Meningkatkan Skill Menulis Lewat Ruang Belajar Kawan GNFI

Meningkatkan Skill Menulis Lewat Ruang Belajar Kawan GNFI
info gambar utama

Di era globalisasi seperti sekarang, memiliki skill mumpuni menjadi hal yang mutlak terjadi, mengingat persaingan di era ini semakin ketat. Untuk dapat bersaing, Kawan harus memiliki beberapa soft skill tertentu yang dapat menunjang diri Kawan di dunia kerja. Salah satunya ialah kemampuan menulis.

Menyadari hal itu, Kawan GNFI selaku komunitas GoodNews From Indonesia (GNFI) mengadakan Ruang Belajar Batch 1: Writing 101 untuk meningkatkan kemampuan menulis. Mulai dari dasar-dasar jurnalistik, copywriting, Search Engine Optimization(SEO) dan jurnalisme data.

Ruang belajar sendiri merupakan ruang pengembangan diri dan tempat diskusi dalam bentuk kelas berkelanjutan dengan sebuah tema besar. Kegiatan tersebut dilaksanakan 19–29 Januari 2021. Yuk, intip keseruan dari Ruang Belajar batch 1!

Mengenal Dasar-dasar Jurnalistik

Ruang Belajar GNFI
info gambar

Sesi pertama Ruang Belajar dibuka dengan sesi ‘Journalism Writing 101’ yang dibawakan oleh Managing Editor GoodNews From Indonesia (GNFI), Dadi Krismatono. Dalam sesi tersebut, peserta diberikan pembekalan untuk mengetahui teori terkait unsur-unsur jurnalistik hingga elemen-elemen jurnalistik. Tak hanya itu, Dadi juga memberikan pengetahuan terkait teknis membuat term of references (TOR) sebelum melakukan wawancara dan cara membuat tulisan.

Dalam pemaparannya, Dadi menjelaskan mengenai pentingnya mencari tema yang menarik dan jarang diangkat oleh media-media lain. Ruang Belajar tak hanya memberikan pengetahuan dalam tataran teoritik namun juga secara teknikal.

Setelahnya, tiap peserta dibagi menjadi beberapa grup untuk membuat tulisan sesuai dengan ilmu yang telah didapatkan dalam sesi ini. Peserta antusias mengikuti kelas pertama dari Ruang Belajar ini. Terlihat pada hasil tulisan yang menarik dibuat oleh masing-masing tim.

Copywriting Rahasia Membuat Tulisan yang Memikat

Ruang Belajar GNFI
info gambar

Sesi kedua Ruang Belajar ‘How to Create Excellent Content With Copywriting' yang dibawakan oleh Founder GNFI sekaligus Editor in Chief Seasia, Akhyari Hananto ini membahas pentingnya skill copywriting guna menggaet pembaca.

Dengan masifnya perkembangan teknologi, kini internet menjadi ruang tersendiri yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan. Misalnya melakukan kampanye, menjual atau mempromosikan barang maupun jasa tertentu, hingga hanya sekadar sarana hiburan.

Untuk itu, memiliki skill copywriting dibutuhkan untuk Kawan yang ingin membuat pembaca tergerak mengikuti kampanye yang Kawan inisiasi, membeli barang atau jasa yang dijual, dan meningkatkan awareness.

“Tanda yang membuat copywriting kalian itu menarik dapat dilihat dari banyak atau tidaknya pembaca, sejauh mana konten kalian dapat menambah pengetahuan dari pembaca, sejauh mana tulisan kalian dapat menggerakan orang dan sejauh mana dapat berkorelasi dengan pembaca,” jelas Hananto pada Kamis (21/01) lalu.

Lebih lanjut, untuk membuat copywriting yang menarik, Ari menyampaikan beberapa hal. Pertama, mulailah menggali ide. Cari ide sebanyak-banyaknya sampai pembaca kaget. Kedua, cari tema yang berasal dari keingintahuan dalam diri sendiri.

Ketiga, cari tahu tentang tema yang akan diangkat sebanyak-banyaknya. Jika tema yang ingin kalian tulis ternyata telah banyak ditulis oleh orang lain, maka cari angle yang unik. Sisipkan beberapa pertanyaan yang dapat direnungkan oleh pembaca sehingga pembaca betah untuk membaca tulisan tersebut.

Diskusi hasil tulisan masing-masing kelompok malam itu berlangsung seru. Tiap-tiap kelompok memberikan ide yang sangat menarik dan bahkan belum terpikirkan.

Buat Tulisan Menjadi ‘Terlihat’ dengan Implementasi SEO

Ruang Belajar GNFI
info gambar

Seperti yang telah disinggung di awal, internet kini telah bertransformasi menjadi sebuah arena tanpa batas yang memungkinkan tiap penggunanya mengeksplorasikan diri. Ibarat sebuah gedung, internet memiliki beragam ruangan pada tiap lantainya.

“Tulisan kalian itu kayak ruangan dalam sebuah gedung. Kalau misalkan tulisan kalian tidak membahas spesifik tentang satu hal, pembicara sulit menemukannya. Sama seperti ketika seseorang datang ke gedung namun mereka tidak tahu harus membaca tulisan kalian dimana,” jelas Digital Growth GNFI, Angga Fauzan dalam sesi ketiga Ruang Belajar Batch 1, Selasa (26/01).

Pada sesi bertajuk ‘How to Create A SEO-Friendly Content’, Angga menjelaskan bahwa tulisan memerlukan serupa identitas yang mudah dicari oleh para pembaca. SEO pada dasarnya merupakan upaya mengoptimasi website untuk mendapatkan peringkat teratas di hasil pencarian. Dengan mendapatkan ranking tinggi di hasil pencarian, potensi trafik organik tulisan kalian pun meningkat.

Semakin ramah artikel terhadap SEO maka semakin tinggi pengalaman baca oleh pembaca. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika mengimplementasikan SEO, yaitu bounce rate, average view, retention, dan content share.

Lebih lanjut, Angga menjelaskan bahwa SEO bukan hanya tentang menulis. SEO dapat dipengaruhi berbagai macam faktor, salah satunya distribusi keyword. Pengetahuan SEO ini diakui banyak peserta merupakan pengetahuan yang relatif baru. Namun hal tersebut tidak melunturkan semangat belajar para peserta.

Membuat Tulisan Lebih Kaya dengan Data

Ruang Belajar GNFI
info gambar

Sesi terakhir dari Ruang Belajar batch 1 ini ditutup dengan materi ‘Data Research for Interesting Article’ yang dibawakan oleh awak redaksi GNFI, Iip Muhammad Aditya. GNFI melihat bahwa perkembangan masif internet melahirkan kemudahan untuk mengakses data-data tertentu yang dapat dijadikan sumber informasi.

Iip menuturkan bahwa pembaca memiliki ketertarikan untuk membaca tulisan yang sarat akan data. Data yang ada tak serta secara mentah dapat dimasukan ke dalam tulisan. Untuk itu, perlu pengetahuan yang lebih baik dalam menerjemahkan data yang ada agar lebih mudah dipahami oleh pembaca.

Hal itulah yang memunculkan istilah data journalism. Data journalism merupakan bagian dari jurnalistik yang mendetailkan pelaporan jurnalisme data dalam proses seperti mengumpulkan, membersihkan, menganalisis, memvisualisasikan, hingga mengolahnya menjadi sebuah karya jurnalistik.

Nah, apakah kawan tertarik untuk mengikuti Ruang Belajar batch 2? Yuk, segera daftarkan diri Kawan di sini. Informasi lebih lanjut kunjungi Instagram @kawangnfi.(Comm)

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini