Sumba Memang Elok, Produsen Ferrari Saja Naksir

Sumba Memang Elok, Produsen Ferrari Saja Naksir
info gambar utama

Kawan GNFI, siapa yang meragukan Pulau Sumba sebagai permata yang berkilau di Indonesia. Bahkan dalam majalah Focus terbitan Jerman (2018), Sumba masuk dalam daftar pulau paling indah di dunia.

Keelokan Sumba itu pun memincut produsen supercar asal Italia, Ferrari. Ferrari kemudian memproduksi video dan mengunggahnya pada 2019 lalu.

Ini juga menjadi salah satu kampenye yang dilakukan Ferrari Indonesia untuk mengenal lebih dalam pesona Indonesia yang sudah tenar di mancanegara. Pendek kata, produsen supercar asal Italia itu menyajikan keindahan tanah Sumba yang dipadukan dengan moleknya Ferrari Portofino.

Lantas, video yang telah berumur lebih dari setahun ini kembali mencuat di tengah beredarnya anggapan bahwa tidak ada yang istimewa di NTT, yang istimewa cuma komodo saja.

Lokasi eksotik pembuatan video

Dalam video lansiran Ferrari tersebut, tergambar beberapa lokasi yang disambangi untuk penjelajahan, antara lain, Bukit Hiliwuku (Sumba Timur), Hutan Pinus (Sumba Tengah), Kampung Adat Megalitikum Prai Ijing (Sumba Barat) dan pantai di Kampung Adat Ratenggaro (Sumba Barat Daya).

“Video Ferrari Portofino di Sumba tersebut merupakan campaign media sosial yang dibuat dua tahun lalu di tahun 2019. Kegiatan ini sejalan dengan kampanye Ferrari yang dilaksanakan di seluruh dunia pada saat itu, yaitu mengendarai Ferrari Portofino di tempat-tempat yang terindah di dunia,” demikian tulis rilis resmi Ferrari, Minggu (6/2/2021).

Sumba boleh jadi menjadi pilihan yang tepat oleh manufaktur legendaris tersebut, karena di mata dunia Sumba mendapat julukan hidden gem (permata tersembunyi) yang ada di Indonesia dengan keindahan alam yang luar biasa.

Ferrari bilang, model Portofino sangat cocok untuk dikendarai di Sumba dengan atap terbuka untuk menikmati performa maksimal serta pemandangan yang memanjakan mata.

Ferrari portofino di sumba
info gambar

Supercar para ''Sultan''

Secara umum, Ferrari Portofino memulai debutnya dalam gelaran Frankfurt Motor Show 2017. Kehadirannya mendapat banyak sambutan positif dari penggemarnya yang kebanyakan adalah berkantong tebal. Lalu, pada 2018, Ferrari Indonesia secara resmi mendatangkan mobil dengan banderol Rp10 miliar (OFR/off the road) itu ke Indonesia.

Secara tampilan, model Portofino ini tidak terlalu berbeda dengan California T, hanya digubah pada beberapa sektor kosmetik saja. Misalnya, lampu depan diubah dari vertikal menjadi horisontal sehingga lebih mewah dan terlihat agresif.

Soal tenaga, mobil ini dibekali mesin V8 3.900 cc twin-turbocharged yang mampu menghasilkan tenaga buas sebesar 591 hp (horse power), dengan torsi maksimal 760,6 Nm. Tenaga itu kemudian disalurkan ke roda belakang melalui transmisi dual-clutch berbekal kontrol 7-percepatan yang dihubungan dengan fitur E-Diff generasi ketiga dari Ferrari.

Portofino diklaim mampu melesat dari 0-100 km/jam dalam waktu 3,5 detik dan mencapai kecepatan 200 km/jam hanya dalam waktu 10,8 detik saja. Supercar ini pun disebut menjadi satu-satunya Ferrari dengan banderol paling murah ketimbang model lainnya.

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Mustafa Iman lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Mustafa Iman. Artikel ini dilengkapi fitur Wikipedia Preview, kerjasama Wikimedia Foundation dan Good News From Indonesia.

Terima kasih telah membaca sampai di sini