Menunggu Mobil Anyar Toyota dan Daihatsu di Indonesia. Calon SUV Sejuta Umat?

Menunggu Mobil Anyar Toyota dan Daihatsu di Indonesia. Calon SUV Sejuta Umat?
info gambar utama

Kawan GNFI, Toyota Raize dan Daihatsu Rocky memang mengaspal di Jepang sejak 2019 lalu. Namun di tahun ini, Indonesia nampaknya kebagian jatah penjualan mobil berjenis Sport Utility Vehicle (SUV) dan waktunya dalam waktu yang cukup dekat.

Kabar itu merujuk dari data Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) soal kendaraan yang telah terdaftar dan siap dipasarkan di Indonesia.

Di sana terlihat jelas bahwa ada 12 produk baru yang sudah didaftarkan atas nama merek Toyota dan Daihatsu. Sejatinya, Toyota Raize dan Daihatsu Rocky merupakan model kembaran, laiknya Avanza dan Xenia, Rush dan Terios.

Nah, dari 2 tipe dari 6 mobil baru Toyota yang terdaftar tertulis di sana kode A250RA-GBVVJ dan A251RA-GMXFJ yang merupakan 2 varian dari Toyota Raize. Lalu 2 tipe dari 6 produk mobil Daihatsu melaui kode A250RS-GMVVJ dan A251RS-GMLFJ yang merupakan 2 tipe dari Daihatsu Rocky.

Semua model tersebut sudah tercantum Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB). Berikut daftarnya:

Toyota

  • Kode A251RA, harga jualnya mulai dari Rp153,3 juta yang mengusung mesin 1.200 cc tipe-G transmisi manual,
  • Kode A250RA, harga jualnya mulai Rp191 juta bermodal mesin 1.000 cc tipe-S transmisi CVT otomatis.

Daihatsu

  • Kode A251RS, harga jualnya mulai Rp147 juta yang berbekal mesin 1.200 cc tipe-X manual,
  • Kode A250RS, dengan harga mulai Rp176,4 juta yang ditopang mesin 1.000 cc tipe-R transmisi otomatis.

Jika merujuk harga itu, boleh jadi kedua kendaraan berjenis SUV ini berpotensi menjadi kendaraan sejuta umat masyarakat Indonesia yang mendambakan mobil dengan performa baik, mudah perawatan, serta harga yang relatif terjangkau.

Catatan lainnya, hingga saat ini memang belum ada lagi mobil SUV di Indonesia yang menyandang titel ''mobil sejuta umat'', karena bekalangan kendaraan bertitel sejuta umat leboh condong disandang oleh mobil model Multi-Purpose Vehicle (MPV), seperti Toyota Avanza atau Daihatsu Xenia.

Apa komentar Toyota dan Daihatsu?

Lalu, apa kata Toyota Astra Motor (TAM) selaku distributor resmi mobil-mobil Toyota di Indonesia, serta Astra Daihatsu Motor (ADM) selaku distributor mobil Daihatsu?

Saat dikonformasi awak media, Marketing Direktur TAM, Anton Jimmi Suwandy, nyatanya belum berani berkomentar meski secara respon--di Jepang sana--memang cukup baik. Menurutnya untuk bisa memasarkan model Raize di Tanah Air butuh study lebih lanjut.

Sementara, Marketing Direktur ADM, Amelia Tjandra, beberapa waktu lalu memang sempat menyebut pihaknya akan merilis produk baru di tahun ini, namun masih menunggu waktu yang tepat. Terlebih di tengah pandemi Covid-19 seperti sekarang ini.

“Tahun ini, Daihatsu sudah menyiapkan rangkaian untuk penyegaran produk. Waktunya kapan, nanti kami informasikan,” kata Amel.

Momentum pajak nol persen

Jika benar kedua kendaraan ini bakal hadir dalam waktu dekat, maka masyarakat yang ingin membeli mobil baru dengan harag yang relatif terjangkau, dapat memanfaatkan relaksasi pajak nol persen yang bakal dimulai pada bulan maret 2021, dan terus akan dilakukan secara bertahap.

Sebelumnya relaksasi PPnBM (Pajak Pertambahan Nilai Barang Mewah) nol persen mobil baru memang hanya sebatas wacana dan gagal diterapkan pada tahun lalu.

Namun belakangan, pemerintah mengabulkan wacana itu yang merupakan bagian dari target pendapatan negara bertambah hingga Rp1,4 triliun, serta merupakan bentuk dukungan geliat industri otomotif nasional.

Melihat aturan pemerintah yang mulai memberlakukan PPnBM nol persen untuk mobil baru jenis sedan, atau mesin di bawah 1.500 cc, artinya Toyota Raize dan Daihatsu Rocky menjadi salah satu produk yang masuk kategori relaksasi.

Sebagai informasi saja, kawan, NJKB hanya sebagai acuan modal produsen untuk menjadi tolok ukur. Tapi nanti ya untuk harga jual di diler bakal ditentukan oleh distributor resmi. Untuk dua merek tadi, bakal ditentukan oleh TAM dan ADM, karena tentunya harga itu belum termasuk Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBnKB).

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini