International Choral Festival di Rimini, Italia.
  4. Paduan Suara Mahasiswa Universitas Brawijaya sukses membawa pulang dua gelar (1st prize folksong category dan 2nd prize chamber category) pada Andrea O. Veneracion International Choral Festival 2017 yang berlangsung di Manila, Filipina.
  5. Paduan Suara Mahasiswa Universitas Dian Nuswantoro Gita Dian Nuswa berhasil memperoleh dua medali emas pada 5th Vietnam International Choir 2017 di Hio An, Vietnam.
  6. Paduan Suara Mahasiswa Universitas Indonesia Paragita berhasil menduduki posisi runner-up kategori mixed choir dan posisi second runner-up kategori folksong pada 35 Festival Internacional de Musica de Cantonigros yang diselenggarakan di Catalonia, Spanyol.
  7. Paduan Suara SMA Negeri 78 Jakarta sukses memborong lima medali emas dan penghargaan utama pada ajang 31st Praga Cantat 2017 di Praha, Ceko.
Kebahagiaan anggota Paduan Suara SMA Negeri 78 Jakarta setelah sukses memborong lima medali emas dan penghargaan utama pada ajang 31st Praga Cantat 2017 di Praha, Ceko.
info gambar

Sangat banyak, bukan? Bagaimana? Apakah Kawan tertarik menjadi penyanyi paduan suara dan mengharumkan nama bangsa di mancanegara?*

Referensi:jakarta-tourism.go.id | KBBI | liputan6.com | merdeka.com

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

RS
KO
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini