Jaringan OYO Hotel Bali Tangkap Peluang di Tengah Tren Bekerja Remote

Jaringan OYO Hotel Bali Tangkap Peluang di Tengah Tren Bekerja Remote
info gambar utama

Kawan GNFI, pada tahun kedua pandemi Covid-19 ini sebagian perusahaan masih menerapkan sistem Work From Home (WFH) atau bekerja secara remote pada karyawannya. Kondisi ini tetap memaksa para pekerja untuk terus produktif meski bekerja dari rumah.

Namun, tak sedikit pula para pekerja itu mulai jenuh sehingga menurun produktivitasnya dalam bekerja. Nah, jika hal itu terjadi, bagi kawan GNFI yang kebetulan 'boring' bekerja secara remote di rumah, tak ada salahnya mencari suasana baru untuk lebih meningkatkan performa.

Tren ini kemudian ditangkap oleh salah satu industri bisnis perhotelan di Indonesia, yakni OYO Hotel. Layanan penginapan yang bisa dipesan melalui aplikasi ini menyediakan beberapa tempat dan tersebar di seluruh wilayah Bali yang terkenal dengan keelokan pemandangannya.

Kenapa di Bali? jawabannya sederhana, kawan.

Bali merupakan pulau paling populer di Indonesia yang menjamin pengunjungnya bakal mendapatkan suasana berbeda. Lain itu, di Bali tentu banyak sekali pemandangan eksotik yang dapat memanjakan mata, sehingga memberikan efek psikologis maupun semangat ketika bekerja.

Berikut beberapa lokasi di Bali yang bisa dikunjungi untuk menopang produktivitas bekerja secara remote.

Bekerja sambil menikmati angin pantai

Jika sudah rindu suasana pantai, maka mencari penginapan murah di Kuta Bali dapat menjadi pilihan tepat. Tentunya, ada beberapa pilihan yang bisa dicoba sesuai kebutuhan, seperti OYO Maha Bharata Kuta Inn, OYO Kubu Alvian Inn, dan OYO Ketut Inn.

Penginapan-penginapan jaringan OYO Hotel tersebut berlokasi sangat dekat dengan pantai, sehingga bisa bekerja sambil menikmati angin pantai.

Bekerja dari kafe

Salah satu tempat favorit untuk melakukan pekerjaan remote adalah di kafe. Jika itu yang kawan GNFI suka, beberapa kafe di kawasan Seminyak tentu bisa menjadi pilihan, karena memberikan nuansa dan visual yang berbeda.

Di kawasan itu, tak sulit juga untuk menemukan penginapan murah dari jaringan OYO Hotel, semisal OYO Simona Hotel, OYO Ceria Guesthouse Seminyak, hingga OYO Kara Residence. Ketiganya masuk dalam daftar penginapan paling populer bagi para pekerja remote.

Bekerja dengan pemandangan Gunung

Bagi kawan yang menyukai pemandangan gunung, tentunya memberikan bakal memberikan dampak rileks dalam bekerja. Karenanya, tak ada salahnya untuk WFH sambil staycation di kawasan yang memiliki pemandangan dekat dengan gunung, seperti Gunung Batur, Kintamani, misalnya.

Beberapa penginapan murah di wilayah itu tentunya bisa kawan GNFI temukan pada beberapa jaringan OYO Hotel. Seperti OYO Catur Adi Putra, OYO Guntur Hotel, dan OYO Escotel Krisnantara. Selain dengan pesona pemandangannya, tentunya kawan GNFI tak perlu risau dengan pelayanannya.

Bekerja di pinggir sawah

Jika kawan ingin mendapatkan suasana yang benar-benar baru dalam melakukan pekerjaan remote, datanglah ke Ubud.

Kawasan yang terkenal dengan pemandangan terasering persawahan yang memesona ini boleh jadi melecut semangat dalam bekerja. Terlebih bagi kawan yang terbiasa dengan ingar bingar perkotaan, maka akan menemukan sejumput ketentraman di sana.

Beberapa penginapan di jaringan OYO yang bisa kawan GNFI singgahi antara lain SPOT ON Hotel Candra Adigraha dan SPOT ON Hotel Aget Jaya Li. Keduanya menawarkan harga terjangkau dengan suasana aman dan nyaman.

Bekerja di penginapan murah ala hotel berbintang

Yang terakhir, jika kawan GNFI hanya memerlukan suasana berbeda dengan rumah, maka penginapan dengan fasilitas berkualitas bisa jadi pilihan tepat. Saat ini, ada banyak pilihan penginapan murah dengan segudang fasilitas.

OYO Carik Bali Guesthouse, OYO The Frog Homestay Sanur, dan OYO Lestari Residence, adalah sebagian dari beberapa penginapan yang menawarkan harga terjangkau, namun memberikan layanan hotel terbaik. Bahkan, salah satu penginapan tersebut juga dilengkapi kolam renang dan area taman luas. Pas untuk mendongkrak semangat bekerja remote.

Upaya membangkitkan industri perhotelan dan pariwisata

Apa yang dilakukan jaringan OYO Hotel di Bali adalah bagian dari hal positif yang barang tentu untuk meningkatkan kembali gairah industri perhotelah yang cukup terdampak akibat pandemi pada awal tahun lalu.

Belum lagi soal dampak kebijakan pemerintah, yang pada awal tahun ini memberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa-Bali pada 11-25 Januari 2021. Ini tentunya kembali memukul bisnis perhotelan.

Pelaku usaha di sektor ini mengatakan bahwa mereka tak punya banyak pilihan untuk tetap menjalankan bisnis di masa pembatasan ini.

Meski begitu, di tengah tren WFH dan bekerja remote, ada potensi para pekerja akan mencari suasana yang nyaman untuk mendongkrak produktifitas, seperti yang penulis tulis di atas. Hingga begitu, akan ada secercah harapan untuk industri perhotelan, penginapan, dan industri pariwisata secara umum yang tentunya harus dilakukan dengan tetap menjaga protokol kesehatan (prokes).

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini