Kapurung, Makanan Segar nan Menyehatkan dari Sulawesi

Kapurung, Makanan Segar nan Menyehatkan dari Sulawesi
info gambar utama

Penulis: Thalitha Avifah Yuristiana

#WritingChallengeGNFI#CeritaDaerahdariKawan#MakinTahuIndonesia

Siapa yang tak kenal dengan Coto Makassar khas Sulawesi Selatan yang terbuat dari irisan jeroan yang gurih? Namun tak hanya itu saja, ada pula kapurung, salah satu kuliner khas Sulawesi Selatan yang juga harus Kawan santap ketika berkunjung ke Sulawesi Selatan. Rasanya dijamin tak kalah nikmat dengan racikan kuah yang asam sehingga menyegarkan. Kuliner ini adalah makanan khas tradisional dari Palopo, khususnya masyarakat Desa Luwu.

Untuk dapat membuatnya, ada beberapa hal yang harus disiapkan. Pertama adalah menyiapkan bahan dasar dari Kapurung adalah sagu asli atau tepung sagu yang nantinya akan dilarutkan menggunakan air panas. Dalam proses ini Kawan arus menunggu sagu asli atau tepung tersebut sampai mengental. Setelah sagu tersebut mengental, adonan tersebut dibentuk bulat-bulat kecil seukuran bakso.

Setelah itu disajikan dengan kuah berbumbu kacang yang dicampur berbagai macam sayur serta daging ikan yang penuh gizi. Jadi, tidak hanya segar namun juga menyehatkan. Biasanya sayuran yang digunakan berupa kacang-kacangan, jagung, terong, bayam, dan jantung pisang. Sementara bumbunya terdiri dari cabai, kemiri, lada, dan bawang putih. Untuk menambahkan rasa asam pada kuah, masyarakat Sulawesi Selatan menggunakan buah patikala.

Kapurung
info gambar

Kapurung terasa lebih enak jika dinikmati dalam keadaaan panas ditambah dengan perasan jeruk nipis atau lemon. Kuah bumbu kacang yang kaya akan rempah dan rasanya yang pedas dan asam akan membuat tenggorokan lebih enak. Kapurung yang terbuat dari sagu ini sangat mudah dicerna, kenyal dan mengenyangkan sehingga baik untuk pencernaan.

Tak hanya itu, makanan ini juga kaya akan nutrisi. Berbagai macam sayuran yang dihidangkan bersama kapurung dapat memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh, ditambah lagi potongan ikan, daging ayam, atau udang tentunya akan menjadi sumber protein yang baik. Kapurung juga merupakan sumber karbohidrat yang lebih sehat dibandingkan nasi. Untuk Kawan yang sedang menjalani diet, makanan ini sangat cocok untuk dicantap.

Kuliner yang sudah ada sejak zaman dulu ini biasanya disantap layaknya makanan pokok, namun seiring waktu berjalan, makanan ini tergusur oleh Nasi yang menjadi makanan pokok warga Indonesia. Meskipun begitu, Kapurung masih tetap dipertahankan sebagai makanan pokok di beberapa daerah lain, khususnya Papua dan Maluku dengan nama yang berbeda.

Makanan ini tergolong murah. Biasanya rumah-rumah makan tersebut menjual Kapurung dengan harga mulai dari Rp15.000 saja. Kapurung juga memiliki sebutan lain, yaitu Pugalu.

Nah, itu dia makanan khas dari Sulawesi Selatan yang tak kalah enak dari Coto Makassar. Apakah Kawan tertarik untuk mencobanya? Yuk, tulis di kolom komentar! Apa saja makanan tradisional dari daerah kalian yang jarang orang ketahui?

Kawan, untuk mendengarkan dan mengetahui lebih banyak informasi, yuk, dengarkan podcast GoodVoice di Spotify supaya Kawan Makin Tahu Indonesia!

Referensi: Liputan6 | Suara

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini