Yoni Sang Penyala Lentera Muda Kerinci

Yoni Sang Penyala Lentera Muda Kerinci
info gambar utama

#WritingChallengeGNFI #BanggaKaryaAnakBangsa

Lahir di desa Baru, Sungai Tutung, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, pemuda yang kerap dipanggil Yoni ini tumbuh menjadi anak yang penuh mimpi, berani dan berambisi. Kecintaanya pada dunia tulis-menulis dimulai saat ia duduk dibangku SMP dan berlanjut hingga di bangku perkuliahan.

Lewat tulisannya, Yoni berhasil menginjakkan kakinya di beberapa negara seperti Jepang, Korea Selatan, Italia, Vatican, Singapura dan Malaysia. Hampir seluruh wilayah Indonesia sudah pernah ia kunjungi berkat kecintaannya pada dunia literasi.

Saat ini Yoni aktif menjadi penulis sekaligus CEO di Inspira Pustaka. Sebuah perusahaan penerbitan buku, percetakan, dan penulisan kreatif yang dia bangun bersama temannya. Beberapa buku biografi tokoh dan buku-buku karangan dosen telah lahir dari perusahaan ini.

Walaupun Yoni sudah melihat indahnya dunia luar, hal itu tak membuatnya lupa dengan kondisi kampung halamanya. Hati Yoni gelisah, melihat rendahnya semangat belajar dari adik-adik kelasnya. Hal itu Yoni lihat dari banyaknya informasi lomba dan kompetisi yang diadakan, tidak diketahui oleh banyak siswa SMA di kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci.

Merasa perlu melakukan sesuatu, Yoni secara aktif dan persuasif menghubungi teman-teman asal Kerinci dan koleganya yang tersebar di seluruh Indonesia. Mereka berdiskusi dan sepakat untuk membuat sebuah gerakan yang dapat menyalakan api pengetahuan para pemuda di kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci.

Pada 1 Juli 2017, Yoni bersama sebelas teman lainnya mempelopori sebuah komunitas bernama Lentera Muda Kerinci (LMK). Sebuah komunitas yang bergerak dibidang literasi dan pendidikan, untuk mengembangkan potensi siswa/i SMA di kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci. Komunitas ini hadir dalam bentuk 3 program kegiatan yaitu :

Lomba kepenulisan. Program pembinaan penulisan karangan ilmiah berstandar nasional dan internasional. Peserta akan diberikan informasi mengenai lomba yang sedang berlangsung dan dibimbing hingga menjadi juara oleh kakak asuh. Semua bimbingan dilakukan secara online maupun offline.

Lomba olimpiade. Program pembinaan peserta olimpiade oleh kakak asuh yang sudah berpengalaman dan berprestasi di olimpiade nasional dan internasional.

Mentor kampus. Dari hasil wawancara dengan Yoni. Program ini timbul karena rendahnya pengetahuan siswa/i SMA Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci tentang universitas negri dan jurusan kuliah yang ada di Indonesia. Pada program ini siswa/i akan dibimbing secara langsung oleh kakak asuh sesuai dengan tujuan universitas dan jurusan masing-masing.

Sharing session bersama salah satu mentor LMK mengenai kampus dan jurusan yang akan dituju.
info gambar

Sampai saat ini, berdasarkan penuturan Yoni, Lentera Muda Kerinci memiliki 104 anggota pengurus dan ratusan relawan kegiatan. Sejumlah angka yang tidak disangka oleh Yoni dkk diawal pendirian Lentera Muda Kerinci.

Dengan sumberdaya sebanyak itu, pada akhir tahun 2020 kemarin, LMK berhasil menyelenggarakan event akbar tahunan mereka bertajuk "FESTA LMK 2020".

Sebuah rangkaian acara mulai dari roadshow pengenalan, seminar, dan diakhiri dengan Mega Conference. Pengisi seminar diisi oleh 18 narasumber dari berbagai negara yang dibagi dalam 6 ruang seminar (room) yang berbeda. Enam room tersebut adalah room pendidikan, komunitas, kepemimpinan, kepenulisan, bahasa asing, dan beasiswa.

Sejumlah tokoh kenamaan seperti Rian Ernest Tanudjaja, Sherly Annavita Rahmi, Mora Nasution, I Made Andi Arsana ikut hadir dalam memeriahkan FESTA LMK 2020. Rangkaian acara tersebut ditutup oleh Mega Conference yang berisikan National Conference, Campus Exhibiton, Talkshow, Inspiring Talk dan LMK Award.

Para panitia FESTA 2020 berfoto bersama usai sukses menyelenggarakan Mega Conference 2020. Foto :sitinuraini_19
info gambar

Tidak berpuas diri, LMK terus berinovasi membuat program-program yang bermanfaat seperti bimbingan belajar, bimbingan bahasa asing dan rumah baca. Saat ini rumah baca sudah bisa dinikmati di empat kecamatan yang tersebar dan gratis bagi siapa saja.

Target Yoni sendiri untuk program rumah baca ini adalah "satu kecamatan satu rumah baca". Bagi kalian yang ingin mendonasikan buku bacaan, bisa banget loh ikutan, hubungi akun IG @rumahbacalenterakerinci.

Bagi Yoni, Kerinci adalah tempat untuk pulang dan mengabdi. Dari tahun 2017 saat LMK terbentuk, masih ada misi yang harus diselesaikan. Kedepan tim sedang mengupayakan untuk mengembangkan Lentera Muda Kerinci menjadi sebuah yayasan. Tujuannya agar komunitas ini memiliki legalitas yang jelas dimata hukum dan memudahkan kerjasama dengan stakeholder yang ingin terlibat.

Diakui Yoni, saat ini karena Lentera Muda Kerinci masih berbentuk sebuah komunitas, beberapa stakeholder enggan menjalin kerjasama dengan mereka. Harapannya dengan disahkan-nya Lentera Muda Kerinci menjadi sebuah yayasan, para donatur dan stakeholder semakin yakin untuk berkolaborasi.

Melalui yayasan ini, Yoni dan tim, ingin membuat sebuah sekolah berstandar internasional dengan kurikulum yang memadukan antara sains dan agama. Siswa/i yang akan bersekolah rencananya adalah para anak yatim dan anak-anak yang putus sekolah di kota Sungai Penuh dan Kabupaten Jambi.

LMK tak bergerak sendiri. LMK saat ini tergabung dalam komunitas nasional, bernama PDM. tujuannya satu, untuk mengajak kolaborasi yang bisa dilakukan dengan lingkup yang lebih luas .

Itulah Yoni sang penyala Lentera Muda Kerinci. Kami yakin, masih banyak sekali cerita pemuda Indonesia yang berkontribusi nyata untuk kampung halamannya. Semoga setiap hari semakin banyak pemuda/i yang muncul dan berani untuk mengembangkan kampung halamannya dengan kemampuan dan pengetahuannya masing-masing. Apakah kawan salah satunya?

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini