Berkunjung ke Taman Prasejarah Batu Pake Gojeng, Wisata Sambil Belajar

Berkunjung ke Taman Prasejarah Batu Pake Gojeng, Wisata Sambil Belajar
info gambar utama

Sinjai merupakan salah satu kabupaten yang ada di Provinsi Sulawesi Selatan. Pada mulanya, Kabupaten Sinjai terdiri dari kerajaan-kerajaan kecil yang di dalamnya terdapat persekutuan, yakni timbulnya persekutuan antara kerajaan tellu limpoe dengan beberapa kerajaan pesisir, seperti kerajaan bulo-bulo, lamatti, maupun tondong.

Selain dikenal dengan sejarah asal muasalnya, Kabupaten Sinjai juga memiliki beragam destinasi wisata. Salah satunya Taman Purbakala Batu Pake Gojeng, yang terletak di Kelurahan Biringere, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai. Berjarak kurang lebih 2,5 kilometer dari pusat kota Kabupaten Sinjai, Batu Pake Gojeng ini bukan semata-mata julukan untuk taman prasejarah tersebut tetapi memiliki arti batu yang dipahat, sedangkan gojeng ialah nama tempat batu pahat itu ditemukan.

Tak hanya itu, taman purbakala ini juga berada diketinggian 125 meter dari permukaan laut (mdpl). Suasananya begitu sejuk ditambah banyaknya pepohonan rindang. Apalagi pada saat sore hari, cuaca yang cerah akan terasa lebih nyaman saat bersantai bersama teman maupun keluarga sembari menikmati angin sepoi-sepoi, dan pemandangan yang indah di puncak taman prasejarah tersebut.

Suasana Taman Batu Pake Gojeng | Foto: Dok. Pribadi
info gambar

Selain sebagai taman purbakala. Batu Pake Gojeng ini juga merupakan tempat bersejarah. Dulunya, tempat ini dijadikan sebagai markas pengintaian utama oleh tentara Jepang pada saat perang dunia kedua. Tempat ini juga sangat strategis karena memiliki puncak yang cukup tinggi dan menghadap langsung ke laut. Dengan begitu, dari puncak bukit gojeng tersebut tentara jepang dapat langsung melihat kapal perang dan pesawat yang datang melintas dari Teluk Bone.

Taman ini juga dilengkapi berbagai fasilitas, seperti gazebo, ayunan, sumur yang sudah tidak terpakai, dan rumah tradisional bugis yang sudah dibuat menjadi museum untuk memanjakan para wisatawan. Untuk Kawan yang tertarik datang ke sini, Kawan cukup merogoh kocek sebesar Rp2.500/orang. Murah sekali, bukan?

Dengan harga yang sangat murah, Kawan dapat berwisata sambil belajar sejarah. Paket lengkap! Selamat berlibur, Kawan.

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini